Selasa, 28 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Periode Penuh Volatilitas Harga Emas dan Perak Bagi Investor Jelang 2026

Periode Penuh Volatilitas Harga Emas dan Perak Bagi Investor Jelang 2026

  • account_circle Kubu Raya Today
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.com – Pasar emas dan perak menutup tahun dengan pergerakan harga yang ekstrem. Setelah mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 1979, kedua logam mulia tersebut justru mengalami koreksi tajam menjelang pergantian tahun, menandai periode penuh volatilitas bagi para investor.

Sepanjang tahun, harga emas melonjak lebih dari 60 persen, bahkan sempat mencetak rekor tertinggi di atas US$4.549 per troy ounce atau setara Rp75,96 juta. Namun, setelah libur Natal, harga emas mulai terkoreksi dan diperdagangkan di kisaran US$4.330 atau sekitar Rp72,31 juta per ounce pada malam Tahun Baru.

Pergerakan serupa terjadi pada harga perak. Logam putih ini sebelumnya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level US$83,62 per ounce atau sekitar Rp1,39 juta. Menjelang akhir tahun, harga perak turun dan bergerak di area US$71 per ounce, setara Rp1,18 juta.

Analis menilai reli kuat logam mulia sepanjang tahun didorong oleh kombinasi faktor ekonomi dan geopolitik global. Ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) menjadi salah satu pendorong utama, disertai meningkatnya permintaan aset lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian dunia.

“Emas dan perak mengalami kenaikan signifikan karena interaksi berbagai faktor ekonomi, investasi, dan geopolitik,” ujar analis pasar dari XS.com. Selain kebijakan suku bunga, pembelian emas dalam jumlah besar oleh bank sentral global turut menopang harga sepanjang tahun.

Kepala riset pasar AJ Bell, Dan Coatsworth, menyebut lonjakan harga juga dipicu oleh kekhawatiran inflasi, volatilitas pasar saham, serta tingginya utang pemerintah di Amerika Serikat dan Inggris. Kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump, serta kecemasan akan potensi gelembung kecerdasan buatan (AI), ikut mendorong minat investor beralih ke emas dan perak.

Meski sentimen positif masih terasa memasuki 2026, para analis mengingatkan potensi koreksi lanjutan. “Aset yang sudah mencatat keuntungan besar biasanya menjadi yang pertama dilepas saat pasar bergejolak. Emas memenuhi dua kriteria itu: kinerjanya sangat kuat dan likuid,” kata Coatsworth.

Di sisi lain, perak mendapatkan dorongan tambahan dari faktor pasokan dan permintaan industri. China, produsen perak terbesar kedua di dunia, mengumumkan pembatasan ekspor perak serta logam strategis lain seperti tungsten dan antimon demi perlindungan sumber daya dan lingkungan.

Kebijakan tersebut bahkan menarik perhatian CEO Tesla Elon Musk, yang menyebut pembatasan ekspor perak sebagai kabar buruk bagi industri teknologi, mengingat logam tersebut berperan penting dalam berbagai proses manufaktur modern.

Selain itu, aliran dana besar ke instrumen investasi seperti exchange-traded funds (ETF) turut memperkuat harga emas dan perak sepanjang tahun. ETF memungkinkan investor berinvestasi pada logam mulia tanpa harus menyimpan aset fisik.

Memasuki 2026, analis memperkirakan harga emas masih berpotensi naik, meski dengan laju yang lebih moderat. Sementara itu, perak dinilai masih memiliki ruang kenaikan, namun reli lanjutan berisiko diikuti koreksi tajam.

Dengan ketidakpastian global dan tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya mereda, emas dan perak diperkirakan tetap menjadi primadona investor di tahun mendatang—meski perjalanannya diprediksi tetap berliku. (*/)

  • Penulis: Kubu Raya Today

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketersediaan Lahan Makam Menipis, Wali Kota Pontianak: Tak Masalah Jika Harus Makamkan di Luar Kota

    Ketersediaan Lahan Makam Menipis, Wali Kota Pontianak: Tak Masalah Jika Harus Makamkan di Luar Kota

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Kota Pontianak mulai menghadapi tantangan serius terkait keterbatasan lahan pemakaman. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan tingginya kebutuhan, lahan-lahan makam berstatus wakaf yang ada saat ini kian penuh sesak. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai mengambil langkah cepat untuk mengamankan cadangan lahan baru. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa pihaknya […]

  • Gakkum Lintas Sungai Pawan: 600 Batang Kayu Ilegal Disergap Saat Merapat ke Industri

    Gakkum Lintas Sungai Pawan: 600 Batang Kayu Ilegal Disergap Saat Merapat ke Industri

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mematahkan upaya peredaran kayu ilegal skala besar di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Dalam operasi senyap yang digelar pada Sabtu (17/1/2026) dini hari pukul 01.00 WIB, tim mengamankan rakit raksasa berisi sekitar 600 batang kayu bulat jenis rimba campuran di perairan Sungai Pawan. Penindakan ini dilakukan […]

  • E-Adipati Kubu Raya Tingkatkan Disiplin ASN di Sektor Pendidikan

    E-Adipati Kubu Raya Tingkatkan Disiplin ASN di Sektor Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meluncurkan aplikasi presensi elektronik E-Adipati sebagai upaya memperkuat disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di sektor pendidikan. Peluncuran dilakukan usai Upacara Hari Pendidikan Nasional di Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (4/4/2026). Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sukiryanto, Sekretaris Daerah Yusran Anizam, serta jajaran pejabat dan insan pendidikan di […]

  • Nekat Jambret Ibu-Ibu Demi Beli Ekstasi, Dua Remaja di Serdam Diringkus Polisi

    Nekat Jambret Ibu-Ibu Demi Beli Ekstasi, Dua Remaja di Serdam Diringkus Polisi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Aksi nekat dua remaja berinisial HZ (19) dan MY (19) berakhir di tangan pihak kepolisian. Keduanya ditangkap setelah menjambret seorang ibu di kawasan Sungai Raya Dalam (Serdam), Kabupaten Kubu Raya. Sangat disayangkan, uang hasil kejahatan tersebut ternyata digunakan para pelaku untuk membeli narkoba jenis ekstasi atau inex. Peristiwa penjambretan ini bermula saat korban […]

  • Rotasi Besar-besaran di Pemkab, Sujiwo: Jabatan Itu Amanah, Bukan Soal Tempat ‘Kering’ atau ‘Basah’

    Rotasi Besar-besaran di Pemkab, Sujiwo: Jabatan Itu Amanah, Bukan Soal Tempat ‘Kering’ atau ‘Basah’

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Jeckmus
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa rotasi pejabat, baik berupa mutasi maupun promosi, bukan sekadar agenda seremonial belaka. Menurutnya, momentum tersebut merupakan komitmen moral dan profesional dalam menjalankan amanah yang disertai dengan sumpah jabatan. Pernyataan keras tersebut disampaikan Bupati Sujiwo saat mengukuhkan dan melantik pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), pejabat administrator (eselon […]

  • Berjuang Pulihkan 26 Pasien ODGJ dan Narkoba, Yayasan GEPSAN Harapkan Perhatian Pemerintah

    Berjuang Pulihkan 26 Pasien ODGJ dan Narkoba, Yayasan GEPSAN Harapkan Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Tito Fratno, melaksanakan kegiatan pembinaan sekaligus silaturahmi bersama pengurus Yayasan GEPSAN pada Rabu (28/1/2026). Lembaga yang bergerak di bidang rehabilitasi narkoba dan pemulihan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ini berlokasi di Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin pembinaan […]

expand_less