Walau Fiskal Tercekik Rp400 Miliar, Jiwo Pastikan Pembangunan Gedung BKMT Kubu Raya Tetap Tuntas
- account_circle Kom/Tim
- calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
- print Cetak

Bupati Sujiwo berkomitmen tuntaskan Gedung BKMT Kubu Raya meski tantangan fiskal berat. Total Rp9 miliar dialokasikan untuk dukung peran strategis majelis taklim. (Foto: PRO)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday.Com — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan Gedung Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) sebagai pusat penguatan peran organisasi keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, dalam kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar PD BKMT di Gedung Dakwah Khodijah BKMT pada Senin (9/2/2026).
Dalam sambutannya, Sujiwo mengungkapkan bahwa selama dua tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah mengalokasikan anggaran hampir senilai Rp9 miliar khusus untuk mendukung eksistensi dan program-program BKMT. Alokasi ini tetap dipertahankan meski daerah tengah menghadapi tantangan fiskal yang sangat berat akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) yang mencapai hampir Rp400 miliar.
Bupati Sujiwo menilai dukungan tersebut merupakan bentuk konsistensi pemerintah daerah dalam menunaikan janji kepada masyarakat. Baginya, BKMT memiliki peran yang sangat strategis dalam percepatan pembangunan manusia atau pembangunan nonfisik yang menjadi pondasi kemajuan Kabupaten Kubu Raya di masa depan.
“Kurang lebih hampir Rp9 miliar kita anggarkan untuk BKMT dalam dua tahun ini. Walaupun kondisi keuangan daerah sedang berat, komitmen untuk mendukung majelis taklim tetap harus kita tunaikan,” ujar Sujiwo memberikan penegasan di hadapan para pengurus PD BKMT pada Senin (9/2/2026).
Selain penguatan nilai keagamaan dan spiritual, BKMT diharapkan mampu berperan aktif dalam berbagai persoalan sosial di tingkat akar rumput. Sujiwo mendorong organisasi ini untuk terlibat langsung dalam edukasi masyarakat, penanganan penurunan angka stunting, hingga penguatan ketahanan sosial di setiap lingkungan tempat tinggal.
Terkait fasilitas fisik, Sujiwo memastikan pembangunan Gedung BKMT yang telah berdiri akan segera disempurnakan hingga tuntas. Ia telah menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk menghitung kebutuhan anggaran melalui skema anggaran perubahan guna menyelesaikan bangunan, pelataran, serta akses pendukung lainnya.
Rencananya, setelah pembangunan selesai secara menyeluruh, gedung tersebut akan dihibahkan sebagai aset bangunan kepada BKMT. Hal ini dimaksudkan agar organisasi memiliki wadah yang representatif untuk menjalankan roda kegiatannya secara mandiri dan berkelanjutan tanpa hambatan fasilitas.
“Gedung ini akan kita selesaikan. Saya sudah minta dinas terkait untuk menghitung dan menuntaskannya agar benar-benar layak dimanfaatkan,” tegas Sujiwo memastikan kelayakan gedung tersebut bagi para anggota majelis taklim.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga menyambut baik rencana pengembangan Gerai BKMT sebagai unit usaha semi mandiri. Inisiatif ini dipandang sebagai langkah cerdas organisasi dalam menciptakan kemandirian finansial yang nantinya dapat menopang berbagai kegiatan dakwah dan sosial secara swadaya.
Sebagai penutup dukungannya, Bupati Sujiwo secara simbolis menyampaikan bantuan tambahan berupa wakaf Al-Qur’an senilai Rp50 juta. Bantuan ini ditujukan khusus bagi masyarakat di wilayah pedalaman serta para mualaf agar literasi Al-Qur’an semakin merata hingga ke pelosok Kabupaten Kubu Raya.
- Penulis: Kom/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar