Tak Perlu Rujuk Jauh! RSUD TBSI Kini Bisa Tangani Stroke, Jantung, Kanker, Hingga Cuci Darah
- account_circle Kom/Tim
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- print Cetak

Menkes Budi Gunadi Sadikin tinjau RSUD TBSI Kubu Raya. Apresiasi pembangunan cepat dan kesiapan layanan jantung, stroke, kanker, serta ginjal bagi warga lokal. (Foto: Ist.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday.Com — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan melalui tiga program quick win, yakni cek kesehatan gratis, eliminasi TBC, dan pemerataan RSUD tipe C. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung RSUD Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kabupaten Kubu Raya pada Jumat (6/2/2026).
Menkes memberikan apresiasi tinggi terhadap progres pembangunan RSUD TBSI yang dinilai sangat cepat. Pasalnya, meskipun baru melakukan groundbreaking pada sekitar Maret atau April tahun lalu, rumah sakit ini sudah menunjukkan kesiapan operasional yang matang.
“Sekarang belum satu tahun tapi pembangunannya sudah seperti ini. Nanti rumah sakit yang sudah siap akan kita usulkan kepada Presiden untuk diresmikan,” ujar Budi Gunadi Sadikin di sela kunjungannya.
RSUD TBSI dirancang untuk menjadi pusat penanganan empat penyakit utama penyebab kematian tertinggi di Indonesia, yaitu jantung, stroke, kanker, dan ginjal. Dengan adanya fasilitas canggih seperti cath lab untuk jantung dan layanan kemoterapi untuk kanker, warga Kubu Raya kini tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.
“Layanan jantung, penanganan stroke, kanker dengan kemoterapi, hingga cuci darah bisa dilakukan di sini. Jadi masyarakat tidak perlu dirujuk jauh-jauh,” jelas Menkes.
Selain infrastruktur, Menkes juga menyoroti penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (hospital based), pemerintah mendorong putra-putri daerah untuk menjadi spesialis tanpa biaya kuliah, bahkan mendapatkan gaji, agar nantinya mau menetap dan mengabdi di daerah asal.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut mendampingi kunjungan tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat. Menurutnya, RSUD TBSI memiliki peran strategis bagi warga di wilayah pesisir seperti Batu Ampar, Terentang, hingga Teluk Pakedai.
“Keberadaan RSUD TBSI diharapkan dapat mengurangi beban rujukan ke RSUD dr. Soedarso Pontianak, sekaligus meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pesisir,” kata Ria Norsan.
Menanggapi dukungan pusat, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan kesiapan pemerintah kabupaten untuk menyempurnakan sarana penunjang seperti penataan lingkungan dan area parkir. Seiring dengan kenaikan status RS dari tipe D ke tipe C, Sujiwo menginstruksikan agar kualitas pelayanan menjadi prioritas utama.
“Kuncinya ada pada SDM. Kami instruksikan agar tidak ada hambatan bagi dokter yang ingin melanjutkan pendidikan. Kami juga telah siapkan insentif bagi tenaga medis sebagai bentuk dukungan kualitas layanan,” tegas Sujiwo.
Dengan dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Daerah, RSUD TBSI diharapkan menjadi rumah sakit pilihan utama dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kubu Raya.
- Penulis: Kom/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar