Minggu, 1 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Benarkah Terlalu Banyak Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Medis dr. Tirta

Benarkah Terlalu Banyak Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Medis dr. Tirta

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com – Isu mengenai konsumsi tempe dan tahu yang dapat memengaruhi kesuburan pria sering kali menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Banyak yang khawatir bahwa kandungan dalam kedelai dapat menyebabkan pria menjadi mandul atau mengalami perubahan fisik tertentu.

Menanggapi hal tersebut, praktisi kesehatan dr. Tirta memberikan klarifikasi melalui kanal edukasinya. Menurutnya, ada poin penting yang perlu diluruskan antara fakta medis dan kekhawatiran yang berlebihan di masyarakat.

Peningkatan Hormon Estrogen Akibat Kedelai Berlebih

Dr. Tirta menjelaskan bahwa kedelai memang memiliki keterkaitan dengan hormon tertentu jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak wajar. Konsumsi kedelai yang sangat banyak dapat memicu peningkatan hormon estrogen pada tubuh pria.

“Jadi konsumsi kedelai yang berlebihan itu memang akan memicu sebuah hormon yang akan menyebabkan munculnya hormon estrogen pada pria. Betul,” ujar dr. Tirta dalam unggahannya.

Namun, ia menekankan bahwa efek yang muncul sebenarnya bukan secara langsung menyebabkan kemandulan, melainkan kondisi medis yang disebut ginekomastia. Kondisi ini ditandai dengan perubahan fisik pada pria yang menyerupai karakteristik perempuan.

“Gejala utamanya tuh bukan mandul sebenarnya, peningkatan hormon estrogen jadinya kayak ginekomastia. Jadi cowoknya punya payudara, terus suaranya jadi halus gitu ya,” jelas dr. Tirta lebih lanjut.

Berapa Batas Aman Konsumsi Tempe Sehari?

Masyarakat tidak perlu merasa cemas untuk mengonsumsi tempe atau tahu sebagai lauk sehari-hari. Dr. Tirta memaparkan bahwa konsumsi dalam batas normal masih dikategorikan sangat aman dan tidak akan mengubah hormon pria secara drastis.

“Kalau kamu makan tempe, tahu, dalam batas normal kayak cuman delapan, dua belas, ya normal,” ungkapnya.

Efek samping medis biasanya baru menjadi ancaman jika seseorang mengonsumsi kedelai dalam jumlah yang sangat fantastis dan tidak masuk akal untuk porsi makan harian manusia pada umumnya.

“Ibaratnya gini, berlebihannya ya kayak 200 tempe per hari, 100… misalkan 15 kilo kedelai per hari. Nah, itu bisa jadi menimbulkan efek estrogen pada pria,” tegas dr. Tirta.

Kesimpulan: Pentingnya Keseimbangan Nutrisi

Hingga saat ini, ambang batas pasti konsumsi kedelai memang masih terus dipelajari dalam berbagai penelitian. Namun secara garis besar, tempe tetap menjadi sumber protein nabati yang sangat baik selama dikonsumsi secara wajar.

Kunci utama kesehatan adalah menjaga keseimbangan nutrisi harian. Selama konsumsi kedelai tidak mencapai belasan kilogram dalam sehari, manfaat kesehatan dari tempe jauh lebih besar daripada risiko yang selama ini dikhawatirkan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Teluk Nangka Pardi: Ibu-Ibu Mandiri Kunci Utama Perkuat Ekonomi Keluarga

    Kades Teluk Nangka Pardi: Ibu-Ibu Mandiri Kunci Utama Perkuat Ekonomi Keluarga

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Jeckmus
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kepala Desa Teluk Nangka, Kabupaten Kubu Raya, Pardi, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan peran aktif kaum ibu dalam program pemberdayaan masyarakat. Dalam sambutannya pada kegiatan pembinaan masyarakat desa, Pardi menegaskan bahwa kecerdasan dan kreativitas para ibu adalah modal besar bagi kemajuan Desa Teluk Nangka. Ia menekankan bahwa perjuangan para ibu dalam meningkatkan […]

  • Perburuan dari Supadio ke Penampungan, Pengiriman 19 Pekerja Non-Prosedural ke Sarawak

    Perburuan dari Supadio ke Penampungan, Pengiriman 19 Pekerja Non-Prosedural ke Sarawak

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil menggagalkan upaya pengiriman 19 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Sebuah rumah yang berlokasi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, yang dijadikan penampungan ilegal atau “save house” digerebek petugas pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Operasi senyap ini mengungkap betapa […]

  • Meriah! Hampir 3 Ribu Warga Kubu Raya Ikuti Pawai Obor Jelang Ramadhan bersama Habib Toha Aljufri

    Meriah! Hampir 3 Ribu Warga Kubu Raya Ikuti Pawai Obor Jelang Ramadhan bersama Habib Toha Aljufri

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Ribuan masyarakat memadati ruas jalan utama di Kabupaten Kubu Raya untuk mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, pada Senin (16/2/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kubu Raya […]

  • Ekspor Melalui PLBN Entikong 2025: Udang Wangkang dan Durian Jadi Primadona di Perbatasan

    Ekspor Melalui PLBN Entikong 2025: Udang Wangkang dan Durian Jadi Primadona di Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Sebagai garda terdepan di perbatasan Indonesia-Malaysia, Karantina Kalimantan Barat Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025. Tercatat, ribuan ton komoditas sektor hewan, ikan, dan tumbuhan berhasil difasilitasi ekspornya dengan standar pengamanan hayati yang ketat. Data akhir tahun menunjukkan bahwa PLBN Entikong bukan sekadar pintu perlintasan, melainkan urat nadi perdagangan […]

  • Siswa Lempar Bom Molotov di SMPN 3 Kubu Raya, Psikolog: Akumulasi Masalah Psikososial yang Tak Tertangani

    Siswa Lempar Bom Molotov di SMPN 3 Kubu Raya, Psikolog: Akumulasi Masalah Psikososial yang Tak Tertangani

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Peristiwa pelemparan bom molotov yang dilakukan oleh seorang siswa di SMP Negeri 3 Kubu Raya pada Selasa (3/2/2026) memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan. Insiden ini dinilai bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan menjadi “alarm keras” bagi sistem pendidikan terkait pembinaan karakter dan kesehatan mental peserta didik. Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) […]

  • Tak Perlu Rujuk Jauh! RSUD TBSI Kini Bisa Tangani Stroke, Jantung, Kanker, Hingga Cuci Darah

    Tak Perlu Rujuk Jauh! RSUD TBSI Kini Bisa Tangani Stroke, Jantung, Kanker, Hingga Cuci Darah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan melalui tiga program quick win, yakni cek kesehatan gratis, eliminasi TBC, dan pemerataan RSUD tipe C. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung RSUD Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kabupaten Kubu Raya pada Jumat (6/2/2026). Menkes memberikan apresiasi tinggi terhadap progres […]

expand_less