Optimalkan Anggaran 2026, Kakan Kemenag Kubu Raya Minta Program Bimas Islam dan Buddha Lebih Presisi
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- print Cetak

Kepala Kemenag Kubu Raya Ekhsan pimpin evaluasi anggaran Bimas Islam dan Penyelenggara Buddha. Tekankan mapping program yang tepat sasaran untuk tahun 2026. (Foto: Hms.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday.Com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Ekhsan, memimpin rapat strategis guna mengevaluasi capaian realisasi anggaran tahun 2025 sekaligus melakukan review terhadap Rencana Kerja Anggaran (RKA) tahun 2026. Rapat yang dihadiri oleh satuan kerja (Satker) Bimas Islam dan Penyelenggara Buddha ini berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor pada Kamis (5/2/2026).
Didampingi Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM), Alfa Gatriono Kencana, Ekhsan membedah satu per satu capaian dan rencana program kerja agar selaras dengan prioritas kementerian dan kebutuhan masyarakat.
Kasi Bimas Islam, Abu Bakar, dalam paparannya menyampaikan detail realisasi anggaran tahun sebelumnya serta memetakan rencana program jangka pendek. Fokus utama Bimas Islam dalam waktu dekat adalah pelaksanaan program yang diagendakan sebelum dan sesudah bulan Ramadan agar berjalan efektif.
Menanggapi paparan tersebut, Ekhsan memberikan catatan penting mengenai pentingnya pemetaan program. Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang untuk melahirkan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.
“Program harus di-mapping dengan baik agar pelaksanaannya optimal. Dengan perencanaan yang tepat, target tetap bisa dicapai meski anggaran tidak lebih besar dari yang lain,” ujar Ekhsan memberikan arahan pada Kamis (5/2/2026).
Apresiasi khusus diberikan Ekhsan kepada Satker Penyelenggara Buddha yang diwakili oleh Suyadi. Hal ini dikarenakan serapan anggaran pada Satker tersebut berhasil mencapai angka sempurna, yakni 100 persen pada tahun 2025. Ekhsan berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan menjadi motivasi bagi unit kerja lainnya.
Lebih lanjut, Ekhsan meminta agar koordinasi antar-pimpinan dan Satker diperkuat, terutama dalam program-program yang melibatkan instansi luar seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Dinas Kesehatan.
“Selain untuk penguatan koordinasi, keterlibatan ini juga menjadi sarana silaturahim, terutama pada kegiatan yang bekerja sama dengan lintas sektoral,” pungkasnya.
Rapat evaluasi ini diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas dan sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan. Dengan pengawasan ketat sejak awal tahun, Kemenag Kubu Raya optimis kualitas pelayanan keagamaan dan pendidikan di tahun 2026 akan semakin meningkat dan tepat sasaran.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar