Selasa, 28 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » News » Didukung PLBN hingga Pelabuhan Kijing, Kalbar Dinilai Siap Menjadi Pusat Pangan Halal Asia

Didukung PLBN hingga Pelabuhan Kijing, Kalbar Dinilai Siap Menjadi Pusat Pangan Halal Asia

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuburayatoday.com – Kalimantan Barat dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat pangan halal di kawasan Asia. Potensi tersebut didukung oleh ketersediaan sumber daya alam yang melimpah serta infrastruktur strategis yang semakin memperkuat konektivitas daerah dengan pasar nasional maupun internasional.

Pandangan tersebut disampaikan oleh praktisi ekonomi syariah Kalimantan Barat, Awaluddin Razab, dalam Halal Industry Webinar yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak dengan tema “Halal Industry dan Masa Depan Ekonomi Global: Strategi Kalimantan Barat Menjadi Halal Food Basket.”

Dalam pemaparannya, Awaluddin menilai Kalimantan Barat memiliki berbagai keunggulan yang dapat menjadi fondasi dalam pengembangan industri pangan halal berorientasi ekspor.

Menurut Awaluddin, Kalimantan Barat memiliki kombinasi keunggulan yang jarang dimiliki daerah lain. Selain didukung sumber daya alam yang melimpah, provinsi ini juga memiliki akses perdagangan lintas negara yang strategis melalui sejumlah Pos Lintas Batas Negara (PLBN), keberadaan bandara internasional, serta Pelabuhan Internasional Kijing yang dapat memperkuat distribusi produk halal ke pasar regional dan global.

“Jika potensi perkebunan, perikanan, dan sektor pangan lainnya dapat diintegrasikan dengan baik dalam ekosistem industri halal, Kalimantan Barat memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemasok pangan halal yang diperhitungkan di kawasan Asia,” ujarnya.
Selain membahas peluang, webinar juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem industri halal yang berkelanjutan. Penguatan sertifikasi halal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi produk, serta pemanfaatan teknologi menjadi beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan untuk mempercepat pengembangan sektor tersebut.

Kegiatan webinar dibuka oleh Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Aiyub Anshori. Ia menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ruang pembelajaran yang mampu menghubungkan teori dengan realitas perkembangan industri.

“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari para pakar yang memiliki pengalaman dan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi syariah. Wawasan yang diperoleh diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa dalam melihat berbagai peluang dan tantangan industri halal di masa depan,” katanya.

Aiyub menjelaskan bahwa webinar tersebut merupakan bagian dari implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diterapkan di Program Studi Manajemen Bisnis Syariah. Pendekatan ini menekankan pencapaian kompetensi lulusan melalui pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep ekonomi syariah dan industri halal, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai potensi strategis Kalimantan Barat dalam peta ekonomi halal global. Diskusi yang berlangsung turut mendorong munculnya berbagai gagasan mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan potensi daerah sebagai salah satu pusat produksi pangan halal di kawasan Asia.

Sebagai agenda akademik rutin, Halal Industry Webinar menjadi salah satu upaya Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak dalam memperkuat literasi industri halal sekaligus membangun kesadaran generasi muda terhadap peluang ekonomi syariah yang terus berkembang di tingkat global.

  • Penulis: Anisa
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Belanja Warga, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga THR Lebaran 2026

    Dorong Belanja Warga, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga THR Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Pemerintah menyiapkan berbagai stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Insentif ini diharapkan mampu menjaga daya beli warga menjelang puncak kebutuhan Lebaran. Anggaran sebesar Rp0,92 triliun disiapkan untuk diskon transportasi yang mencakup moda darat, laut, penyeberangan, dan udara. Diskon kereta api sebesar 30 persen berlaku pada 14–29 Maret 2026 […]

  • Awali Masa Bakti, PMII Komisariat Untan Resmi Dilantik dan Gelar Mapaba Akbar 2026

    Awali Masa Bakti, PMII Komisariat Untan Resmi Dilantik dan Gelar Mapaba Akbar 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com- Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Tanjungpura (Untan) resmi memulai masa bakti baru. Prosesi pelantikan pengurus Komisariat dan Korps PMII Putri (KOPRI) Untan tersebut berlangsung khidmat pada Sabtu, 14 Februari 2026.  Acara pelantikan dipandu langsung oleh Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Pontianak. Estafet Kepemimpinan Baru Dalam prosesi tersebut, Sahabati Ima resmi mengemban […]

  • Polisi Ciduk Joki Balap Liar dan Panggil Orang Tua Pelaku, 6 Motor “Trondol” Diamankan

    Polisi Ciduk Joki Balap Liar dan Panggil Orang Tua Pelaku, 6 Motor “Trondol” Diamankan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Aksi balap liar di Jalan Angkasa Pura, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, berakhir di tangan kepolisian. Sebanyak 6 unit sepeda motor beserta joki dan pemiliknya berhasil diamankan jajaran Polres Kubu Raya pada Minggu (25/1/2026). Penangkapan ini bermula dari “curhatan” warga yang resah terhadap aktivitas berbahaya tersebut. Masyarakat melaporkan aksi adu kecepatan ilegal […]

  • Resmikan Jalan Poros 81 Kilometer di Batu Ampar, Bupati Sujiwo Targetkan Tahun Depan Tuntas 100 Persen

    Resmikan Jalan Poros 81 Kilometer di Batu Ampar, Bupati Sujiwo Targetkan Tahun Depan Tuntas 100 Persen

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meresmikan penggunaan jalan poros ekonomi di Kecamatan Batu Ampar pada Senin (26/1/2026). Peresmian ini menandai babak baru peningkatan konektivitas serta percepatan pembangunan ekonomi bagi belasan desa yang selama ini menantikan akses jalan yang layak. Dalam peresmian tersebut, Bupati Sujiwo secara detail memaparkan ruas-ruas jalan yang telah diselesaikan maupun yang […]

  • HGU dan HGB Nganggur Ditertibkan, Pemkab Kubu Raya Siapkan Lahan untuk Kantor OPD dan Stadion Nasional

    HGU dan HGB Nganggur Ditertibkan, Pemkab Kubu Raya Siapkan Lahan untuk Kantor OPD dan Stadion Nasional

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan pentingnya merapikan dan menertibkan lahan berstatus Hak Guna Bangunan (HGB) serta Hak Guna Usaha (HGU) di wilayahnya. Pernyataan tegas ini disampaikan dalam rapat pendataan ulang HGB dan HGU yang digelar pada Selasa (24/2/2026) di Ruang Rapat Bupati. Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kubu Raya, Yusran Anizam, mengungkapkan […]

  • Pangkalan Nakal Siap-Siap Izin Dicabut! Bupati Sujiwo Patok Harga Gas Melon Wajib Rp18.500

    Pangkalan Nakal Siap-Siap Izin Dicabut! Bupati Sujiwo Patok Harga Gas Melon Wajib Rp18.500

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memberikan peringatan keras dan tidak akan menoleransi pangkalan elpiji bersubsidi yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan sebesar Rp18.500. Sanksi tegas berupa pencabutan izin usaha akan diberlakukan bagi pangkalan yang terbukti melanggar aturan main tersebut. Menurut Sujiwo, praktik penjualan di atas harga resmi memiliki dampak […]

expand_less