Pangdam XII/Tpr Lantik Danyonif TP 882/HB, Sebut 1.000 Prajurit Bakal Putar Ekonomi Rp5 Miliar Per Bulan
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- print Cetak

Pangdam XII/Tpr Lantik Danyonif TP 882/HB, Sebut 1.000 Prajurit Bakal Putar Ekonomi Rp5 Miliar Per Bulan. (Foto: Pendam XII/Tpr.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, secara resmi menyerahkan jabatan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Teritorial Pembangunan (TP) 882/Hulubalang kepada Mayor Inf Ricky Fauzie. Upacara yang digelar di Marshalling Area Yonif TP 882/HB, Selasa (30/12/2025), ini mengungkap sisi menarik kehadiran satuan TNI di tengah masyarakat.
Selain memperkuat pertahanan, Pangdam menegaskan bahwa Yonif TP 882/HB didesain sebagai satuan hibrid yang unik dan paling mandiri di jajaran TNI Angkatan Darat. Kehadiran sekitar 1.000 prajurit di batalyon ini diproyeksikan bakal menjadi stimulus besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Kubu Raya.
“Bayangkan jika 1.000 prajurit memiliki rata-rata penghasilan Rp5 juta, maka dalam sebulan ada perputaran uang sekitar Rp5 miliar di daerah ini. Di mana ada batalyon, di situ akan tumbuh rumah makan, bengkel, hingga pasar. Roda ekonomi akan berputar,” ujar Mayjen TNI Jamallulael kepada awak media.
Berbeda dengan batalyon infanteri konvensional pada umumnya, Yonif TP 882/HB memiliki struktur organisasi yang lebih luas dan adaptif. Selain memiliki kemampuan tempur, satuan ini dibekali dengan unit khusus yang berfokus pada pembangunan teritorial.
Pangdam menjelaskan, Yonif TP 882/HB diperkuat dengan satuan-satuan pendukung seperti:
• Satuan Konstruksi dan Kesehatan
• Satuan Pertanian dan Peternakan
Struktur ini memungkinkan prajurit tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif terlibat dalam menggali potensi ekonomi wilayah secara swasembada. “Satuan ini didesain sangat luar biasa untuk bisa menggali ekonomi di wilayahnya sendiri. Saya bisa katakan ini pasukan yang paling mandiri di antara batalyon-batalyon lain,” tegasnya.
Dalam prosesi serah terima jabatan tersebut, Mayjen TNI Jamallulael menyematkan tanda jabatan serta menyerahkan tongkat komando dan Tunggul Batalyon kepada Mayor Inf Ricky Fauzie sebagai pemimpin baru Yonif TP 882/HB.
Pangdam berharap di bawah kepemimpinan Mayor Inf Ricky Fauzie, Yonif TP 882/HB dapat menjadi pionir dalam pemberdayaan wilayah di Kalimantan Barat. Sinergi antara kekuatan militer dan kemandirian ekonomi diharapkan dapat menciptakan stabilitas keamanan sekaligus kesejahteraan bagi masyarakat di sekitar markas batalyon.
Kehadiran Yonif TP 882/HB menjadi bukti transformasi TNI AD yang kian modern, di mana pertahanan negara dibangun seiring dengan penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah teritorial.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Pendam XII

Saat ini belum ada komentar