Rabu, 3 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemenkes: Influenza A(H3N2) Subclade K di Indonesia Masih Terkendali

Kemenkes: Influenza A(H3N2) Subclade K di Indonesia Masih Terkendali

  • account_circle Kubu Raya Today
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memastikan bahwa situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan varian influenza lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, berdasarkan hasil pemantauan epidemiologi nasional dan penilaian risiko global.

Pemantauan Global dan Penilaian WHO

Secara global, peningkatan kasus influenza A(H3) mulai terpantau di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025, seiring masuknya musim dingin di belahan bumi utara.

Subclade K pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025 dan telah dilaporkan beredar di lebih dari 80 negara.

“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejalanya umumnya sama seperti influenza musiman,” ujar dr. Prima.

Gejala Tidak Berbeda dari Flu Musiman

Kemenkes menegaskan bahwa manifestasi klinis subclade K serupa dengan influenza pada umumnya, antara lain: Demam, Batuk dan pilek, Sakit kepala, serta Nyeri tenggorokan. Hingga saat ini, tidak terdapat bukti peningkatan risiko sakit berat dibandingkan clade maupun subclade influenza yang telah dikenal sebelumnya.

Di kawasan Asia, subclade K telah dilaporkan sejak Juli 2025 di sejumlah negara, termasuk Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand. Meski influenza A(H3) menjadi varian dominan, tren kasus di negara-negara tersebut menunjukkan penurunan dalam dua bulan terakhir.

Di Indonesia, hasil surveilans nasional juga menunjukkan pola yang sejalan. Influenza A(H3) tercatat sebagai varian dominan, namun tren kasus secara nasional berada dalam kecenderungan menurun.

Hasil Surveilans dan Sebaran Kasus

Berdasarkan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang diselesaikan pada 25 Desember 2025, subclade K terdeteksi sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Hingga akhir Desember 2025, tercatat:

  • 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K
  • Tersebar di delapan provinsi
  • Kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat

Mayoritas kasus ditemukan pada kelompok usia anak dan perempuan. Dari total 843 spesimen positif influenza, sebanyak 348 sampel telah menjalani pemeriksaan WGS. Seluruh varian yang terdeteksi merupakan varian yang telah dikenal dan saat ini bersirkulasi secara global dalam sistem surveilans WHO.

Langkah Kesiapsiagaan dan Imbauan Kemenkes

Kemenkes RI menegaskan akan terus memperkuat:

  • Surveilans penyakit
  • Sistem pelaporan
  • Kesiapsiagaan dan respons kesehatan masyarakat

Langkah ini dilakukan untuk memastikan deteksi dini dan penanganan cepat apabila terjadi perubahan dinamika penularan influenza.

Sebagai upaya pencegahan, masyarakat diimbau untuk:

  • Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  • Menjaga daya tahan tubuh
  • Mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta

Kemenkes menegaskan bahwa vaksin influenza tetap efektif dalam mencegah sakit berat, rawat inap, dan kematian. Masyarakat juga disarankan untuk tetap di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, dan menerapkan etika batuk. Segera mengakses fasilitas kesehatan jika gejala memburuk atau tidak membaik dalam lebih dari tiga hari. (*/)

  • Penulis: Kubu Raya Today

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPSC 2026 Season 13: 80 Kontingen Se-Kalbar Siap Adu Tangkas Baris-Berbaris di Kubu Raya

    LPSC 2026 Season 13: 80 Kontingen Se-Kalbar Siap Adu Tangkas Baris-Berbaris di Kubu Raya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Jeckmus
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Geliat disiplin dan kreativitas pelajar di Kalimantan Barat kembali diuji. Ajang bergengsi baris-berbaris, Lead of Spansa Sera Competition (LPSC) Season 13 Tahun 2026, resmi bersiap untuk digelar pada 13–15 Februari 2026 mendatang. Kompetisi tahunan ini akan mempertemukan sekitar 80 kontingen dari berbagai kategori usia, mulai dari U-12 (SD/MI), U-15 (SMP/MTs), hingga U-19 (SMA/SMK/MA) […]

  • Pesona “Bidadari Voli” di Proliga 2026: Yolla Yuliana dan Arimbi Syifana Resmi Perkuat JLM

    Pesona “Bidadari Voli” di Proliga 2026: Yolla Yuliana dan Arimbi Syifana Resmi Perkuat JLM

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Persaingan kasta tertinggi voli putri Indonesia, Proliga 2026, dipastikan bakal semakin menyedot perhatian. Pasalnya, tim Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) resmi memperkenalkan skuad mereka yang diperkuat oleh deretan pemain bintang, termasuk dua sosok yang kerap dijuluki “bidadari voli”, Yolla Yuliana dan Arimbi Syifana. Peluncuran skuad JLM yang berlangsung di Jakarta, Senin (5/1/2026), menegaskan […]

  • Tingkatkan insting Praktis, Mahasiswa Peternakan Untan Bedah Manajemen Ayam Kuntara 4 di Difya Farm

    Tingkatkan insting Praktis, Mahasiswa Peternakan Untan Bedah Manajemen Ayam Kuntara 4 di Difya Farm

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Puluhan mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar kuliah lapangan (field trip) di Difya Farm. Fokus utama kunjungan kali ini adalah mempelajari manajemen pemeliharaan Ayam Kuntara 4, galur ayam lokal unggul yang menjadi ikon di farm tersebut. Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana manajemen peternakan dijalankan secara profesional. Di Difya […]

  • Polda Kalbar Jadi Prioritas, Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda

    Polda Kalbar Jadi Prioritas, Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi menjadi salah satu wilayah yang memiliki Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO). Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026). Kapolri mengatakan, pembentukan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres bertujuan memperkuat pelayanan serta […]

  • Wujudkan Kota Humanis, Pemkot Pontianak Operasikan Mobil Penyapu Trotoar Canggih

    Wujudkan Kota Humanis, Pemkot Pontianak Operasikan Mobil Penyapu Trotoar Canggih

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berinovasi dalam menata lingkungan agar semakin bersih, hijau, dan ramah bagi masyarakat. Salah satu langkah terbaru adalah pengoperasian kendaraan khusus penyapu trotoar dan jalan guna memaksimalkan perawatan ruang publik secara efektif dan modern. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa mobil penyapu berukuran kecil ini dirancang khusus […]

  • Kedok Petani Pengedar Sabu “Paket Ekonomis” Terbongkar, Tim Labubu Polres Kubu Raya Amankan Residivis

    Kedok Petani Pengedar Sabu “Paket Ekonomis” Terbongkar, Tim Labubu Polres Kubu Raya Amankan Residivis

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Kedok RJ (43), seorang pria asal Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya terbongkar di tangan kepolisian. Meski sehari-hari mengaku bekerja sebagai petani, RJ ternyata menjalankan bisnis gelap sebagai pengedar narkotika jenis sabu dengan modus “paket ekonomis” seharga Rp50 ribu per klip. Aksi residivis kasus narkoba ini dihentikan oleh Tim Labubu Satresnarkoba Polres […]

expand_less