Gelontorkan Rp25,3 Miliar ke Teluk Pakedai, Wabup Sukiryanto Pastikan 58 Titik Pembangunan Terealisasi Tahun Ini
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- print Cetak

Wakil Bupati Sukiryanto hadiri Musrenbang Teluk Pakedai. Sebanyak Rp25,3 miliar dialokasikan untuk 58 titik pembangunan, terutama jalan poros di 14 desa. (Foto: Pro)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday.Com — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berkomitmen memperkuat daya saing wilayah melalui pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi kerakyatan. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Aula Kantor Camat Teluk Pakedai pada Kamis (29/1/2026).
Wakil Bupati Sukiryanto menyampaikan bahwa Musrenbang di Teluk Pakedai merupakan rangkaian keenam yang dilaksanakan tahun ini. Ia membawa kabar baik bahwa sejumlah usulan masyarakat dari tahun sebelumnya telah mulai masuk tahap realisasi pada tahun anggaran 2026.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan Musrenbang di kecamatan yang keenam. Untuk tahun 2026, ada kurang lebih 58 titik kegiatan yang bisa terealisasi di Kecamatan Teluk Pakedai,” ujar Sukiryanto dalam forum tersebut.
Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan di Kecamatan Teluk Pakedai pada tahun 2026 mencapai sekitar Rp25,3 miliar. Dana tersebut merupakan kolaborasi antara APBD Kabupaten Kubu Raya sebesar Rp9,99 miliar dan dukungan dana APBN sebesar Rp15,36 miliar.
Sukiryanto berharap kucuran dana ini dapat menyentuh langsung kebutuhan strategis warga di 14 desa se-Kecamatan Teluk Pakedai. Fokus utamanya adalah pembangunan jalan poros strategis yang menjadi urat nadi mobilitas dan ekonomi masyarakat setempat.
Namun, ia juga tidak menampik adanya tantangan fiskal yang cukup berat tahun ini. Sukiryanto mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengalami pemotongan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp397 miliar, yang merupakan angka pemotongan terbesar di wilayah Kalimantan.
“Ini terjadi karena fiskal kita besar. Artinya pembangunan kita banyak didukung APBN, sehingga Dana Alokasi Umum kita di APBD mengalami pemotongan. Mudah-mudahan ke depan fiskal yang besar ini justru menjadi tambahan, bukan pengurangan,” harapnya pada Kamis (29/1/2026).
Terkait rencana tahun 2027, Camat Teluk Pakedai memaparkan total usulan pembangunan yang masuk mencapai angka lebih dari Rp351 miliar. Sukiryanto menilai usulan tersebut merupakan cerminan tingginya harapan masyarakat akan kemajuan daerah.
Ia memastikan bahwa 58 titik pembangunan yang direncanakan untuk tahun 2026 akan segera dikerjakan secara nyata. Sementara untuk tahun 2027, usulan tersebut masih dalam tahap perencanaan dan diharapkan dapat terakomodir minimal sama dengan tahun sebelumnya.
Sesuai arahan Bupati Kubu Raya, porsi pembangunan fisik atau infrastruktur tetap mendominasi fokus kerja pemerintah daerah. “Pak Bupati menargetkan sekitar 62 persen anggaran diarahkan ke sektor infrastruktur,” terang Sukiryanto kepada awak media.
Menutup arahannya, Sukiryanto meminta seluruh elemen mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga tingkat RT dan RW untuk mengawal bersama setiap rupiah anggaran yang turun. Pengawasan yang kuat diperlukan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Teluk Pakedai.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar