Senin, 2 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemenkes: Influenza A(H3N2) Subclade K di Indonesia Masih Terkendali

Kemenkes: Influenza A(H3N2) Subclade K di Indonesia Masih Terkendali

  • account_circle Kubu Raya Today
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memastikan bahwa situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan varian influenza lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, berdasarkan hasil pemantauan epidemiologi nasional dan penilaian risiko global.

Pemantauan Global dan Penilaian WHO

Secara global, peningkatan kasus influenza A(H3) mulai terpantau di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat sejak minggu ke-40 tahun 2025, seiring masuknya musim dingin di belahan bumi utara.

Subclade K pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025 dan telah dilaporkan beredar di lebih dari 80 negara.

“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejalanya umumnya sama seperti influenza musiman,” ujar dr. Prima.

Gejala Tidak Berbeda dari Flu Musiman

Kemenkes menegaskan bahwa manifestasi klinis subclade K serupa dengan influenza pada umumnya, antara lain: Demam, Batuk dan pilek, Sakit kepala, serta Nyeri tenggorokan. Hingga saat ini, tidak terdapat bukti peningkatan risiko sakit berat dibandingkan clade maupun subclade influenza yang telah dikenal sebelumnya.

Di kawasan Asia, subclade K telah dilaporkan sejak Juli 2025 di sejumlah negara, termasuk Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Thailand. Meski influenza A(H3) menjadi varian dominan, tren kasus di negara-negara tersebut menunjukkan penurunan dalam dua bulan terakhir.

Di Indonesia, hasil surveilans nasional juga menunjukkan pola yang sejalan. Influenza A(H3) tercatat sebagai varian dominan, namun tren kasus secara nasional berada dalam kecenderungan menurun.

Hasil Surveilans dan Sebaran Kasus

Berdasarkan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang diselesaikan pada 25 Desember 2025, subclade K terdeteksi sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Hingga akhir Desember 2025, tercatat:

  • 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K
  • Tersebar di delapan provinsi
  • Kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat

Mayoritas kasus ditemukan pada kelompok usia anak dan perempuan. Dari total 843 spesimen positif influenza, sebanyak 348 sampel telah menjalani pemeriksaan WGS. Seluruh varian yang terdeteksi merupakan varian yang telah dikenal dan saat ini bersirkulasi secara global dalam sistem surveilans WHO.

Langkah Kesiapsiagaan dan Imbauan Kemenkes

Kemenkes RI menegaskan akan terus memperkuat:

  • Surveilans penyakit
  • Sistem pelaporan
  • Kesiapsiagaan dan respons kesehatan masyarakat

Langkah ini dilakukan untuk memastikan deteksi dini dan penanganan cepat apabila terjadi perubahan dinamika penularan influenza.

Sebagai upaya pencegahan, masyarakat diimbau untuk:

  • Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  • Menjaga daya tahan tubuh
  • Mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta

Kemenkes menegaskan bahwa vaksin influenza tetap efektif dalam mencegah sakit berat, rawat inap, dan kematian. Masyarakat juga disarankan untuk tetap di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, dan menerapkan etika batuk. Segera mengakses fasilitas kesehatan jika gejala memburuk atau tidak membaik dalam lebih dari tiga hari. (*/)

  • Penulis: Kubu Raya Today

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka BCA Expoversary 2026, Wabup Sukiryanto Dorong Perluasan Akses Rumah Subsidi bagi Warga MBR

    Buka BCA Expoversary 2026, Wabup Sukiryanto Dorong Perluasan Akses Rumah Subsidi bagi Warga MBR

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, secara resmi membuka gelaran BCA Expoversary Pontianak 2026 yang berlangsung di Mal Gaia Bumi Raya City, Kubu Raya. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (6/2/2026) ini merupakan pameran solusi finansial dalam rangka merayakan ulang tahun ke-69 Bank Central Asia (BCA). Dalam sambutannya, Sukiryanto berharap ajang ini tidak hanya menjadi […]

  • Tabrakan Truk Tangki vs Dump Truk di Pancaroba, Pengemudi Meninggal Dunia Akibat Hilang Kendali

    Tabrakan Truk Tangki vs Dump Truk di Pancaroba, Pengemudi Meninggal Dunia Akibat Hilang Kendali

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Jalan Trans Kalimantan KM 32, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Insiden tragis yang melibatkan sebuah truk tangki Crude Palm Oil (CPO) dan sebuah dump truk tersebut menewaskan pengemudi dump truk di lokasi kejadian. Peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (10/2/2026) pagi, saat dump […]

  • Segel Lahan Karhutla di Punggur Kecil, Polisi Selidiki Unsur Pidana

    Segel Lahan Karhutla di Punggur Kecil, Polisi Selidiki Unsur Pidana

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kubu Raya mengambil langkah tegas dengan memasang garis polisi (police line) di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terletak di Jalan Parit Buluh, Serdam, Desa Punggur Kecil, Jumat (23/1/2026). Langkah ini menandai dimulainya pengawasan ketat terhadap lahan yang hangus terbakar tersebut. Kasatreskrim Polres Kubu Raya, Iptu Nunut […]

  • Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Tegaskan Tolak PETI: Itu Keserakahan, Bukan Soal Perut!

    Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Tegaskan Tolak PETI: Itu Keserakahan, Bukan Soal Perut!

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengeluarkan pernyataan keras terkait aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau tambang ilegal di wilayahnya. Dalam konferensi pers akhir tahun 2025 di Mapolda Kalbar, Rabu (31/12/2025), ia menegaskan tidak akan memberi celah bagi perusak lingkungan tersebut. Pipit menyoroti alasan klasik “masalah ekonomi” atau “urusan perut” yang […]

  • Pangkalan Nakal Siap-Siap Izin Dicabut! Bupati Sujiwo Patok Harga Gas Melon Wajib Rp18.500

    Pangkalan Nakal Siap-Siap Izin Dicabut! Bupati Sujiwo Patok Harga Gas Melon Wajib Rp18.500

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memberikan peringatan keras dan tidak akan menoleransi pangkalan elpiji bersubsidi yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan sebesar Rp18.500. Sanksi tegas berupa pencabutan izin usaha akan diberlakukan bagi pangkalan yang terbukti melanggar aturan main tersebut. Menurut Sujiwo, praktik penjualan di atas harga resmi memiliki dampak […]

  • Ekspor Melalui PLBN Entikong 2025: Udang Wangkang dan Durian Jadi Primadona di Perbatasan

    Ekspor Melalui PLBN Entikong 2025: Udang Wangkang dan Durian Jadi Primadona di Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Sebagai garda terdepan di perbatasan Indonesia-Malaysia, Karantina Kalimantan Barat Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025. Tercatat, ribuan ton komoditas sektor hewan, ikan, dan tumbuhan berhasil difasilitasi ekspornya dengan standar pengamanan hayati yang ketat. Data akhir tahun menunjukkan bahwa PLBN Entikong bukan sekadar pintu perlintasan, melainkan urat nadi perdagangan […]

expand_less