Rabu, 3 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Benarkah Terlalu Banyak Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Medis dr. Tirta

Benarkah Terlalu Banyak Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Medis dr. Tirta

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com – Isu mengenai konsumsi tempe dan tahu yang dapat memengaruhi kesuburan pria sering kali menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Banyak yang khawatir bahwa kandungan dalam kedelai dapat menyebabkan pria menjadi mandul atau mengalami perubahan fisik tertentu.

Menanggapi hal tersebut, praktisi kesehatan dr. Tirta memberikan klarifikasi melalui kanal edukasinya. Menurutnya, ada poin penting yang perlu diluruskan antara fakta medis dan kekhawatiran yang berlebihan di masyarakat.

Peningkatan Hormon Estrogen Akibat Kedelai Berlebih

Dr. Tirta menjelaskan bahwa kedelai memang memiliki keterkaitan dengan hormon tertentu jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak wajar. Konsumsi kedelai yang sangat banyak dapat memicu peningkatan hormon estrogen pada tubuh pria.

“Jadi konsumsi kedelai yang berlebihan itu memang akan memicu sebuah hormon yang akan menyebabkan munculnya hormon estrogen pada pria. Betul,” ujar dr. Tirta dalam unggahannya.

Namun, ia menekankan bahwa efek yang muncul sebenarnya bukan secara langsung menyebabkan kemandulan, melainkan kondisi medis yang disebut ginekomastia. Kondisi ini ditandai dengan perubahan fisik pada pria yang menyerupai karakteristik perempuan.

“Gejala utamanya tuh bukan mandul sebenarnya, peningkatan hormon estrogen jadinya kayak ginekomastia. Jadi cowoknya punya payudara, terus suaranya jadi halus gitu ya,” jelas dr. Tirta lebih lanjut.

Berapa Batas Aman Konsumsi Tempe Sehari?

Masyarakat tidak perlu merasa cemas untuk mengonsumsi tempe atau tahu sebagai lauk sehari-hari. Dr. Tirta memaparkan bahwa konsumsi dalam batas normal masih dikategorikan sangat aman dan tidak akan mengubah hormon pria secara drastis.

“Kalau kamu makan tempe, tahu, dalam batas normal kayak cuman delapan, dua belas, ya normal,” ungkapnya.

Efek samping medis biasanya baru menjadi ancaman jika seseorang mengonsumsi kedelai dalam jumlah yang sangat fantastis dan tidak masuk akal untuk porsi makan harian manusia pada umumnya.

“Ibaratnya gini, berlebihannya ya kayak 200 tempe per hari, 100… misalkan 15 kilo kedelai per hari. Nah, itu bisa jadi menimbulkan efek estrogen pada pria,” tegas dr. Tirta.

Kesimpulan: Pentingnya Keseimbangan Nutrisi

Hingga saat ini, ambang batas pasti konsumsi kedelai memang masih terus dipelajari dalam berbagai penelitian. Namun secara garis besar, tempe tetap menjadi sumber protein nabati yang sangat baik selama dikonsumsi secara wajar.

Kunci utama kesehatan adalah menjaga keseimbangan nutrisi harian. Selama konsumsi kedelai tidak mencapai belasan kilogram dalam sehari, manfaat kesehatan dari tempe jauh lebih besar daripada risiko yang selama ini dikhawatirkan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan Lahan Tidur, Wagub Krisantus Targetkan Kalimantan Barat Mandiri Pangan di Tahun 2026

    Optimalkan Lahan Tidur, Wagub Krisantus Targetkan Kalimantan Barat Mandiri Pangan di Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) tancap gas memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Mengawali tahun 2026, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, memimpin langsung Gerakan Panen Padi Serentak menuju Swasembada Pangan Indonesia di Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026). Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Pangdam XII Tanjungpura dan Forkopimda ini merupakan […]

  • Waspada! Isi Daya HP Saat Tidur, Seorang Pemuda di Sungai Raya Meninggal dengan Luka Bakar di Dada

    Waspada! Isi Daya HP Saat Tidur, Seorang Pemuda di Sungai Raya Meninggal dengan Luka Bakar di Dada

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Peristiwa tragis menimpa seorang karyawan peternakan ayam petelur di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar istirahatnya yang berlokasi di area Peternakan Ayam Petelur PT Tata Mulia Fortuna, Jalan Madu Sari, Desa Madu Sari, Kecamatan Sungai Raya. Korban yang diketahui bernama Desta Ramandus (18) diduga kuat mengembuskan napas […]

  • Tiba dengan Mobil Hitam, Richard Lee Jalani Pemeriksaan Polisi atas Kasus Kosmetik

    Tiba dengan Mobil Hitam, Richard Lee Jalani Pemeriksaan Polisi atas Kasus Kosmetik

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Dokter sekaligus influencer kecantikan ternama, Richard Lee, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Rabu (7/1/2026). Kehadirannya tersebut untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk kosmetik yang dipasarkan atas namanya. Berdasarkan pantauan di lokasi, Richard Lee tiba di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya […]

  • Berjuang Pulihkan 26 Pasien ODGJ dan Narkoba, Yayasan GEPSAN Harapkan Perhatian Pemerintah

    Berjuang Pulihkan 26 Pasien ODGJ dan Narkoba, Yayasan GEPSAN Harapkan Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Tito Fratno, melaksanakan kegiatan pembinaan sekaligus silaturahmi bersama pengurus Yayasan GEPSAN pada Rabu (28/1/2026). Lembaga yang bergerak di bidang rehabilitasi narkoba dan pemulihan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ini berlokasi di Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin pembinaan […]

  • Banjir Besar Sekadau 2026: 11.583 Jiwa Terdampak, BPBD Desak Penetapan Status Darurat

    Banjir Besar Sekadau 2026: 11.583 Jiwa Terdampak, BPBD Desak Penetapan Status Darurat

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Bencana banjir hebat melanda wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, menyusul curah hujan ekstrem yang mengguyur sejak Rabu malam. Hingga Kamis (8/1/2026) sore, sebanyak 11.583 jiwa dilaporkan terdampak akibat meluapnya Sungai Sekadau yang merendam pemukiman di Kecamatan Nanga Taman dan Nanga Mahap. Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Heri Handoko Susilo, mengungkapkan bahwa hujan […]

  • Ekspor Perdana 2026: 8 Ton Gula Kelapa Kalbar Tembus Pasar Luar Negeri via PLBN Entikong

    Ekspor Perdana 2026: 8 Ton Gula Kelapa Kalbar Tembus Pasar Luar Negeri via PLBN Entikong

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Mengawali tahun 2026 dengan langkah pasti, Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong sukses memfasilitasi ekspor perdana komoditas unggulan daerah. Sebanyak 8 ton gula kelapa dengan nilai ekonomi mencapai Rp83.790.000 resmi dilepas untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri pada minggu pertama Januari ini. Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi […]

expand_less