Tolak Opsi Penggusuran, Jiwo Tata Pasar Kapur Raya Hingga Omzet Pedagang Naik 100 Persen
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
- print Cetak

Bupati Sujiwo hadiri tasyakuran tuntasnya penataan Pasar Kapur Raya. Pilih pendekatan humanis daripada penggusuran, kini omzet pedagang naik drastis. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menghadiri acara tasyakuran atas tuntasnya penataan Pasar Kapur Raya di kawasan Simpang Empat Desa Kapur pada Selasa (17/2/2026) malam. Kehadiran orang nomor satu di Kubu Raya ini disambut hangat oleh para pedagang yang kini merasakan perubahan signifikan pada tempat usaha mereka.
Pasar yang sebelumnya dikenal sangat kumuh dan semrawut tersebut kini berubah menjadi kawasan yang tertata rapi dan bersih.
Sujiwo mengungkapkan bahwa sebelum penataan dilakukan, banyak pihak yang mendesak dirinya untuk mengambil tindakan tegas berupa penggusuran.
Namun, setelah turun langsung meninjau lokasi, ia memilih untuk tidak menggunakan cara kekerasan demi melindungi nasib para pedagang kecil.
“Pasar ini beberapa bulan lalu menjadi salah satu yang semrawut, tidak tertata, dan super kumuh,” ujar Sujiwo pada Selasa (17/2/2026) malam.
Ia menyadari bahwa sebagian besar pedagang adalah warga asli Kubu Raya yang sedang berjuang mencari nafkah demi masa depan keluarga mereka.
Sujiwo sempat merasa dilema karena jika dilakukan penggusuran, para pedagang tersebut tidak memiliki lokasi alternatif yang cocok untuk berjualan pakaian.
Hingga suatu malam, ia mendapatkan sebuah ide atau ilham untuk melakukan penataan dengan cara memundurkan bangunan pedagang.
“Akhirnya saya turun, diskusi, kita mundurkan hampir sepuluh meter. Kemudian kita cat bareng, layout samakan, lampu dipasang,” kenangnya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya turut memberikan bantuan berupa rolling door, material bangunan seperti semen dan pasir, hingga pengerahan alat berat.
Hasilnya sangat memuaskan, di mana para pedagang memberikan testimoni bahwa omzet penjualan mereka mengalami kenaikan drastis.
Bahkan, ada pedagang yang melaporkan kenaikan omzet hingga 100 persen lebih setelah kondisi pasar menjadi lebih nyaman bagi pembeli.
“Ada yang dari Rp200 ribu bisa Rp600 ribu. Ketika pasar bersih, nyaman, parkir tertata, pasti sunatullah pembeli akan ramai,” ucap Sujiwo dengan bahagia.
Bupati menegaskan komitmennya untuk selalu mengedepankan kepentingan rakyat kecil dalam setiap kebijakan pembangunan yang diambil.
Ia ingin selalu hadir, baik dalam suka maupun duka, untuk memastikan kebahagiaan masyarakat Kabupaten Kubu Raya tetap terjaga.
Kepala Desa Kapur, Fahmi, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pendekatan humanis dan perhatian pribadi dari Bupati Sujiwo.
Fahmi menilai komunikasi yang dibangun Bupati selama proses penataan telah menciptakan keharmonisan antara pemerintah dan warga.
Pemerintah daerah berencana akan terus mempercantik kawasan tersebut dengan membangun taman kecil serta pemasangan neon box nama pasar.
Klaritas identitas ‘Pasar Kapur Raya’ diharapkan semakin memperkuat daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi belanja warga.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar