Jumat, 17 Apr 2026
Trending Tags
Beranda » News » Sungai Kapuas Dangkal Tak Pernah Dikeruk, Sutarmidji: Hujan Sedikit Air Langsung Main di Darat

Sungai Kapuas Dangkal Tak Pernah Dikeruk, Sutarmidji: Hujan Sedikit Air Langsung Main di Darat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday – Fenomena banjir rob yang mengancam Kota Pontianak pada Januari 2026 mendapat perhatian serius dari mantan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. Pria yang akrab disapa Bang Midji ini mengkritik keras pemerintah pusat terkait kondisi Sungai Kapuas yang mengalami pendangkalan parah namun tak kunjung mendapatkan pengerukan.

Menurut Midji, letak geografis Pontianak yang hanya berada 0,1 hingga 1,5 meter di atas permukaan laut membuat kota ini sangat rentan jika pasang laut mencapai ketinggian di atas satu meter.

“Keadaan ini diperparah dengan tak pernah dikeruknya Sungai Kapuas oleh Pemerintah Pusat. Dulu tugas ini oleh Pelindo, lalu ke Kemenhub, dan sekarang tidak tahu PUPR dengan Balai Sungainya? Semakin tidak jelas,” ujar Sutarmidji melalui akun media sosialnya, Sabtu (3/1/2026).

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini memaparkan data bahwa kedalaman muara sungai yang awalnya mencapai 7,5 meter pada surut terendah, kini menyusut hingga kurang dari 5 meter.

“Sekarang tinggal kurang dari 5 meter, jadi kalau hujan air akan ‘main’ di darat karena sungai sudah cetek (dangkal),” tegasnya mengingatkan warga di bantaran sungai untuk ekstra waspada.

Senada dengan kekhawatiran tersebut, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan bahwa berdasarkan prakiraan BMKG, puncak pasang air laut pada Januari 2026 diperkirakan mencapai dua meter. Angka ini lebih tinggi dari rekor Desember lalu yang berada di angka 1,8 meter.

“Kawasan sekitar Sungai Kapuas menjadi perhatian utama. Warga yang bermukim di bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan sejak dini, amankan barang berharga dan peralatan rumah tangga,” imbau Edi.

Selain harta benda, Edi menekankan prioritas keselamatan jiwa, terutama anak-anak. Orang tua diminta ketat mengawasi buah hatinya agar tidak bermain di parit atau area genangan saat rob terjadi. “Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama, jangan sampai lengah,” tambahnya.

Menghadapi potensi kenaikan air yang signifikan, Pemerintah Kota Pontianak telah menyiagakan posko kesiapsiagaan di beberapa titik rawan, seperti kawasan Nipah Kuning, Pontianak Utara, dan Pontianak Timur.

Langkah preventif lain yang telah dilakukan adalah pembersihan saluran drainase secara rutin untuk memastikan aliran air tetap lancar. Meski demikian, Edi mengakui bahwa penanganan banjir rob memerlukan kolaborasi aktif dari masyarakat.

“Pemerintah sudah bersiaga, namun masyarakat juga harus waspada dan mengikuti imbauan. Dengan kesiapan bersama, kita berharap dampak banjir rob dapat diminimalisir,” pungkas Edi Rusdi Kamtono.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Astacita Prabowo, Polres Kubu Raya dan Pemkab Panen 117 Ton Jagung Pipil

    Dukung Astacita Prabowo, Polres Kubu Raya dan Pemkab Panen 117 Ton Jagung Pipil

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Jeckmus
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya dalam mendukung ketahanan pangan nasional menunjukkan hasil nyata. Melalui panen raya jagung di Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya secara resmi menyatakan komitmennya mendukung penuh Program Astacita Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan, Kamis (8/1/2026). Kegiatan […]

  • Kedok Petani Pengedar Sabu “Paket Ekonomis” Terbongkar, Tim Labubu Polres Kubu Raya Amankan Residivis

    Kedok Petani Pengedar Sabu “Paket Ekonomis” Terbongkar, Tim Labubu Polres Kubu Raya Amankan Residivis

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Kedok RJ (43), seorang pria asal Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya terbongkar di tangan kepolisian. Meski sehari-hari mengaku bekerja sebagai petani, RJ ternyata menjalankan bisnis gelap sebagai pengedar narkotika jenis sabu dengan modus “paket ekonomis” seharga Rp50 ribu per klip. Aksi residivis kasus narkoba ini dihentikan oleh Tim Labubu Satresnarkoba Polres […]

  • Siswa Lempar Bom Molotov di SMPN 3 Kubu Raya, Psikolog: Akumulasi Masalah Psikososial yang Tak Tertangani

    Siswa Lempar Bom Molotov di SMPN 3 Kubu Raya, Psikolog: Akumulasi Masalah Psikososial yang Tak Tertangani

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Peristiwa pelemparan bom molotov yang dilakukan oleh seorang siswa di SMP Negeri 3 Kubu Raya pada Selasa (3/2/2026) memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan. Insiden ini dinilai bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan menjadi “alarm keras” bagi sistem pendidikan terkait pembinaan karakter dan kesehatan mental peserta didik. Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) […]

  • Kementan Tindak Tegas Mafia Pupuk, 2.300 Distributor Dicabut Izinnya Sepanjang 2025

    Kementan Tindak Tegas Mafia Pupuk, 2.300 Distributor Dicabut Izinnya Sepanjang 2025

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian. Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat […]

  • Dana Desa Dipangkas Rp50 Miliar, Bupati Sujiwo ke Para Kades: Stop Belanja Seremonial!

    Dana Desa Dipangkas Rp50 Miliar, Bupati Sujiwo ke Para Kades: Stop Belanja Seremonial!

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Pemerintahan tingkat desa di Kabupaten Kubu Raya kini tengah menghadapi ujian berat. Akibat kebijakan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional, alokasi Dana Desa (DD) untuk Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2026 resmi dipangkas hingga hampir Rp50 miliar. Menanggapi tekanan fiskal yang drastis ini, Bupati Kubu Raya Sujiwo memberikan instruksi tegas kepada seluruh […]

  • Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang Aceh Tamiang

    Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang Aceh Tamiang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri turun langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk mengusut dugaan pembalakan liar dan kerusakan lingkungan yang diduga menjadi pemicu terjadinya banjir bandang di wilayah tersebut. Penyelidikan difokuskan pada alur sungai yang membawa gelondongan kayu dalam jumlah besar hingga masuk ke kawasan permukiman warga. Material kayu […]

expand_less