Malam Tahun Baru di Kubu Raya: Peresmian Tugu Mangrove Diwarnai Donasi Banjir Rp500 Juta
- account_circle Prokopim
- calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
- print Cetak

Malam Tahun Baru di Kubu Raya: Peresmian Tugu Mangrove Diwarnai Donasi Banjir Rp500 Juta. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday – Momen pergantian tahun 2026 di Kabupaten Kubu Raya terasa berbeda dan penuh makna. Alih-alih hanya berpesta, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama berbagai elemen masyarakat menunjukkan kepedulian tinggi dengan menggalang dana bantuan untuk korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Hingga Rabu malam (31/12/2025), total dana yang terkumpul mencapai lebih dari Rp500 juta. Pengumuman aksi solidaritas ini dilakukan bertepatan dengan acara peresmian Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove di Jalan Supadio, Kecamatan Sungai Raya.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kedermawanannya di penghujung tahun ini.
“Terima kasih kepada ASN Kubu Raya yang hebat, semuanya terkumpul Rp192.500.000. Terima kasih juga kepada PGRI yang telah menyumbang sebesar Rp175.463.000,” ujar Sujiwo dalam sambutannya sebelum meresmikan tugu dan bundaran tersebut.
Selain dari kalangan ASN dan guru, bantuan juga mengalir dari berbagai sektor. Sujiwo merinci kontribusi dari Wakil Gubernur, Bank Kalbar, Perumda Air Minum Tirta Raya, Ketua PKK, hingga pelaku usaha lokal seperti Rumah Coffee dan Swalayan Sangat Manis.
Sujiwo mengungkapkan bahwa dana yang sudah dikirimkan kepada para korban bencana hampir menyentuh angka Rp400 juta. Kontribusi dari ASN dan PGRI menjadi pilar utama dalam gerakan kemanusiaan ini.
“Selebihnya akan segera kita transfer lagi untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatra,” tambah Sujiwo.
Meski fokus membantu korban bencana di luar daerah, Bupati Sujiwo menegaskan bahwa pemerintah tidak melupakan kondisi masyarakat di dalam wilayah Kubu Raya sendiri. Berdasarkan aspirasi yang masuk, sebagian dana bantuan dialokasikan untuk warga lokal yang kurang mampu.
“Ada yang menyampaikan kepada saya agar tidak dikirim semua (ke luar daerah). Mengingat masih banyak juga masyarakat Kubu Raya yang kurang mampu dan memerlukan bantuan, maka sebagian kita alokasikan untuk paket sembako bagi warga kita di sini,” jelasnya.
Peresmian Tugu Benteng Mangrove dan Bundaran Gaforaya malam itu pun menjadi simbol harmoni antara pembangunan infrastruktur daerah dengan penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Sujiwo berharap semangat gotong royong ini terus terjaga sebagai identitas masyarakat Kubu Raya dalam menyongsong tahun 2026 yang lebih berkah.
- Penulis: Prokopim
- Editor: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar