Selasa, 28 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Ola' Ola' Kubu » Pengecer Gas Sungai Rengas ‘Curhat’ ke Jiwo: Kalau Kami Diberantas, Warga Bakal Melalar!

Pengecer Gas Sungai Rengas ‘Curhat’ ke Jiwo: Kalau Kami Diberantas, Warga Bakal Melalar!

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com — Kebijakan tegas Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang melarang pangkalan menjual gas elpiji tiga kilogram kepada pengecer dan toko-toko mulai memicu reaksi dari para pelaku usaha kecil di lapangan. Seorang pengecer gas di kawasan Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, melayangkan curahan hati (curhat) terbuka melalui media sosial terkait dampak dari kebijakan tersebut.

Melalui unggahan akun Facebook Mia Aulia pada Kamis (22/1/2026), pengecer tersebut menyatakan bahwa keberadaan pengecer sangat membantu warga yang lokasi rumahnya jauh dari pangkalan resmi. Ia mengkhawatirkan jika pengecer diberantas, masyarakat justru akan semakin kesulitan mendapatkan pasokan gas melon.

“Saya selaku pengecer tak ada menentang ide atau saran Bapak, tuh tak dak boleh dikasih pengecer lagi. Tapi asalkan Bapak tahu Pak, kalau sempat pengecer ni tak ada Pak, warga lebih susah lagi Pak, kerana ndak semua warga dekat rumah pangkalan,” tulisnya dalam postingan yang ditujukan kepada Bupati Sujiwo.

Pengecer tersebut juga menyoroti keterbatasan stok di pangkalan yang seringkali tidak sebanding dengan jumlah warga di sekitar lokasi. Ia mengklaim bahwa di wilayah Sungai Rengas, ketersediaan gas di tempatnya jauh lebih konsisten dibandingkan pangkalan resmi.

Terkait masalah harga, ia mengakui menjual gas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni sebesar Rp25.000 per tabung. Namun, ia berdalih harga tersebut adalah harga pasaran karena ia juga harus mengeluarkan biaya transportasi atau jasa antar dari pangkalan ke tempat usahanya.

“Saya ngaku saya jual harga 25 (25 ribu per tabung). Tapi itu harga pasaran karena saya pun ngambil juga (ke pangkalan) dan kadang saya diantarkan juga. Cuman warga nih tak pernah komplain Pak, harga 25. Malahan kalau saya tak jualan gas ngecer nih Pak, saya pastikan warga Sungai Rengas nih melalar (kesulitan mencari gas),” tambahnya.

Unggahan tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Bukannya fokus pada pembelaan pengecer, kolom komentar justru dibanjiri oleh keluhan masyarakat terhadap perilaku oknum pemilik pangkalan yang dinilai sering bermain mata dengan oknum pengecer besar.

Netizen bernama Sam Aje mengomentari bahwa masalah utama terletak pada pangkalan yang tidak mengutamakan warga sekitar. “Banyak pangkalan yang tak mengutamakan warga yang beli, tetangga sorang (sendiri) saja kadang ta kebagian. Kenak pengecer, bise pula beli sampe 10 butik, kita ni 1 butik pon kadang tak dapat,” tulisnya dalam kolom komentar.

Senada dengan hal itu, akun Ramadhan Kantak PG turut menceritakan pengalaman pahitnya saat membeli gas di pangkalan dekat rumahnya. Ia mengaku sering ditolak dengan alasan stok kosong, namun di saat yang sama pangkalan tersebut justru melayani pembelian dalam jumlah banyak oleh pengecer.

“Depan gang saye ada pangkalan juga. Dekat, saya hanya beli 1 dibilang gak ada. Sekali pengecer datang bawak 10 tabung ada,” tulisnya dengan nada geram.

Fenomena ini menunjukkan adanya tantangan besar dalam distribusi gas subsidi di Kabupaten Kubu Raya. Di satu sisi, pengecer kecil merasa dibutuhkan oleh warga pelosok, namun di sisi lain masyarakat menduga adanya praktik “main belakang” antara pangkalan dan pengecer yang menyebabkan stok gas di jalur resmi seringkali raib.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif
  • Sumber: Facebook

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Krisantus Gaet Investor Tiongkok ke Kalbar, Sandiaga Uno Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%

    Wagub Krisantus Gaet Investor Tiongkok ke Kalbar, Sandiaga Uno Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, bergerak cepat menjemput bola investasi mancanegara. Dalam forum strategis “Your Gateway to Investing in Indonesia” yang digelar di vOffice Indonesia HQ, Centennial Tower, Jakarta, Selasa (13/1/2026), Krisantus memaparkan keunggulan Kalbar di hadapan para investor besar asal Tiongkok. Pertemuan lintas negara ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi […]

  • LPSC 2026 Season 13: 80 Kontingen Se-Kalbar Siap Adu Tangkas Baris-Berbaris di Kubu Raya

    LPSC 2026 Season 13: 80 Kontingen Se-Kalbar Siap Adu Tangkas Baris-Berbaris di Kubu Raya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Jeckmus
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Geliat disiplin dan kreativitas pelajar di Kalimantan Barat kembali diuji. Ajang bergengsi baris-berbaris, Lead of Spansa Sera Competition (LPSC) Season 13 Tahun 2026, resmi bersiap untuk digelar pada 13–15 Februari 2026 mendatang. Kompetisi tahunan ini akan mempertemukan sekitar 80 kontingen dari berbagai kategori usia, mulai dari U-12 (SD/MI), U-15 (SMP/MTs), hingga U-19 (SMA/SMK/MA) […]

  • Menkes Ajak Putra Daerah Kubu Raya Jadi Dokter Spesialis Tanpa Biaya Kuliah Lewat Program Hospital Based

    Menkes Ajak Putra Daerah Kubu Raya Jadi Dokter Spesialis Tanpa Biaya Kuliah Lewat Program Hospital Based

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menekankan pentingnya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan melalui rekrutmen putra-putri daerah. Hal ini menjadi strategi utama agar tenaga medis, khususnya dokter spesialis, memiliki kemauan kuat untuk mengabdi dan menetap di daerah asalnya. Pernyataan tersebut disampaikan Menkes saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Tuan Besar Syarif […]

  • e-BPKB Berlaku Bertahap Sejak 2025, Korlantas: 2027 Kendaraan Baru Wajib Digital

    e-BPKB Berlaku Bertahap Sejak 2025, Korlantas: 2027 Kendaraan Baru Wajib Digital

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Korlantas Polri mulai menerapkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor Elektronik (e-BPKB) sebagai bagian dari digitalisasi layanan kendaraan bermotor. Kebijakan ini ditargetkan berlaku penuh untuk seluruh kendaraan baru pada 2027. Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo mengatakan, penerapan e-BPKB sudah berjalan sejak Maret 2025, dimulai dari kendaraan roda empat atau mobil baru. “Target kami 2027 […]

  • Komnas HAM Gelar Kemah Generasi HAM Bangun Pemuda Peduli Hak Asasi

    Komnas HAM Gelar Kemah Generasi HAM Bangun Pemuda Peduli Hak Asasi

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Kuburayatoday.com — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas pendidikan hak asasi manusia di kalangan generasi muda melalui pelaksanaan Kemah Generasi HAM 2026 bertema Be Young Be Human Being yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Aston Pontianak Hotel & Convention Center. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran, refleksi, sekaligus penguatan […]

  • Ramalan Primbon 2026: 5 Weton ‘Penunggang Kuda Api’ yang Diprediksi Jadi Jutawan Baru!

    Ramalan Primbon 2026: 5 Weton ‘Penunggang Kuda Api’ yang Diprediksi Jadi Jutawan Baru!

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KuburayaToday.com- Menurut kanal YouTube ymc Official, tahun 2026 dalam hitungan pini sepuh disebut sebagai Tahun Jaran Geni atau Kuda Api. Ini adalah masa di mana api semangat dan keberanian bangkit. Api ini bisa membakar bagi yang angkuh, namun akan menerangi jalan bagi mereka yang mampu menjaga keseimbangan antara ambisi dan beningnya hati. Dalam ramalan kuno, […]

expand_less