Bekali 16 Pasangan Calon Pengantin, Kakan Kemenag Kubu Raya: Pernikahan Itu Menyatukan Dua Karakter Berbeda
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
- print Cetak

Kepala Kemenag Kubu Raya Ekhsan beri bimbingan perkawinan di KUA Kubu. Ia menekankan pentingnya menyatukan dua karakter berbeda dengan komitmen saling memahami. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday.Com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Ekhsan, memberikan materi Bimbingan Perkawinan (Bimwin) kepada para calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kubu. Kegiatan pembekalan yang dilaksanakan pada Kamis (12/2/2026) tersebut diikuti oleh enam belas pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.
Bimwin ini bertujuan memberikan pembinaan agar calon pasangan suami istri memiliki kesiapan mental dan ilmu yang cukup sebelum membangun biduk rumah tangga.
Dalam penyampaiannya, Ekhsan memberikan pesan mendalam mengenai hakikat sebuah ikatan pernikahan yang melampaui sekadar pertemuan dua individu.
Ia menegaskan bahwa setiap pasangan harus menyadari adanya perbedaan mendasar yang dibawa oleh masing-masing pihak ke dalam rumah tangga.
“Pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua karakter dan latar belakang yang berbeda,” ujar Ekhsan pada Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, perbedaan karakter dan latar belakang tersebut sering kali menjadi pemicu dinamika dalam kehidupan berumah tangga di masa depan.
Oleh karena itu, diperlukan sebuah komitmen yang kuat sejak awal untuk saling memahami dan menjaga perasaan satu sama lain agar keharmonisan tetap terjaga.
“Karena itu, harus ada komitmen untuk saling memahami dan menjaga,” tegas Ekhsan di hadapan para peserta yang tampak antusias menyimak materi.
Selain menekankan pentingnya komitmen, Ekhsan juga menjelaskan makna filosofis dari keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah kepada para calon pengantin.
Ia mengajak para peserta untuk menjadikan komunikasi yang baik sebagai kunci utama dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang mungkin muncul.
Komunikasi yang terbuka dinilai sebagai pondasi paling kokoh dalam menciptakan ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Kubu M. Ichsanudin, jajaran Seksi Bimas Islam, serta para penyuluh agama Islam setempat.
Untuk mencairkan suasana dan menambah semangat, Ekhsan memandu langsung sesi “Tepuk Sakinah” sebagai simbol komitmen bersama mewujudkan keluarga berkah.
Melalui bimbingan ini, diharapkan para pasangan di Kecamatan Kubu mampu membangun keluarga yang kokoh, bahagia, dan senantiasa diridhai Allah Subhanawata’ala.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar