Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Atasi Krisis Dokter Anestesi di Perbatasan, Sekda Harisson Desak PPDS FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

Atasi Krisis Dokter Anestesi di Perbatasan, Sekda Harisson Desak PPDS FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan). Langkah strategis ini diambil guna memutus rantai kekurangan dokter spesialis yang telah lama menghambat layanan kesehatan di wilayah pelosok dan perbatasan.

Dalam evaluasi lapangan yang digelar di Aula Amphiteater FK Untan, Jumat (9/1/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson, mengungkapkan fakta miris terkait distribusi tenaga medis di Bumi Khatulistiwa.

“Kalimantan Barat luasnya 1,1 kali Pulau Jawa. Di wilayah perbatasan seperti Kapuas Hulu, rumah sakit sudah punya dokter bedah, tapi tidak ada dokter anestesi. Akibatnya, pasien harus dirujuk berjam-jam. Ini tidak adil bagi masyarakat daerah,” tegas Harisson.

Harisson memaparkan data statistik yang menunjukkan ketimpangan besar antara ketersediaan dan kebutuhan dokter spesialis. Berdasarkan standar nasional, Kalbar masih membutuhkan ribuan dokter spesialis tambahan.

• Total Dokter Spesialis: Saat ini tersedia 548 orang (Kebutuhan ideal: 1.590 orang).
• Dokter Spesialis Anestesi: Saat ini hanya ada 42 orang (Kebutuhan ideal: 113 orang).

“Tanpa terobosan seperti pembukaan PPDS di FK Untan ini, kebutuhan dokter spesialis tidak akan pernah terkejar. Pendidikan harus dipercepat agar pelayanan di RSUD dr. Soedarso dan rumah sakit jejaring lainnya semakin optimal,” jelasnya.

Harisson secara khusus meminta agar PPDS Anestesi FK Untan memberikan prioritas bagi dokter asal Kalimantan Barat. Hal ini berkaitan dengan aspek retensi atau keberlanjutan masa tugas pasca-lulus.

“Dokter putra daerah terbukti lebih bertahan lama mengabdi di tanah kelahirannya. Saya berharap mereka diprioritaskan agar masalah kekosongan dokter spesialis di daerah tidak terulang terus-menerus,” tambah Harisson.

Gayung bersambut, Satgas Akselerasi PPDS Kemendiktisaintek, dr. Haryo Bismantara, menjelaskan bahwa pihaknya kini menerapkan kebijakan baru untuk mengatasi maldistribusi tenaga kesehatan.

“Dalam pedoman baru, mahasiswa PPDS sejak awal sudah ditetapkan akan ditempatkan di mana setelah lulus. Kami sepakat dengan Pak Sekda, retensi paling kuat adalah putra daerah, dan aturan kami sudah mengakomodasi hal tersebut,” terang dr. Haryo.

Dengan adanya PPDS Anestesiologi di FK Untan, RSUD dr. Soedarso sebagai rumah sakit pendidikan utama diharapkan mampu mencetak spesialis handal yang langsung siap diterjunkan ke titik-titik krisis kesehatan di seluruh pelosok Kalimantan Barat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Adpim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa Kamu Cepat Lelah Saat Sosialisasi Mengenal 4 Tipe Introvert

    Kenapa Kamu Cepat Lelah Saat Sosialisasi Mengenal 4 Tipe Introvert

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Banyak orang mengira introvert adalah sosok yang pendiam atau benci keramaian. Padahal, dalam dunia psikologi, introvert memiliki spektrum yang luas. Peneliti kepribadian Jonathan Cheek membagi introvert ke dalam empat kategori utama yang dikenal dengan akronim STAR. Melalui kanal YouTube Mindful Naya, dijelaskan bahwa memahami tipe-tipe ini membantu kita menjawab pertanyaan besar: Kenapa kita mudah lelah, […]

  • Tamu Luar Pulau yang Meresahkan: Pesta Sabu di Sungai Raya, Dua Pemuda asal NTB Diciduk

    Tamu Luar Pulau yang Meresahkan: Pesta Sabu di Sungai Raya, Dua Pemuda asal NTB Diciduk

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Kedatangan dua pemuda asal Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ke Kalimantan Barat justru membawa keresahan bagi warga Kecamatan Sungai Raya. Alih-alih melakukan aktivitas positif, pemuda berinisial FN (24) dan SN (24) ini malah nekat menjadikan sebuah rumah di wilayah tersebut sebagai arena pesta narkotika jenis sabu. Aksi “tamu” yang tidak tahu diri […]

  • Gakkum Lintas Sungai Pawan: 600 Batang Kayu Ilegal Disergap Saat Merapat ke Industri

    Gakkum Lintas Sungai Pawan: 600 Batang Kayu Ilegal Disergap Saat Merapat ke Industri

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mematahkan upaya peredaran kayu ilegal skala besar di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Dalam operasi senyap yang digelar pada Sabtu (17/1/2026) dini hari pukul 01.00 WIB, tim mengamankan rakit raksasa berisi sekitar 600 batang kayu bulat jenis rimba campuran di perairan Sungai Pawan. Penindakan ini dilakukan […]

  • Wajah Baru Baznas Kalbar 2025-2030: Gubernur Ria Norsan Dorong Inovasi dan Belajar dari Kuching

    Wajah Baru Baznas Kalbar 2025-2030: Gubernur Ria Norsan Dorong Inovasi dan Belajar dari Kuching

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Barat periode 2025-2030 di Balai Petitih, Kantor Gubernur, Jumat (9/1/2026). Pelantikan ini menandai babak baru pengelolaan zakat di Bumi Khatulistiwa yang diharapkan lebih energik dan visioner. Berdasarkan Surat Gubernur Kalbar Nomor: 400.80.1/2/RO-KESRA, lima nama yang kini resmi […]

  • Anggaran KIP Kuliah 2026 Capai Rp15,3 Triliun, Pemerintah Perketat Sasaran Penerima

    Anggaran KIP Kuliah 2026 Capai Rp15,3 Triliun, Pemerintah Perketat Sasaran Penerima

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Pemerintah memastikan keberlanjutan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan meningkatkan alokasi anggaran pada Tahun Anggaran 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Kebijakan ini ditegaskan sebagai upaya menjaga akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) mencatat tren penerima KIP Kuliah terus […]

  • DPA 2026 Diserahkan, Bupati Sujiwo Minta OPD Kubu Raya Gas Pol Serapan Anggaran

    DPA 2026 Diserahkan, Bupati Sujiwo Minta OPD Kubu Raya Gas Pol Serapan Anggaran

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya resmi memulai pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Hal ini ditandai dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan Uang Persediaan (UP) oleh Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Wakil Bupati Sukiryanto kepada seluruh kepala perangkat daerah di Aula Praja Utama, Senin (5/1/2026). Penyerahan dokumen penting ini […]

expand_less