Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Satu QR Code, Jelajahi Wisata Sungai Kakap: Inovasi Digital Dosen dan Mahasiswa IAIN Pontianak Untuk Wisata Desa

Satu QR Code, Jelajahi Wisata Sungai Kakap: Inovasi Digital Dosen dan Mahasiswa IAIN Pontianak Untuk Wisata Desa

  • account_circle Anisa
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.com — Upaya mendorong Desa Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, menjadi destinasi wisata unggulan di Kalimantan Barat terus dilakukan melalui berbagai inovasi. Salah satunya melalui pengembangan Smart Tourism Map, sebuah peta wisata digital yang mengintegrasikan berbagai lokasi penting dalam satu akses berbasis QR Code.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Karya Ilmiah (PKM-KI) dosen dan mahasiswa Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak pada 23–25 Oktober 2026 di Desa Sungai Kakap. Program ini dirancang untuk memudahkan masyarakat, khususnya wisatawan, dalam menemukan berbagai fasilitas dan destinasi yang dibutuhkan selama berkunjung ke kawasan tersebut.

Tim PKM terdiri atas Dr. Luqman Hakim, S.H.I., M.S.I., dosen Pascasarjana sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak, bersama Wendi Hadi Setyadi, Muhammad Irawan, dan Irham Asfy Putra.

Melalui program ini, tim mengintegrasikan informasi berbagai lokasi, mulai dari tempat kuliner, rumah ibadah, restoran, objek wisata, toko ritel modern, hingga anjungan tunai mandiri (ATM). Seluruh informasi tersebut dihimpun melalui platform Linktree dan diakses secara praktis menggunakan satu QR Code.

Dengan memindai kode tersebut, wisatawan dapat memilih lokasi yang ingin dituju sekaligus memperoleh informasi yang tersedia mengenai tempat tersebut. Untuk rumah makan, misalnya, pengunjung dapat melihat informasi menu makanan beserta harganya apabila telah dicantumkan dalam sistem. Fitur ini diharapkan membantu wisatawan merencanakan perjalanan dengan lebih mudah, praktis, dan efisien.

Sejalan dengan Pengembangan Desa Wisata

Kepala Desa Sungai Kakap, Syarif Said Ibrahim Alkadrie, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, inovasi digital seperti ini sejalan dengan arah pengembangan Desa Sungai Kakap sebagai kawasan wisata.

Kehadiran peta wisata digital dinilai dapat membantu memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas. Selain memudahkan pengunjung menemukan lokasi wisata, integrasi informasi berbagai usaha lokal juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk semakin dikenal oleh wisatawan.

Dukungan juga disampaikan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kakap, Busrah, yang akrab disapa Bang Boy. Ia menilai program yang dikembangkan dosen dan mahasiswa IAIN Pontianak tersebut sebagai langkah kreatif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini baru mantap ni, semua terintegrasi di QR Code ini. Orang-orang bisa scan dan langsung dapat melihat mana-mana rumah makan, apa menunya, masjid di mana, ATM dan lain-lain. Sangat bermanfaat,” ujar Busrah.

Menurutnya, kemudahan mengakses informasi dalam satu pintu menjadi nilai tambah bagi pengembangan wisata desa. Wisatawan tidak perlu lagi mencari informasi lokasi secara terpisah karena berbagai kebutuhan perjalanan telah dihimpun dalam satu akses digital.

Inovasi Sederhana dengan Manfaat Besar

Ketua tim PKM, Dr. Luqman Hakim, S.H.I. M.S.I., menjelaskan bahwa gagasan utama program ini adalah menghadirkan solusi digital yang sederhana, mudah digunakan, dan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat, idenya dari mahasiswa yang inovatif ini.

“Program ini sebenarnya simpel, tetapi manfaatnya sangat besar. Dengan adanya QR Code ini, informasi wisata di Desa Sungai Kakap menjadi lebih terintegrasi. Masyarakat dan wisatawan dapat lebih mudah menemukan tempat yang mereka butuhkan,” jelas Luqman.

Ia menambahkan bahwa digitalisasi wisata tidak selalu harus dimulai dengan teknologi yang rumit dan mahal. Pemanfaatan platform digital yang mudah diakses dapat menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem informasi wisata yang lebih terhubung.

Lebih dari sekadar peta lokasi, Smart Tourism Map diharapkan dapat menjadi sarana promosi bagi destinasi wisata dan pelaku usaha lokal. Restoran, tempat kuliner, toko, serta berbagai fasilitas lainnya berpeluang memperoleh jangkauan pengunjung yang lebih luas melalui kemudahan akses informasi digital.

Ke depan, pengembangan informasi dan pembaruan data menjadi aspek penting agar peta wisata tersebut tetap relevan dan bermanfaat bagi pengunjung.

Mendapat Apresiasi Camat Sungai Kakap

Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan Camat Sungai Kakap, Junaidi, S.Sos. Ia mendukung inisiatif dosen dan mahasiswa IAIN Pontianak yang dinilai relevan dengan kebutuhan pengembangan wisata di wilayahnya.

Meski tidak dapat mendampingi langsung pelaksanaan kegiatan, Junaidi mengapresiasi koordinasi tim PKM dengan perangkat desa dan Pokdarwis. Menurutnya, kolaborasi semacam ini merupakan langkah tepat untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Saya sangat mendukung kegiatan PKM dari IAIN Pontianak. Kegiatan yang dilakukan sangat tepat, dan mereka berkoordinasi dengan perangkat desa serta Pokdarwis, itu sudah tepat. Walaupun saya tidak bisa mendampingi kegiatan ini, saya sangat mengapresiasi kerja-kerja yang bermanfaat bagi masyarakat seperti ini. Mantap sekali programnya,” ujar Junaidi.

Dukungan dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan Pokdarwis menjadi modal penting bagi keberlanjutan program. Sinergi antarpemangku kepentingan diperlukan agar inovasi digital tidak berhenti pada tahap pengembangan, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan diperbarui sesuai kebutuhan wisatawan.

Pengembangan Smart Tourism Map ini sejalan dengan upaya mendukung program Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mendorong Desa Sungai Kakap menjadi salah satu destinasi wisata yang dikenal di Kalimantan Barat.

Program ini sekaligus memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dosen dan mahasiswa tidak hanya menghasilkan gagasan akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung di lapangan. Inisiatif ini menjadi langkah awal menuju pengelolaan informasi wisata desa yang lebih modern, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

  • Penulis: Anisa
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan Lahan Tidur, Wagub Krisantus Targetkan Kalimantan Barat Mandiri Pangan di Tahun 2026

    Optimalkan Lahan Tidur, Wagub Krisantus Targetkan Kalimantan Barat Mandiri Pangan di Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) tancap gas memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Mengawali tahun 2026, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, memimpin langsung Gerakan Panen Padi Serentak menuju Swasembada Pangan Indonesia di Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026). Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Pangdam XII Tanjungpura dan Forkopimda ini merupakan […]

  • Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Gelar KKL di Yayasan Rumah Rahayu, Dalami Penanganan dan Rehabilitasi Penyintas Narkoba

    Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Gelar KKL di Yayasan Rumah Rahayu, Dalami Penanganan dan Rehabilitasi Penyintas Narkoba

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Hendra Sulistiawan M.Pd
    • 0Komentar

    Kuburayatoday.com — Sejumlah mahasiswa Universitas PGRI Pontianak melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Yayasan Rumah Rahayu, yang beralamat di Jalan Pangeran Natakusuma, Gang Delima, Kota Pontianak. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat berbagai metode terapi yang diterapkan dalam penanganan pasien di yayasan tersebut. Dalam kegiatan ini, […]

  • Bareskrim Buka Hotline Tambang Ilegal, DPR Soroti Kerusakan Lingkungan

    Bareskrim Buka Hotline Tambang Ilegal, DPR Soroti Kerusakan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri membuka saluran pengaduan khusus untuk menampung laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan ilegal yang masih marak di Sumatera Barat. Langkah ini ditempuh guna mempercepat penindakan terhadap praktik tambang liar yang dinilai kian masif. Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni mengatakan, pihaknya telah menyiapkan hotline pengaduan yang […]

  • Pemerintah Berlakukan Registrasi Kartu SIM dengan Pengenalan Wajah

    Pemerintah Berlakukan Registrasi Kartu SIM dengan Pengenalan Wajah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Pemerintah resmi memperketat aturan kepemilikan nomor telepon seluler dengan mewajibkan registrasi kartu SIM menggunakan teknologi pengenalan wajah. Kebijakan ini diberlakukan untuk menekan maraknya penipuan daring dan penyalahgunaan nomor seluler ilegal. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, yang diluncurkan oleh Menteri Komunikasi […]

  • Cuma 3 Jutaan Tapi Spek Dewa? Inilah 10 Rekomendasi HP Paling ‘Gila’ di Tahun 2026 yang Wajib Anda Lirik

    Cuma 3 Jutaan Tapi Spek Dewa? Inilah 10 Rekomendasi HP Paling ‘Gila’ di Tahun 2026 yang Wajib Anda Lirik

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KuburayaToday.com- Memasuki tahun 2026, standar perangkat telekomunikasi genggam mengalami lonjakan signifikan. Fitur-fitur yang dulunya hanya ada pada kelas flagship, kini mulai merambah ke kelas menengah (mid-range). Kanal YouTube Radar Gadget merangkum 10 perangkat terbaik yang baru saja dirilis dan sangat layak untuk dipasangkan dalam daftar belanja Anda tahun ini. Berikut adalah daftar lengkapnya berdasarkan kebutuhan […]

  • Wamen Kehutanan: Tata Kelola Berbasis Risiko Kunci Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

    Wamen Kehutanan: Tata Kelola Berbasis Risiko Kunci Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa penguatan tata kelola kehutanan yang akuntabel dan berintegritas menjadi prasyarat utama pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Rohmat mengatakan, pendekatan berbasis risiko perlu diterapkan secara konsisten agar perencanaan dan pelaksanaan program kehutanan berjalan efektif serta mampu mencegah potensi penyimpangan sejak dini. “Pengelolaan hutan ke depan harus dilaksanakan melalui […]

expand_less