Jumat, 17 Apr 2026
Trending Tags
Beranda » News » Ketersediaan Lahan Makam Menipis, Wali Kota Pontianak: Tak Masalah Jika Harus Makamkan di Luar Kota

Ketersediaan Lahan Makam Menipis, Wali Kota Pontianak: Tak Masalah Jika Harus Makamkan di Luar Kota

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com – Kota Pontianak mulai menghadapi tantangan serius terkait keterbatasan lahan pemakaman. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan tingginya kebutuhan, lahan-lahan makam berstatus wakaf yang ada saat ini kian penuh sesak. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai mengambil langkah cepat untuk mengamankan cadangan lahan baru.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memproses pembebasan lahan di beberapa titik strategis sepanjang tahun 2025. Salah satu fokus utama adalah di Kecamatan Pontianak Utara dan penyediaan lahan seluas dua hektare di Kecamatan Pontianak Barat.

“Di Pontianak Barat kita punya lahan sekitar dua hektare yang akan difungsikan sebagai area makam. Yang masih menjadi tantangan saat ini adalah pencarian lahan di wilayah Pontianak Tenggara, Selatan, dan Timur,” ujar Edi Rusdi Kamtono, Selasa (13/1/2026).

Edi menjelaskan, pengadaan lahan makam tidak semudah membebaskan lahan untuk proyek infrastruktur biasa. Selain harus memenuhi syarat teknis, lokasi pemakaman wajib mendapatkan restu dari warga sekitar agar tidak menimbulkan gejolak sosial.

Di sisi lain, Pemkot Pontianak merancang pemakaman masa depan dengan konsep yang lebih asri. Makam tidak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir, tetapi juga berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kawasan konservasi jalur hijau kota.

“Saya berharap di tengah keterbatasan lahan, kita bisa memanfaatkan kawasan konservasi atau jalur hijau untuk menambah luasan pemakaman tanpa menghilangkan fungsi ekologisnya,” jelas Edi.

Mengingat luas wilayah administratif Pontianak yang terbatas, Edi Rusdi Kamtono melontarkan gagasan agar masyarakat tidak terpaku pada lokasi pemakaman di dalam kota. Menurutnya, pemanfaatan lahan di kabupaten tetangga bisa menjadi solusi jangka panjang yang rasional.

“Pemakaman tidak harus selalu di dalam wilayah Kota Pontianak. Jika lokasinya berada di luar kota, seperti di Kabupaten Kubu Raya atau Mempawah, itu tidak menjadi persoalan. Yang terpenting status lahannya jelas dan tidak mengganggu aktivitas lain,” tegasnya.

Di tengah krisis lahan ini, partisipasi masyarakat melalui hibah atau wakaf tanah pribadi sangat membantu beban pemerintah. Edi menyebutkan saat ini sudah ada warga di Pontianak Selatan yang mewakafkan tanahnya, dan sedang dalam proses penyelesaian administrasi.

Pemkot Pontianak berkomitmen untuk terus mempermudah proses legalitas lahan makam yang diwakafkan warga agar dapat segera difungsikan secara resmi. Hal ini diharapkan dapat memperpanjang “nafas” ketersediaan lahan pemakaman di Kota Khatulistiwa hingga beberapa tahun ke depan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bengkayang Pecahkan Rekor MURI Panen Jagung, Gubernur Kalbar Siapkan Pakan untuk Investasi Rp1,7 Triliun

    Bengkayang Pecahkan Rekor MURI Panen Jagung, Gubernur Kalbar Siapkan Pakan untuk Investasi Rp1,7 Triliun

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Provinsi Kalimantan Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor pertanian nasional. Dalam agenda Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV 2025, Kabupaten Bengkayang resmi memecahkan Rekor MURI untuk kategori pemanenan dan pemipilan jagung serentak dengan jumlah peserta terbanyak, Kamis (8/1/2026). Gubernur Kalbar Ria Norsan didampingi Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto mengikuti prosesi panen […]

  • Kunjungan Wisman Capai 13,98 Juta, Kinerja Pariwisata Indonesia Menguat pada 2025

    Kunjungan Wisman Capai 13,98 Juta, Kinerja Pariwisata Indonesia Menguat pada 2025

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Kementerian Pariwisata mencatat kinerja positif sektor pariwisata nasional sepanjang 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) serta tingginya pergerakan wisatawan nusantara (wisnus), yang dinilai menjadi sinyal penguatan pariwisata berkelanjutan. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan capaian tersebut dalam laporan kinerja bulanan Kementerian Pariwisata. […]

  • Balik ke Rumah Ambil Ponsel, Warga Sungai Raya Dalam Terkejut Lihat Lantai Dua Sudah Membara

    Balik ke Rumah Ambil Ponsel, Warga Sungai Raya Dalam Terkejut Lihat Lantai Dua Sudah Membara

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Insiden kebakaran menghanguskan satu unit rumah permanen di Komplek Bhayangkara Permai, Desa Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada Senin (26/1/2026) sore. Api yang muncul sekitar pukul 15.30 WIB tersebut dengan cepat melahap bangunan yang berlokasi di Blok B No. B15. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini meskipun […]

  • Perkuat Sinergi dan Kolaborasi UMKM Daerah: Audiensi PW APIMSA Kalbar dengan Dinas Koperasi UKM Kalbar

    Perkuat Sinergi dan Kolaborasi UMKM Daerah: Audiensi PW APIMSA Kalbar dengan Dinas Koperasi UKM Kalbar

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KuburayaToday.com– Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (PW APIMSA) Provinsi Kalimantan Barat melakukan audiensi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Kalimantan Barat pada Kamis, 16 April 2026 di Kantor PLUT. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan keberadaan APIMSA Kalbar sekaligus membangun sinergi, kolaborasi, dan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. […]

  • Tamu Luar Pulau yang Meresahkan: Pesta Sabu di Sungai Raya, Dua Pemuda asal NTB Diciduk

    Tamu Luar Pulau yang Meresahkan: Pesta Sabu di Sungai Raya, Dua Pemuda asal NTB Diciduk

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Kedatangan dua pemuda asal Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ke Kalimantan Barat justru membawa keresahan bagi warga Kecamatan Sungai Raya. Alih-alih melakukan aktivitas positif, pemuda berinisial FN (24) dan SN (24) ini malah nekat menjadikan sebuah rumah di wilayah tersebut sebagai arena pesta narkotika jenis sabu. Aksi “tamu” yang tidak tahu diri […]

  • Ilmuwan Ungkap Bumi Ternyata Pernah Berdurasi Cuma 19 Jam per Hari, Apa Dampaknya?

    Ilmuwan Ungkap Bumi Ternyata Pernah Berdurasi Cuma 19 Jam per Hari, Apa Dampaknya?

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Selama ini, manusia mengenal satu hari di Bumi berlangsung selama 24 jam. Namun, penelitian ilmiah terbaru mengungkap fakta mengejutkan: Bumi pernah memiliki durasi hari hanya sekitar 19 jam, dan kondisi ini bertahan sangat lama, yakni hingga satu miliar tahun. Temuan tersebut berasal dari studi yang dipimpin Ross Mitchell, geofisikawan dari Institute of Geology […]

expand_less