Selasa, 28 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Ludes Sebelum Matang! Kiat Sukses Kebun OG Durian dan Strategi “Garansi Sampai Puas” dengan Omzet Ratusan Juta Perbulan

Ludes Sebelum Matang! Kiat Sukses Kebun OG Durian dan Strategi “Garansi Sampai Puas” dengan Omzet Ratusan Juta Perbulan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday – Menanam durian ternyata bukan sekadar meletakkan bibit di dalam tanah. Di Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, sebuah kebun bernama OG Durian berhasil bertransformasi dari lahan “mogok berbuah” menjadi lumbung durian premium beromzet ratusan juta rupiah per bulan.

Koordinator Kebun OG Durian, Fitri, mengungkapkan bahwa kunci kesuksesan mereka terletak pada perubahan pola pikir dari sekadar menanam menjadi perawatan intensif yang terjadwal.

Dari Tujuh Tahun Tanpa Buah Menjadi Primadona

Fitri menceritakan, pada tujuh tahun pertama, pohon-pohon di lahan seluas 2 hektar tersebut sama sekali tidak menghasilkan buah karena hanya ditanam tanpa perawatan khusus. Perubahan besar terjadi pada tahun kedelapan saat teknik pemupukan dan penyemprotan mulai didisiplinkan.

“Tantangan terbesar kami sebelumnya ada di perawatan. Di tahun kedelapan perawatannya diintenskan, alhamdulillah sampai sekarang kebun kami bisa berbuah produktif,” ujar Fitri, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube CapCapung (28/02/2025).

Saat ini, terdapat sekitar 210 pohon di kebun tersebut dengan tingkat keberhasilan berbuah mencapai 80 persen. Setiap pohon mampu menghasilkan minimal 20 hingga 30 buah dengan berat rata-rata 3 sampai 4 kilogram per buah.

Jargon Unik: Tak Manis, Ganti Sampai Puas

Hal yang membedakan OG Durian dengan kebun lainnya adalah keberanian mereka memberikan garansi kualitas kepada pembeli. Mereka memiliki tagline yang sangat kuat bagi pelanggan.

“Tagline kita: dijamin puas, kalau tidak puas kita ganti sampai puas; dijamin manis, kalau tidak manis kita ganti sampai manis. Jadi kalau dibawa pulang ternyata kurang manis atau kualitasnya kurang bagus, bisa dikembalikan,” tegas Fitri.

Strategi ini terbukti ampuh. Durian jenis Musang King, Bawor, Montong, Pelangi, hingga yang termahal yakni Black Thorn atau Ochee, selalu ludes terjual. Bahkan, banyak pelanggan yang sudah melakukan “inden” atau memesan jauh-jauh hari meski buah masih menggantung di pohon.

Rahasia Perawatan dan Omzet Jutaan Per Hari

Meski tidak menggunakan teknik rahasia, Fitri menekankan pentingnya intensitas jadwal. Pemupukan dilakukan rutin satu bulan sekali, sementara penyemprotan (spray) dilakukan dua kali sebulan untuk membasmi serangga dan jamur. Selain itu, setiap buah di pohon wajib ditali untuk mencegah kerusakan saat matang dan jatuh ke tanah.

Hasil dari kedisiplinan ini sangat menggiurkan. Fitri membeberkan bahwa penjualan harian minimal mencapai belasan juta rupiah.

“Alhamdulillah kalau secara penjualannya kita per hari bisa mencapai paling minimal belasan juta. Kalau per bulan omzet bisa mencapai ratusan juta,” ungkapnya.

Tips Bagi Pemula: Gunakan Sistem Busut

Bagi masyarakat yang ingin mencoba peruntungan di dunia budidaya durian, Fitri membagikan tiga tips utama:

1. Cek pH Tanah: Pastikan tanah subur dan memiliki pH netral.
2. Pilih Bibit Berkualitas: Jangan kompromi dengan kualitas bibit di awal.
3. Sistem Busut: Tanam dengan gundukan (busut) agar air tidak menggenang di akar yang bisa menyebabkan busuk.

Kini, OG Durian tidak hanya menjadi tempat belanja buah, tetapi juga inspirasi bagi para petani di Malang untuk beralih ke komoditas premium yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Youtube

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dokter Richard Lee Dijerat Pasal Kesehatan dan Perlindungan Konsumen, Terancam 12 Tahun Penjara

    Dokter Richard Lee Dijerat Pasal Kesehatan dan Perlindungan Konsumen, Terancam 12 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kepolisian Republik Indonesia secara resmi membeberkan pasal-pasal hukum yang dikenakan kepada Dokter Richard Lee, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Reonald Simanjuntak menjelaskan bahwa penyidik menjerat Richard Lee dengan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang […]

  • Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra Diproyeksi Rp60 Triliun

    Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra Diproyeksi Rp60 Triliun

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra mencapai sekitar Rp60 triliun. Dana tersebut disiapkan di luar anggaran rutin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan akan difokuskan pada pemulihan infrastruktur serta sektor pertanian yang mengalami kerusakan signifikan. Setelah rangkaian bencana besar melanda sejumlah daerah di Sumatra, pemerintah kini mengalihkan perhatian […]

  • Lindungi Kesejahteraan Petani Sambas, Satono: Harga Gabah Resmi Rp6.500, Jangan Mau Ditawar Tengkulak!

    Lindungi Kesejahteraan Petani Sambas, Satono: Harga Gabah Resmi Rp6.500, Jangan Mau Ditawar Tengkulak!

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Bupati Sambas, Satono, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh petani di Kabupaten Sambas agar lebih berani mempertahankan nilai jual hasil panen mereka. Hal ini disampaikan menyusul penetapan harga gabah oleh Pemerintah Pusat yang dinilai sudah sangat berpihak pada kesejahteraan petani. Dalam agenda Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (7/1/2026), Bupati Satono […]

  • Walau Fiskal Tercekik Rp400 Miliar, Jiwo Pastikan Pembangunan Gedung BKMT Kubu Raya Tetap Tuntas

    Walau Fiskal Tercekik Rp400 Miliar, Jiwo Pastikan Pembangunan Gedung BKMT Kubu Raya Tetap Tuntas

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan Gedung Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) sebagai pusat penguatan peran organisasi keagamaan dan pemberdayaan masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, dalam kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar PD BKMT di Gedung Dakwah Khodijah BKMT pada Senin (9/2/2026). Dalam sambutannya, […]

  • Pemerintah Tambah Dana Riset Perguruan Tinggi, Fokus Pangan dan Energi

    Pemerintah Tambah Dana Riset Perguruan Tinggi, Fokus Pangan dan Energi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menambah alokasi dana riset nasional untuk perguruan tinggi hingga mencapai Rp12 triliun. Anggaran tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau setara 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kampus dan peneliti sebagai motor penggerak […]

  • Turnamen Voli Banteng Cup Rasau Jaya Membeludak, Bupati Sujiwo Tambah Hadiah Jadi Rp75 Juta

    Turnamen Voli Banteng Cup Rasau Jaya Membeludak, Bupati Sujiwo Tambah Hadiah Jadi Rp75 Juta

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmen penuhnya untuk mendukung kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Kubu Raya. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka secara resmi Open Tournament Volly Banteng Cup di Kecamatan Rasau Jaya pada Sabtu (17/1/2026) malam. Turnamen yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Kubu Raya ini diharapkan menjadi ajang tahunan yang mampu […]

expand_less