Jumat, 17 Apr 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Ludes Sebelum Matang! Kiat Sukses Kebun OG Durian dan Strategi “Garansi Sampai Puas” dengan Omzet Ratusan Juta Perbulan

Ludes Sebelum Matang! Kiat Sukses Kebun OG Durian dan Strategi “Garansi Sampai Puas” dengan Omzet Ratusan Juta Perbulan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday – Menanam durian ternyata bukan sekadar meletakkan bibit di dalam tanah. Di Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, sebuah kebun bernama OG Durian berhasil bertransformasi dari lahan “mogok berbuah” menjadi lumbung durian premium beromzet ratusan juta rupiah per bulan.

Koordinator Kebun OG Durian, Fitri, mengungkapkan bahwa kunci kesuksesan mereka terletak pada perubahan pola pikir dari sekadar menanam menjadi perawatan intensif yang terjadwal.

Dari Tujuh Tahun Tanpa Buah Menjadi Primadona

Fitri menceritakan, pada tujuh tahun pertama, pohon-pohon di lahan seluas 2 hektar tersebut sama sekali tidak menghasilkan buah karena hanya ditanam tanpa perawatan khusus. Perubahan besar terjadi pada tahun kedelapan saat teknik pemupukan dan penyemprotan mulai didisiplinkan.

“Tantangan terbesar kami sebelumnya ada di perawatan. Di tahun kedelapan perawatannya diintenskan, alhamdulillah sampai sekarang kebun kami bisa berbuah produktif,” ujar Fitri, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube CapCapung (28/02/2025).

Saat ini, terdapat sekitar 210 pohon di kebun tersebut dengan tingkat keberhasilan berbuah mencapai 80 persen. Setiap pohon mampu menghasilkan minimal 20 hingga 30 buah dengan berat rata-rata 3 sampai 4 kilogram per buah.

Jargon Unik: Tak Manis, Ganti Sampai Puas

Hal yang membedakan OG Durian dengan kebun lainnya adalah keberanian mereka memberikan garansi kualitas kepada pembeli. Mereka memiliki tagline yang sangat kuat bagi pelanggan.

“Tagline kita: dijamin puas, kalau tidak puas kita ganti sampai puas; dijamin manis, kalau tidak manis kita ganti sampai manis. Jadi kalau dibawa pulang ternyata kurang manis atau kualitasnya kurang bagus, bisa dikembalikan,” tegas Fitri.

Strategi ini terbukti ampuh. Durian jenis Musang King, Bawor, Montong, Pelangi, hingga yang termahal yakni Black Thorn atau Ochee, selalu ludes terjual. Bahkan, banyak pelanggan yang sudah melakukan “inden” atau memesan jauh-jauh hari meski buah masih menggantung di pohon.

Rahasia Perawatan dan Omzet Jutaan Per Hari

Meski tidak menggunakan teknik rahasia, Fitri menekankan pentingnya intensitas jadwal. Pemupukan dilakukan rutin satu bulan sekali, sementara penyemprotan (spray) dilakukan dua kali sebulan untuk membasmi serangga dan jamur. Selain itu, setiap buah di pohon wajib ditali untuk mencegah kerusakan saat matang dan jatuh ke tanah.

Hasil dari kedisiplinan ini sangat menggiurkan. Fitri membeberkan bahwa penjualan harian minimal mencapai belasan juta rupiah.

“Alhamdulillah kalau secara penjualannya kita per hari bisa mencapai paling minimal belasan juta. Kalau per bulan omzet bisa mencapai ratusan juta,” ungkapnya.

Tips Bagi Pemula: Gunakan Sistem Busut

Bagi masyarakat yang ingin mencoba peruntungan di dunia budidaya durian, Fitri membagikan tiga tips utama:

1. Cek pH Tanah: Pastikan tanah subur dan memiliki pH netral.
2. Pilih Bibit Berkualitas: Jangan kompromi dengan kualitas bibit di awal.
3. Sistem Busut: Tanam dengan gundukan (busut) agar air tidak menggenang di akar yang bisa menyebabkan busuk.

Kini, OG Durian tidak hanya menjadi tempat belanja buah, tetapi juga inspirasi bagi para petani di Malang untuk beralih ke komoditas premium yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Youtube

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Karakter di Tengah Krisis Keteladanan

    Pendidikan Karakter di Tengah Krisis Keteladanan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Bayu, M.Pd
    • 0Komentar

    Pendidikan karakter kembali menjadi wacana penting di tengah berbagai persoalan sosial yang kian mengemuka. Kasus perundungan di sekolah, kekerasan verbal di ruang publik, hingga perilaku tidak etis yang dipertontonkan oleh figur publik menunjukkan adanya krisis keteladanan yang serius. Sekolah, yang selama ini diharapkan menjadi benteng moral, tidak dapat berdiri sendiri ketika lingkungan sosial justru menyuguhkan […]

  • Sisihkan Gaji Pribadi untuk Pol PP Honorer, Sujiwo Ingin Rutinkan Bantuan Sembako

    Sisihkan Gaji Pribadi untuk Pol PP Honorer, Sujiwo Ingin Rutinkan Bantuan Sembako

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Di tengah kondisi keterbatasan fiskal daerah yang melanda, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, tetap memberikan atensi khusus kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai institusi garda terdepan penegak peraturan daerah. Sujiwo mengungkapkan bahwa pada tahun ini, pihaknya telah memastikan alokasi anggaran untuk pengadaan seragam dan sarana pendukung lainnya bagi korps penegak perda tersebut. […]

  • Pemancing Hilang Misterius di Sungai Cabang Ruan, Tim SAR Sisir Koordinat Penemuan Sampan

    Pemancing Hilang Misterius di Sungai Cabang Ruan, Tim SAR Sisir Koordinat Penemuan Sampan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Misteri hilangnya seorang pemancing bernama Nuriaman (47) di aliran Sungai Cabang Ruan, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, hingga kini belum terpecahkan. Memasuki hari kelima sejak dilaporkan hilang pada Senin (5/1/2026), tim SAR gabungan masih berjibaku melakukan pencarian intensif di lapangan. Kecurigaan bermula saat Nuriaman yang diketahui tinggal seorang diri, tidak kunjung terlihat […]

  • Bekali 16 Pasangan Calon Pengantin, Kakan Kemenag Kubu Raya: Pernikahan Itu Menyatukan Dua Karakter Berbeda

    Bekali 16 Pasangan Calon Pengantin, Kakan Kemenag Kubu Raya: Pernikahan Itu Menyatukan Dua Karakter Berbeda

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Ekhsan, memberikan materi Bimbingan Perkawinan (Bimwin) kepada para calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kubu. Kegiatan pembekalan yang dilaksanakan pada Kamis (12/2/2026) tersebut diikuti oleh enam belas pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Bimwin ini bertujuan memberikan pembinaan agar calon […]

  • Tak Berdokumen, 1,6 Ton Telur Hingga Kulit Sapi dan Burung Kicau Ditahan Karantina Kalimantan Barat

    Tak Berdokumen, 1,6 Ton Telur Hingga Kulit Sapi dan Burung Kicau Ditahan Karantina Kalimantan Barat

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Karantina Kalimantan Barat kembali menunjukkan ketegasannya dalam menjaga keamanan hayati dan pangan di pintu masuk Bumi Khatulistiwa. Tim pengawasan Pelabuhan Dwikora berhasil mengamankan ribuan kilogram komoditas hewan ilegal pada Kamis (19/2/2026). Operasi ini menjadi bukti nyata keseriusan petugas dalam mengawal setiap komoditas dari ancaman penyakit yang mungkin terbawa masuk. Saat melakukan pengawasan rutin […]

  • Pengecer Gas Sungai Rengas ‘Curhat’ ke Jiwo: Kalau Kami Diberantas, Warga Bakal Melalar!

    Pengecer Gas Sungai Rengas ‘Curhat’ ke Jiwo: Kalau Kami Diberantas, Warga Bakal Melalar!

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Kebijakan tegas Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang melarang pangkalan menjual gas elpiji tiga kilogram kepada pengecer dan toko-toko mulai memicu reaksi dari para pelaku usaha kecil di lapangan. Seorang pengecer gas di kawasan Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, melayangkan curahan hati (curhat) terbuka melalui media sosial terkait dampak dari kebijakan tersebut. Melalui unggahan […]

expand_less