Jumat, 17 Apr 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Benarkah Terlalu Banyak Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Medis dr. Tirta

Benarkah Terlalu Banyak Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Medis dr. Tirta

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com – Isu mengenai konsumsi tempe dan tahu yang dapat memengaruhi kesuburan pria sering kali menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Banyak yang khawatir bahwa kandungan dalam kedelai dapat menyebabkan pria menjadi mandul atau mengalami perubahan fisik tertentu.

Menanggapi hal tersebut, praktisi kesehatan dr. Tirta memberikan klarifikasi melalui kanal edukasinya. Menurutnya, ada poin penting yang perlu diluruskan antara fakta medis dan kekhawatiran yang berlebihan di masyarakat.

Peningkatan Hormon Estrogen Akibat Kedelai Berlebih

Dr. Tirta menjelaskan bahwa kedelai memang memiliki keterkaitan dengan hormon tertentu jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak wajar. Konsumsi kedelai yang sangat banyak dapat memicu peningkatan hormon estrogen pada tubuh pria.

“Jadi konsumsi kedelai yang berlebihan itu memang akan memicu sebuah hormon yang akan menyebabkan munculnya hormon estrogen pada pria. Betul,” ujar dr. Tirta dalam unggahannya.

Namun, ia menekankan bahwa efek yang muncul sebenarnya bukan secara langsung menyebabkan kemandulan, melainkan kondisi medis yang disebut ginekomastia. Kondisi ini ditandai dengan perubahan fisik pada pria yang menyerupai karakteristik perempuan.

“Gejala utamanya tuh bukan mandul sebenarnya, peningkatan hormon estrogen jadinya kayak ginekomastia. Jadi cowoknya punya payudara, terus suaranya jadi halus gitu ya,” jelas dr. Tirta lebih lanjut.

Berapa Batas Aman Konsumsi Tempe Sehari?

Masyarakat tidak perlu merasa cemas untuk mengonsumsi tempe atau tahu sebagai lauk sehari-hari. Dr. Tirta memaparkan bahwa konsumsi dalam batas normal masih dikategorikan sangat aman dan tidak akan mengubah hormon pria secara drastis.

“Kalau kamu makan tempe, tahu, dalam batas normal kayak cuman delapan, dua belas, ya normal,” ungkapnya.

Efek samping medis biasanya baru menjadi ancaman jika seseorang mengonsumsi kedelai dalam jumlah yang sangat fantastis dan tidak masuk akal untuk porsi makan harian manusia pada umumnya.

“Ibaratnya gini, berlebihannya ya kayak 200 tempe per hari, 100… misalkan 15 kilo kedelai per hari. Nah, itu bisa jadi menimbulkan efek estrogen pada pria,” tegas dr. Tirta.

Kesimpulan: Pentingnya Keseimbangan Nutrisi

Hingga saat ini, ambang batas pasti konsumsi kedelai memang masih terus dipelajari dalam berbagai penelitian. Namun secara garis besar, tempe tetap menjadi sumber protein nabati yang sangat baik selama dikonsumsi secara wajar.

Kunci utama kesehatan adalah menjaga keseimbangan nutrisi harian. Selama konsumsi kedelai tidak mencapai belasan kilogram dalam sehari, manfaat kesehatan dari tempe jauh lebih besar daripada risiko yang selama ini dikhawatirkan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Perdana 2026: 8 Ton Gula Kelapa Kalbar Tembus Pasar Luar Negeri via PLBN Entikong

    Ekspor Perdana 2026: 8 Ton Gula Kelapa Kalbar Tembus Pasar Luar Negeri via PLBN Entikong

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Mengawali tahun 2026 dengan langkah pasti, Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong sukses memfasilitasi ekspor perdana komoditas unggulan daerah. Sebanyak 8 ton gula kelapa dengan nilai ekonomi mencapai Rp83.790.000 resmi dilepas untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri pada minggu pertama Januari ini. Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi […]

  • Rumah Penampungan PMI Ilegal di Desa Kapur Digerebek, Polisi Buru Bos Besar Jaringan Malaysia

    Rumah Penampungan PMI Ilegal di Desa Kapur Digerebek, Polisi Buru Bos Besar Jaringan Malaysia

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil menggagalkan upaya pengiriman 19 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Sebuah rumah di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, yang dijadikan gudang penampungan (safe house) ilegal digerebek petugas pada Sabtu malam (10/1/2026). Operasi senyap ini mengungkap rapinya kerja jaringan Tindak Pidana […]

  • e-BPKB Berlaku Bertahap Sejak 2025, Korlantas: 2027 Kendaraan Baru Wajib Digital

    e-BPKB Berlaku Bertahap Sejak 2025, Korlantas: 2027 Kendaraan Baru Wajib Digital

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Korlantas Polri mulai menerapkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor Elektronik (e-BPKB) sebagai bagian dari digitalisasi layanan kendaraan bermotor. Kebijakan ini ditargetkan berlaku penuh untuk seluruh kendaraan baru pada 2027. Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo mengatakan, penerapan e-BPKB sudah berjalan sejak Maret 2025, dimulai dari kendaraan roda empat atau mobil baru. “Target kami 2027 […]

  • Polda Metro Jaya Tetapkan Ricard Lie sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen

    Polda Metro Jaya Tetapkan Ricard Lie sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memastikan proses hukum terhadap Ricard Lie (RL) terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Perkara dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan kecantikan kini telah resmi memasuki tahap penyidikan. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Reonald Simanjuntak. Ia menyebutkan, […]

  • Tanpa APBD! Sujiwo Resmikan Tugu Benteng Mangrove Senilai Rp4,8 Miliar dari Dana CSR

    Tanpa APBD! Sujiwo Resmikan Tugu Benteng Mangrove Senilai Rp4,8 Miliar dari Dana CSR

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Prokopim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kabupaten Kubu Raya resmi memiliki landmark atau ikon baru di penghujung tahun 2025. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meresmikan Tugu Benteng Mangrove dan Bundaran Gaforaya yang terletak di Jalan Supadio, Kecamatan Sungai Raya, tepat pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025). Menariknya, pembangunan infrastruktur megah senilai Rp4,8 miliar ini sama sekali tidak menggunakan dana Anggaran […]

  • Pemerintah Tambah Dana Riset Perguruan Tinggi, Fokus Pangan dan Energi

    Pemerintah Tambah Dana Riset Perguruan Tinggi, Fokus Pangan dan Energi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menambah alokasi dana riset nasional untuk perguruan tinggi hingga mencapai Rp12 triliun. Anggaran tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau setara 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kampus dan peneliti sebagai motor penggerak […]

expand_less