Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP UNTAN Raih Gelar Naib Johan dalam Lomba Pidato Bahasa Melayu Antarabangsa Piala Perdana Menteri Malaysia 2026
- account_circle Anisa
- calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
- print Cetak

Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP UNTAN Raih Gelar Naib Johan dalam Lomba Pidato Bahasa Melayu Antarabangsa Piala Perdana Menteri Malaysia 2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kuburayatoday.com – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Tanjungpura (UNTAN) di kancah internasional. Muhammad Iqbal Sopian Saputra, mahasiswa Program Studi S-1 Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNTAN, berhasil meraih gelar Naib Johan (Juara 2) pada Lomba Pidato Bahasa Melayu Antarabangsa (PABM) Kategori Alam Melayu Piala Perdana Menteri Malaysia tahun 2026.
Pengalaman Berharga Selama Lomba
Dalam keterangannya, Muhammad Iqbal menceritakan bahwa proses persiapan hingga pelaksanaan lomba memberikan banyak pengalaman berharga. Ia belajar menyusun pidato yang terstruktur, sistematis, dan formal dalam bahasa Melayu, dengan bimbingan dari coach Indonesia serta dua coach dari Malaysia.
“Saya juga berkesempatan mengikuti kelas pidato bersama Cikgu Zack Kirana, influencer sekaligus penggiat bahasa Melayu di Malaysia. Beliau memberi banyak wawasan tentang teknik penyampaian pidato yang hidup dan berkesan,” ujar Iqbal. Selain itu, ia juga belajar berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris di lingkungan internasional, meskipun belum sepenuhnya lancar, namun lingkungan yang suportif membuatnya lebih percaya diri.
Kesan dan Kebanggaan Membawa Budaya Lokal
Bagi Iqbal, pengalaman berpidato di depan banyak orang dari berbagai negara merupakan momen yang sangat berkesan. Namun yang paling membanggakan adalah ketika ia dapat memperkenalkan syair gulung, warisan budaya Ketapang, di panggung internasional.
“Saya tidak hanya tampil sebagai peserta, tetapi juga membawa identitas dan kekayaan budaya daerah saya kepada dunia,” tambahnya.
Hingga saat ini, Iqbal masih terus berkomunikasi dengan kawan-kawan baru dari berbagai negara melalui grup WhatsApp, yang menurutnya menjadi bukti bahwa persahabatan lintas budaya dapat terus terjalin.
Pesan dari Mahasiswa Pendidikan Matematika yang Cinta Bahasa
Menariknya, Muhammad Iqbal adalah mahasiswa Pendidikan Matematika yang memiliki ketertarikan besar terhadap dunia bahasa dan sastra. Sejak SMP, ia sudah aktif sebagai penggiat syair gulung.
“Sekilas matematika dan bahasa terlihat bertolak belakang, tapi menurut saya keduanya bisa berjalan beriringan jika dijalani dengan kesungguhan. Saya percaya tidak ada batasan bagi seseorang untuk mencintai lebih dari satu bidang,” pesannya. Ia berharap prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya, melestarikan budaya, dan berani tampil di tingkat internasional.
- Penulis: Anisa
- Editor: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar