Rabu, 3 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Ludes Sebelum Matang! Kiat Sukses Kebun OG Durian dan Strategi “Garansi Sampai Puas” dengan Omzet Ratusan Juta Perbulan

Ludes Sebelum Matang! Kiat Sukses Kebun OG Durian dan Strategi “Garansi Sampai Puas” dengan Omzet Ratusan Juta Perbulan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday – Menanam durian ternyata bukan sekadar meletakkan bibit di dalam tanah. Di Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, sebuah kebun bernama OG Durian berhasil bertransformasi dari lahan “mogok berbuah” menjadi lumbung durian premium beromzet ratusan juta rupiah per bulan.

Koordinator Kebun OG Durian, Fitri, mengungkapkan bahwa kunci kesuksesan mereka terletak pada perubahan pola pikir dari sekadar menanam menjadi perawatan intensif yang terjadwal.

Dari Tujuh Tahun Tanpa Buah Menjadi Primadona

Fitri menceritakan, pada tujuh tahun pertama, pohon-pohon di lahan seluas 2 hektar tersebut sama sekali tidak menghasilkan buah karena hanya ditanam tanpa perawatan khusus. Perubahan besar terjadi pada tahun kedelapan saat teknik pemupukan dan penyemprotan mulai didisiplinkan.

“Tantangan terbesar kami sebelumnya ada di perawatan. Di tahun kedelapan perawatannya diintenskan, alhamdulillah sampai sekarang kebun kami bisa berbuah produktif,” ujar Fitri, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube CapCapung (28/02/2025).

Saat ini, terdapat sekitar 210 pohon di kebun tersebut dengan tingkat keberhasilan berbuah mencapai 80 persen. Setiap pohon mampu menghasilkan minimal 20 hingga 30 buah dengan berat rata-rata 3 sampai 4 kilogram per buah.

Jargon Unik: Tak Manis, Ganti Sampai Puas

Hal yang membedakan OG Durian dengan kebun lainnya adalah keberanian mereka memberikan garansi kualitas kepada pembeli. Mereka memiliki tagline yang sangat kuat bagi pelanggan.

“Tagline kita: dijamin puas, kalau tidak puas kita ganti sampai puas; dijamin manis, kalau tidak manis kita ganti sampai manis. Jadi kalau dibawa pulang ternyata kurang manis atau kualitasnya kurang bagus, bisa dikembalikan,” tegas Fitri.

Strategi ini terbukti ampuh. Durian jenis Musang King, Bawor, Montong, Pelangi, hingga yang termahal yakni Black Thorn atau Ochee, selalu ludes terjual. Bahkan, banyak pelanggan yang sudah melakukan “inden” atau memesan jauh-jauh hari meski buah masih menggantung di pohon.

Rahasia Perawatan dan Omzet Jutaan Per Hari

Meski tidak menggunakan teknik rahasia, Fitri menekankan pentingnya intensitas jadwal. Pemupukan dilakukan rutin satu bulan sekali, sementara penyemprotan (spray) dilakukan dua kali sebulan untuk membasmi serangga dan jamur. Selain itu, setiap buah di pohon wajib ditali untuk mencegah kerusakan saat matang dan jatuh ke tanah.

Hasil dari kedisiplinan ini sangat menggiurkan. Fitri membeberkan bahwa penjualan harian minimal mencapai belasan juta rupiah.

“Alhamdulillah kalau secara penjualannya kita per hari bisa mencapai paling minimal belasan juta. Kalau per bulan omzet bisa mencapai ratusan juta,” ungkapnya.

Tips Bagi Pemula: Gunakan Sistem Busut

Bagi masyarakat yang ingin mencoba peruntungan di dunia budidaya durian, Fitri membagikan tiga tips utama:

1. Cek pH Tanah: Pastikan tanah subur dan memiliki pH netral.
2. Pilih Bibit Berkualitas: Jangan kompromi dengan kualitas bibit di awal.
3. Sistem Busut: Tanam dengan gundukan (busut) agar air tidak menggenang di akar yang bisa menyebabkan busuk.

Kini, OG Durian tidak hanya menjadi tempat belanja buah, tetapi juga inspirasi bagi para petani di Malang untuk beralih ke komoditas premium yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Youtube

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Serap Sekitar Satu Juta Tenaga Kerja

    Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Serap Sekitar Satu Juta Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan sejumlah program prioritas pemerintah mulai memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemerataan fasilitas pendidikan dinilai memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah […]

  • Refleksi Kinerja 2025: Polres Kubu Raya Tuntaskan 437 Perkara dari 540 Laporan

    Refleksi Kinerja 2025: Polres Kubu Raya Tuntaskan 437 Perkara dari 540 Laporan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya menunjukkan capaian signifikan dalam penegakan hukum sepanjang tahun 2025. Berdasarkan rilis akhir tahun yang digelar pada Selasa (30/12/2025), jajaran Polres Kubu Raya berhasil menyelesaikan 437 dari total 540 laporan kasus tindak pidana yang masuk. Kegiatan rilis pers ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, […]

  • Bareskrim Buka Hotline Tambang Ilegal, DPR Soroti Kerusakan Lingkungan

    Bareskrim Buka Hotline Tambang Ilegal, DPR Soroti Kerusakan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri membuka saluran pengaduan khusus untuk menampung laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan ilegal yang masih marak di Sumatera Barat. Langkah ini ditempuh guna mempercepat penindakan terhadap praktik tambang liar yang dinilai kian masif. Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni mengatakan, pihaknya telah menyiapkan hotline pengaduan yang […]

  • Lindungi Kesejahteraan Petani Sambas, Satono: Harga Gabah Resmi Rp6.500, Jangan Mau Ditawar Tengkulak!

    Lindungi Kesejahteraan Petani Sambas, Satono: Harga Gabah Resmi Rp6.500, Jangan Mau Ditawar Tengkulak!

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Bupati Sambas, Satono, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh petani di Kabupaten Sambas agar lebih berani mempertahankan nilai jual hasil panen mereka. Hal ini disampaikan menyusul penetapan harga gabah oleh Pemerintah Pusat yang dinilai sudah sangat berpihak pada kesejahteraan petani. Dalam agenda Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (7/1/2026), Bupati Satono […]

  • Mulyadi Tawik Inisiasi Kehadiran APIMSA di Kalbar, Jadi Wadah UMKM “Naik Kelas” dan Akses Pendanaan

    Mulyadi Tawik Inisiasi Kehadiran APIMSA di Kalbar, Jadi Wadah UMKM “Naik Kelas” dan Akses Pendanaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Semangat ekonomi kerakyatan di Kalimantan Barat mendapat energi baru dengan resminya pelantikan Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Mikro Menengah Nusantara (PW APIMSA) Kalimantan Barat pada Sabtu (14/2/2026). Kehadiran organisasi ini tidak lepas dari peran penting Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Mulyadi Tawik, yang menjadi inisiator terbentuknya wadah bagi para pelaku usaha kecil di wilayah […]

  • Siswa Lempar Bom Molotov di SMPN 3 Kubu Raya, Psikolog: Akumulasi Masalah Psikososial yang Tak Tertangani

    Siswa Lempar Bom Molotov di SMPN 3 Kubu Raya, Psikolog: Akumulasi Masalah Psikososial yang Tak Tertangani

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Peristiwa pelemparan bom molotov yang dilakukan oleh seorang siswa di SMP Negeri 3 Kubu Raya pada Selasa (3/2/2026) memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan. Insiden ini dinilai bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan menjadi “alarm keras” bagi sistem pendidikan terkait pembinaan karakter dan kesehatan mental peserta didik. Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) […]

expand_less