Jumat, 17 Apr 2026
Trending Tags
Beranda » Ola' Ola' Kubu » Dana Desa Dipangkas Rp50 Miliar, Bupati Sujiwo ke Para Kades: Stop Belanja Seremonial!

Dana Desa Dipangkas Rp50 Miliar, Bupati Sujiwo ke Para Kades: Stop Belanja Seremonial!

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com – Pemerintahan tingkat desa di Kabupaten Kubu Raya kini tengah menghadapi ujian berat. Akibat kebijakan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional, alokasi Dana Desa (DD) untuk Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2026 resmi dipangkas hingga hampir Rp50 miliar.

Menanggapi tekanan fiskal yang drastis ini, Bupati Kubu Raya Sujiwo memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala desa saat menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Sungai Kakap, Kamis (15/1/2026). Ia meminta para kades untuk melakukan efisiensi total.

“Memang berat, teramat berat. Pemangkasan Dana Desa hampir Rp50 miliar ini berdampak langsung ke desa-desa. Oleh karena itu, saya minta seluruh kepala desa untuk kencangkan ikat pinggang,” ujar Sujiwo dengan nada serius.

Secara keseluruhan, Kabupaten Kubu Raya mengalami pemotongan TKD mencapai Rp397 miliar, angka yang disebut Sujiwo sebagai yang tertinggi di Kalimantan Barat. Meski dihimpit keterbatasan anggaran, Bupati menekankan bahwa kualitas pelayanan publik di tingkat desa tidak boleh merosot sedikit pun.

“Tidak boleh pelayanan publik terganggu. Jangan sampai masyarakat yang menanggung dampak dari pemangkasan anggaran ini. Pelayanan di desa harus tetap berjalan prima,” tegasnya.

Bupati Sujiwo meminta para kades melakukan inventarisasi ulang terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Ia menginstruksikan agar program-program yang bersifat rutinitas, operasional berlebihan, maupun kegiatan seremonial segera ditiadakan atau ditunda.

“Diinventarisir kembali. Setiap rupiah itu harus menukik dan mendarat langsung untuk kepentingan publik. Belanja-belanja yang tidak terlalu penting mohon untuk ditiadakan sementara. Fokuskan ke kebutuhan mendesak masyarakat,” kata Sujiwo.

Meskipun menghadapi tantangan finansial yang masif, Sujiwo berharap momentum Hari Desa Nasional menjadi penguat semangat bagi para aparatur desa. Menurutnya, keterbatasan anggaran justru harus memicu kreativitas desa dalam mencari alternatif pembangunan.

“Himpitan anggaran ini menuntut desa tetap kreatif dan adaptif. Desa adalah fondasi pembangunan. Kita harus pastikan pembangunan dari pinggiran tetap berjalan tanpa kehilangan arah, meski dengan dana yang terbatas,” pungkasnya.

Dengan instruksi ini, para kepala desa di Kubu Raya kini diharapkan mampu melakukan manajemen risiko fiskal agar program-program prioritas seperti ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan tetap terjaga di tengah badai pemangkasan dana dari pemerintah pusat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sujiwo Negass! Tuntaskan Jalan Kuala Dua-Sungai Asam: Penantian Panjang Belasan Desa

    Sujiwo Negass! Tuntaskan Jalan Kuala Dua-Sungai Asam: Penantian Panjang Belasan Desa

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menghadiri acara tasyakuran atas selesainya sebagian pengerjaan perbaikan jalan poros ekonomi yang menghubungkan Desa Kuala Dua, Desa Mekar Sari, hingga Desa Sungai Asam di Kecamatan Sungai Raya, Sabtu (17/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo mematok target ambisius agar seluruh pengerjaan jalan tersebut tuntas sebelum Hari Raya Idulfitri mendatang. Sujiwo mengungkapkan […]

  • Kenapa Kamu Cepat Lelah Saat Sosialisasi Mengenal 4 Tipe Introvert

    Kenapa Kamu Cepat Lelah Saat Sosialisasi Mengenal 4 Tipe Introvert

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Banyak orang mengira introvert adalah sosok yang pendiam atau benci keramaian. Padahal, dalam dunia psikologi, introvert memiliki spektrum yang luas. Peneliti kepribadian Jonathan Cheek membagi introvert ke dalam empat kategori utama yang dikenal dengan akronim STAR. Melalui kanal YouTube Mindful Naya, dijelaskan bahwa memahami tipe-tipe ini membantu kita menjawab pertanyaan besar: Kenapa kita mudah lelah, […]

  • Persaingan Industri Game Global 2026 Makin Panas, Apa Saja Kejutannya?

    Persaingan Industri Game Global 2026 Makin Panas, Apa Saja Kejutannya?

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Industri video game global bersiap menghadapi tahun paling bergolak dalam satu dekade terakhir. Jika 2025 sudah diwarnai kejutan—mulai dari studio indie Prancis yang menyabet Game of the Year hingga runtuhnya dominasi Call of Duty—maka 2026 diprediksi jauh lebih liar, panas, dan penuh drama. Mulai dari nasib Grand Theft Auto 6, potensi kenaikan harga […]

  • BSU 2026 Cair atau Tidak? Ini Update Terbaru yang Wajib Diketahui Pekerja

    BSU 2026 Cair atau Tidak? Ini Update Terbaru yang Wajib Diketahui Pekerja

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Pencarian soal “BSU 2026 cair atau tidak” melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir. Banyak pekerja berharap Bantuan Subsidi Upah (BSU) kembali digulirkan untuk menjaga daya beli di tengah tekanan ekonomi. Namun, apakah BSU benar-benar akan cair tahun ini? Berikut fakta terbaru BSU 2026 berdasarkan informasi resmi dan pola kebijakan pemerintah sebelumnya. Update Terbaru […]

  • Lindungi Kesejahteraan Petani Sambas, Satono: Harga Gabah Resmi Rp6.500, Jangan Mau Ditawar Tengkulak!

    Lindungi Kesejahteraan Petani Sambas, Satono: Harga Gabah Resmi Rp6.500, Jangan Mau Ditawar Tengkulak!

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Bupati Sambas, Satono, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh petani di Kabupaten Sambas agar lebih berani mempertahankan nilai jual hasil panen mereka. Hal ini disampaikan menyusul penetapan harga gabah oleh Pemerintah Pusat yang dinilai sudah sangat berpihak pada kesejahteraan petani. Dalam agenda Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (7/1/2026), Bupati Satono […]

  • Wakapolri: Korban TPPO yang Melanggar Hukum karena Paksaan Tidak Boleh Dipidana

    Wakapolri: Korban TPPO yang Melanggar Hukum karena Paksaan Tidak Boleh Dipidana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melakukan pelanggaran hukum akibat paksaan dari pelaku tidak seharusnya dipidana. Menurut Dedi, penanganan TPPO harus berlandaskan prinsip non penalization yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan hukum. “Dalam regulasi yang baru, korban menjadi subjek yang dilindungi. […]

expand_less