Sopir Pick Up Main HP Tabrak Beruntun 3 Motor di Bundaran Alianyang, 1 Korban Masuk RS Soedarso
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- print Cetak

Sopir Pick Up Main HP Tabrak Beruntun 3 Motor di Bundaran Alianyang, 1 Korban Masuk RS Soedarso. (Foto: Humas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday.Com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit mobil pick up dan tiga sepeda motor menggemparkan pengguna jalan di kawasan Bundaran Mayor Alianyang, Jalan Trans Kalimantan, Selasa (13/1/2026) malam. Insiden berdarah ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian sang sopir pick up yang asyik bermain ponsel saat berkendara.
Kecelakaan yang terjadi pukul 19.05 WIB tersebut menyebabkan kemacetan panjang di urat nadi transportasi lintas kabupaten. Laju mobil pick up bernomor polisi KB 8979 MH yang dikemudikan Melky baru terhenti setelah naik ke atas trotoar taman dan menghantam pohon hingga ringsek.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya IPTU J. Effendhi Kusuma melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, mengungkapkan bahwa Melky melaju dari arah luar kota menuju Pontianak. Saat mendekati bundaran yang padat, konsentrasi pengemudi terpecah karena gawai di tangannya.
“Diduga kuat pengemudi mobil pick up sedang menggunakan handphone saat mengemudi. Akibatnya, ia kehilangan kendali (out of control) dan tidak menyadari ada kendaraan di depannya,” ungkap Aiptu Ade, Rabu (14/1/2026).
Mobil tersebut pertama kali menghantam motor Yamaha (KT 4578 ZD) milik Rahmat Hidayat. Bukannya mengerem, mobil justru terus merangsek dan menabrak motor yang dikendarai Yaumil Ikram (KB 3250 MP) serta motor Viktor Martahi (KB 6278 QC) secara berturut-turut.
Insiden ini mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka. Salah satu korban, Francisco Alfin, yang merupakan penumpang motor KB 3250 MP, dilaporkan menderita luka cukup parah dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. Soedarso Pontianak.
Sementara itu, empat korban lainnya, yakni Rahmat Hidayat, Sari Gembilan, Yaumil Ikram, dan Victor Martahi, dilaporkan mengalami luka ringan dan trauma pasca-kejadian.
Saat ini, Melky beserta barang bukti kendaraan telah diamankan di Mapolres Kubu Raya untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pengendara agar tidak sekali-kali menyentuh ponsel saat berada di balik kemudi.
“Satu detik Anda melihat layar HP, nyawa orang lain taruhannya. Kami imbau masyarakat untuk disiplin berlalu lintas dan menghormati hak pengguna jalan lainnya,” tegas Ade.
Tragedi di Bundaran Alianyang ini menjadi pengingat pahit bahwa penggunaan ponsel saat berkendara adalah ancaman nyata yang bisa mengubah perjalanan menjadi bencana dalam sekejap mata.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar