Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Ola' Ola' Kubu » Pengecer Gas Sungai Rengas ‘Curhat’ ke Jiwo: Kalau Kami Diberantas, Warga Bakal Melalar!

Pengecer Gas Sungai Rengas ‘Curhat’ ke Jiwo: Kalau Kami Diberantas, Warga Bakal Melalar!

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com — Kebijakan tegas Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang melarang pangkalan menjual gas elpiji tiga kilogram kepada pengecer dan toko-toko mulai memicu reaksi dari para pelaku usaha kecil di lapangan. Seorang pengecer gas di kawasan Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, melayangkan curahan hati (curhat) terbuka melalui media sosial terkait dampak dari kebijakan tersebut.

Melalui unggahan akun Facebook Mia Aulia pada Kamis (22/1/2026), pengecer tersebut menyatakan bahwa keberadaan pengecer sangat membantu warga yang lokasi rumahnya jauh dari pangkalan resmi. Ia mengkhawatirkan jika pengecer diberantas, masyarakat justru akan semakin kesulitan mendapatkan pasokan gas melon.

“Saya selaku pengecer tak ada menentang ide atau saran Bapak, tuh tak dak boleh dikasih pengecer lagi. Tapi asalkan Bapak tahu Pak, kalau sempat pengecer ni tak ada Pak, warga lebih susah lagi Pak, kerana ndak semua warga dekat rumah pangkalan,” tulisnya dalam postingan yang ditujukan kepada Bupati Sujiwo.

Pengecer tersebut juga menyoroti keterbatasan stok di pangkalan yang seringkali tidak sebanding dengan jumlah warga di sekitar lokasi. Ia mengklaim bahwa di wilayah Sungai Rengas, ketersediaan gas di tempatnya jauh lebih konsisten dibandingkan pangkalan resmi.

Terkait masalah harga, ia mengakui menjual gas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni sebesar Rp25.000 per tabung. Namun, ia berdalih harga tersebut adalah harga pasaran karena ia juga harus mengeluarkan biaya transportasi atau jasa antar dari pangkalan ke tempat usahanya.

“Saya ngaku saya jual harga 25 (25 ribu per tabung). Tapi itu harga pasaran karena saya pun ngambil juga (ke pangkalan) dan kadang saya diantarkan juga. Cuman warga nih tak pernah komplain Pak, harga 25. Malahan kalau saya tak jualan gas ngecer nih Pak, saya pastikan warga Sungai Rengas nih melalar (kesulitan mencari gas),” tambahnya.

Unggahan tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Bukannya fokus pada pembelaan pengecer, kolom komentar justru dibanjiri oleh keluhan masyarakat terhadap perilaku oknum pemilik pangkalan yang dinilai sering bermain mata dengan oknum pengecer besar.

Netizen bernama Sam Aje mengomentari bahwa masalah utama terletak pada pangkalan yang tidak mengutamakan warga sekitar. “Banyak pangkalan yang tak mengutamakan warga yang beli, tetangga sorang (sendiri) saja kadang ta kebagian. Kenak pengecer, bise pula beli sampe 10 butik, kita ni 1 butik pon kadang tak dapat,” tulisnya dalam kolom komentar.

Senada dengan hal itu, akun Ramadhan Kantak PG turut menceritakan pengalaman pahitnya saat membeli gas di pangkalan dekat rumahnya. Ia mengaku sering ditolak dengan alasan stok kosong, namun di saat yang sama pangkalan tersebut justru melayani pembelian dalam jumlah banyak oleh pengecer.

“Depan gang saye ada pangkalan juga. Dekat, saya hanya beli 1 dibilang gak ada. Sekali pengecer datang bawak 10 tabung ada,” tulisnya dengan nada geram.

Fenomena ini menunjukkan adanya tantangan besar dalam distribusi gas subsidi di Kabupaten Kubu Raya. Di satu sisi, pengecer kecil merasa dibutuhkan oleh warga pelosok, namun di sisi lain masyarakat menduga adanya praktik “main belakang” antara pangkalan dan pengecer yang menyebabkan stok gas di jalur resmi seringkali raib.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif
  • Sumber: Facebook

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Periksa Urine Mendadak Pejabat Utama Hingga Kapolres, Kapolda Kalbar: Tak Ada Kompromi Bagi Penyalahguna Narkoba!

    Periksa Urine Mendadak Pejabat Utama Hingga Kapolres, Kapolda Kalbar: Tak Ada Kompromi Bagi Penyalahguna Narkoba!

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) berupa tes urine mendadak pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mapolda Kalbar ini menyasar seluruh unsur pimpinan, mulai dari Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar, Perwira Menengah (Pamen), hingga Kapolres dan Kapolresta jajaran. Sementara itu, untuk para pejabat utama tingkat Polres, pemeriksaan […]

  • Polres Kayong Utara Periksa 77 Kendaraan Dinas, Lima Unit Ditemukan Rusak

    Polres Kayong Utara Periksa 77 Kendaraan Dinas, Lima Unit Ditemukan Rusak

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Kepolisian Resor Kayong Utara melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan dinas dalam apel khusus yang digelar di halaman Mapolres Kayong Utara, Rabu pagi, 14 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apel pengecekan dipimpin Wakapolres Kayong Utara Kompol Denny Satria dan diikuti para pejabat utama, Kapolsek […]

  • Ekspor Melalui PLBN Entikong 2025: Udang Wangkang dan Durian Jadi Primadona di Perbatasan

    Ekspor Melalui PLBN Entikong 2025: Udang Wangkang dan Durian Jadi Primadona di Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Sebagai garda terdepan di perbatasan Indonesia-Malaysia, Karantina Kalimantan Barat Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025. Tercatat, ribuan ton komoditas sektor hewan, ikan, dan tumbuhan berhasil difasilitasi ekspornya dengan standar pengamanan hayati yang ketat. Data akhir tahun menunjukkan bahwa PLBN Entikong bukan sekadar pintu perlintasan, melainkan urat nadi perdagangan […]

  • Wamen Kehutanan: Tata Kelola Berbasis Risiko Kunci Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

    Wamen Kehutanan: Tata Kelola Berbasis Risiko Kunci Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa penguatan tata kelola kehutanan yang akuntabel dan berintegritas menjadi prasyarat utama pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Rohmat mengatakan, pendekatan berbasis risiko perlu diterapkan secara konsisten agar perencanaan dan pelaksanaan program kehutanan berjalan efektif serta mampu mencegah potensi penyimpangan sejak dini. “Pengelolaan hutan ke depan harus dilaksanakan melalui […]

  • Ketersediaan Lahan Makam Menipis, Wali Kota Pontianak: Tak Masalah Jika Harus Makamkan di Luar Kota

    Ketersediaan Lahan Makam Menipis, Wali Kota Pontianak: Tak Masalah Jika Harus Makamkan di Luar Kota

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Kota Pontianak mulai menghadapi tantangan serius terkait keterbatasan lahan pemakaman. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan tingginya kebutuhan, lahan-lahan makam berstatus wakaf yang ada saat ini kian penuh sesak. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai mengambil langkah cepat untuk mengamankan cadangan lahan baru. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa pihaknya […]

  • Bekali 16 Pasangan Calon Pengantin, Kakan Kemenag Kubu Raya: Pernikahan Itu Menyatukan Dua Karakter Berbeda

    Bekali 16 Pasangan Calon Pengantin, Kakan Kemenag Kubu Raya: Pernikahan Itu Menyatukan Dua Karakter Berbeda

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Ekhsan, memberikan materi Bimbingan Perkawinan (Bimwin) kepada para calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kubu. Kegiatan pembekalan yang dilaksanakan pada Kamis (12/2/2026) tersebut diikuti oleh enam belas pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Bimwin ini bertujuan memberikan pembinaan agar calon […]

expand_less