Rabu, 3 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Ketersediaan Lahan Makam Menipis, Wali Kota Pontianak: Tak Masalah Jika Harus Makamkan di Luar Kota

Ketersediaan Lahan Makam Menipis, Wali Kota Pontianak: Tak Masalah Jika Harus Makamkan di Luar Kota

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com – Kota Pontianak mulai menghadapi tantangan serius terkait keterbatasan lahan pemakaman. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan tingginya kebutuhan, lahan-lahan makam berstatus wakaf yang ada saat ini kian penuh sesak. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai mengambil langkah cepat untuk mengamankan cadangan lahan baru.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memproses pembebasan lahan di beberapa titik strategis sepanjang tahun 2025. Salah satu fokus utama adalah di Kecamatan Pontianak Utara dan penyediaan lahan seluas dua hektare di Kecamatan Pontianak Barat.

“Di Pontianak Barat kita punya lahan sekitar dua hektare yang akan difungsikan sebagai area makam. Yang masih menjadi tantangan saat ini adalah pencarian lahan di wilayah Pontianak Tenggara, Selatan, dan Timur,” ujar Edi Rusdi Kamtono, Selasa (13/1/2026).

Edi menjelaskan, pengadaan lahan makam tidak semudah membebaskan lahan untuk proyek infrastruktur biasa. Selain harus memenuhi syarat teknis, lokasi pemakaman wajib mendapatkan restu dari warga sekitar agar tidak menimbulkan gejolak sosial.

Di sisi lain, Pemkot Pontianak merancang pemakaman masa depan dengan konsep yang lebih asri. Makam tidak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir, tetapi juga berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kawasan konservasi jalur hijau kota.

“Saya berharap di tengah keterbatasan lahan, kita bisa memanfaatkan kawasan konservasi atau jalur hijau untuk menambah luasan pemakaman tanpa menghilangkan fungsi ekologisnya,” jelas Edi.

Mengingat luas wilayah administratif Pontianak yang terbatas, Edi Rusdi Kamtono melontarkan gagasan agar masyarakat tidak terpaku pada lokasi pemakaman di dalam kota. Menurutnya, pemanfaatan lahan di kabupaten tetangga bisa menjadi solusi jangka panjang yang rasional.

“Pemakaman tidak harus selalu di dalam wilayah Kota Pontianak. Jika lokasinya berada di luar kota, seperti di Kabupaten Kubu Raya atau Mempawah, itu tidak menjadi persoalan. Yang terpenting status lahannya jelas dan tidak mengganggu aktivitas lain,” tegasnya.

Di tengah krisis lahan ini, partisipasi masyarakat melalui hibah atau wakaf tanah pribadi sangat membantu beban pemerintah. Edi menyebutkan saat ini sudah ada warga di Pontianak Selatan yang mewakafkan tanahnya, dan sedang dalam proses penyelesaian administrasi.

Pemkot Pontianak berkomitmen untuk terus mempermudah proses legalitas lahan makam yang diwakafkan warga agar dapat segera difungsikan secara resmi. Hal ini diharapkan dapat memperpanjang “nafas” ketersediaan lahan pemakaman di Kota Khatulistiwa hingga beberapa tahun ke depan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.105 Personel DVI Polri Dikerahkan Identifikasi Korban Bencana di Sumatra

    1.105 Personel DVI Polri Dikerahkan Identifikasi Korban Bencana di Sumatra

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan kekuatan besar dalam misi kemanusiaan pascabencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 1.105 personel yang terdiri dari Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan tenaga kesehatan diterjunkan untuk mempercepat identifikasi korban meninggal dunia sekaligus memberikan pelayanan medis bagi warga terdampak. Astamaops Kapolri Komjen Pol […]

  • Atasi Krisis Dokter Anestesi di Perbatasan, Sekda Harisson Desak PPDS FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

    Atasi Krisis Dokter Anestesi di Perbatasan, Sekda Harisson Desak PPDS FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan). Langkah strategis ini diambil guna memutus rantai kekurangan dokter spesialis yang telah lama menghambat layanan kesehatan di wilayah pelosok dan perbatasan. Dalam evaluasi lapangan yang digelar di Aula […]

  • Pamit ke Mabes TNI, Mayjen Jamallulael Terima Apresiasi Khusus dari Gubernur Ria Norsan

    Pamit ke Mabes TNI, Mayjen Jamallulael Terima Apresiasi Khusus dari Gubernur Ria Norsan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Suasana penuh kehangatan menyelimuti ruang kerja Gubernur Kalimantan Barat saat Gubernur Ria Norsan menerima kunjungan perpisahan Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, Senin (12/1/2026). Pertemuan ini menandai berakhirnya masa pengabdian jenderal bintang dua tersebut di Bumi Khatulistiwa sebelum bergeser ke Markas Besar TNI (Mabes TNI). Gubernur Ria Norsan secara khusus memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas […]

  • Wajah Baru Baznas Kalbar 2025-2030: Gubernur Ria Norsan Dorong Inovasi dan Belajar dari Kuching

    Wajah Baru Baznas Kalbar 2025-2030: Gubernur Ria Norsan Dorong Inovasi dan Belajar dari Kuching

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Barat periode 2025-2030 di Balai Petitih, Kantor Gubernur, Jumat (9/1/2026). Pelantikan ini menandai babak baru pengelolaan zakat di Bumi Khatulistiwa yang diharapkan lebih energik dan visioner. Berdasarkan Surat Gubernur Kalbar Nomor: 400.80.1/2/RO-KESRA, lima nama yang kini resmi […]

  • Menkes Ajak Putra Daerah Kubu Raya Jadi Dokter Spesialis Tanpa Biaya Kuliah Lewat Program Hospital Based

    Menkes Ajak Putra Daerah Kubu Raya Jadi Dokter Spesialis Tanpa Biaya Kuliah Lewat Program Hospital Based

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menekankan pentingnya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan melalui rekrutmen putra-putri daerah. Hal ini menjadi strategi utama agar tenaga medis, khususnya dokter spesialis, memiliki kemauan kuat untuk mengabdi dan menetap di daerah asalnya. Pernyataan tersebut disampaikan Menkes saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Tuan Besar Syarif […]

  • Rumah Penampungan PMI Ilegal di Desa Kapur Digerebek, Polisi Buru Bos Besar Jaringan Malaysia

    Rumah Penampungan PMI Ilegal di Desa Kapur Digerebek, Polisi Buru Bos Besar Jaringan Malaysia

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil menggagalkan upaya pengiriman 19 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Sebuah rumah di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, yang dijadikan gudang penampungan (safe house) ilegal digerebek petugas pada Sabtu malam (10/1/2026). Operasi senyap ini mengungkap rapinya kerja jaringan Tindak Pidana […]

expand_less