Selasa, 28 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Ola' Ola' Kubu » Siswa Lempar Bom Molotov di SMPN 3 Kubu Raya, Psikolog: Akumulasi Masalah Psikososial yang Tak Tertangani

Siswa Lempar Bom Molotov di SMPN 3 Kubu Raya, Psikolog: Akumulasi Masalah Psikososial yang Tak Tertangani

  • account_circle Tim Liputan
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com — Peristiwa pelemparan bom molotov yang dilakukan oleh seorang siswa di SMP Negeri 3 Kubu Raya pada Selasa (3/2/2026) memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan. Insiden ini dinilai bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan menjadi “alarm keras” bagi sistem pendidikan terkait pembinaan karakter dan kesehatan mental peserta didik.

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kalimantan Barat, Muhamad Sani, menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi total bagi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam aksi berbahaya seperti ini mengindikasikan adanya persoalan mendasar yang tersumbat.

“Ini sangat memprihatinkan. Ketika pelajar sudah terlibat dalam tindakan berbahaya seperti pelemparan bom molotov, maka ini menjadi tanda bahwa ada persoalan mendasar yang harus segera dibenahi di dunia pendidikan,” ujar Muhamad Sani pada Rabu (4/2/2026).

Sani menekankan bahwa penanganan kasus yang melibatkan anak di bawah umur tidak boleh hanya terpaku pada proses hukum formal. Penguatan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah daerah dalam mengawasi tumbuh kembang anak menjadi kunci utama agar sekolah tetap menjadi ruang yang aman dan bebas dari kekerasan.

Ditinjau dari perspektif psikologi pendidikan, Muhamad Sani yang juga mendalami bidang tersebut menganalisis bahwa perilaku ekstrem remaja umumnya dipicu oleh akumulasi masalah psikososial yang tidak terdeteksi sejak dini.

“Pada usia remaja awal, emosi anak masih sangat labil. Jika tekanan di rumah, lingkungan pergaulan, atau di sekolah tidak tersalurkan dengan baik, maka bisa muncul perilaku agresif sebagai bentuk pelampiasan,” jelasnya secara mendalam.

Sebagai solusi preventif, ia mendorong setiap sekolah untuk memperkuat peran guru Bimbingan dan Konseling (BK). Sekolah harus mampu membangun sistem deteksi dini terhadap perubahan perilaku siswa yang mencurigakan sebelum berkembang menjadi tindakan destruktif.

“Pendekatan represif saja tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah pendampingan psikologis, komunikasi intensif antara sekolah dan orang tua, serta ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan masalahnya,” tambah Sani.

Terkait perkembangan kasus, kepolisian saat ini masih mendalami motif pelaku dengan tetap merujuk pada prinsip perlindungan anak. Berdasarkan informasi terbaru, insiden tersebut mengakibatkan satu orang mengalami luka. Beruntung, kondisi korban dilaporkan telah stabil dan sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.

FKDM Kalbar berharap insiden di SMPN 3 Kubu Raya ini menjadi titik balik bagi seluruh instansi pendidikan di Kalimantan Barat untuk lebih mengedepankan literasi emosi dalam kurikulum. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki kemampuan mengelola konflik tanpa kekerasan serta memahami dampak hukum dari setiap perbuatan mereka.

  • Penulis: Tim Liputan
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi PJU Polres Kubu Raya: Kabagren Hingga Kapolsek Rasau Jaya Resmi Berganti Wajah

    Mutasi PJU Polres Kubu Raya: Kabagren Hingga Kapolsek Rasau Jaya Resmi Berganti Wajah

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Polres Kubu Raya menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) dan Kapolsek jajaran pada Jumat (13/2/2026) pagi. Upacara yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Kubu Raya tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN, serta […]

  • Komnas HAM Gelar Kemah Generasi HAM Bangun Pemuda Peduli Hak Asasi

    Komnas HAM Gelar Kemah Generasi HAM Bangun Pemuda Peduli Hak Asasi

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Kuburayatoday.com — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas pendidikan hak asasi manusia di kalangan generasi muda melalui pelaksanaan Kemah Generasi HAM 2026 bertema Be Young Be Human Being yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Aston Pontianak Hotel & Convention Center. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran, refleksi, sekaligus penguatan […]

  • Cuma 3 Jutaan Tapi Spek Dewa? Inilah 10 Rekomendasi HP Paling ‘Gila’ di Tahun 2026 yang Wajib Anda Lirik

    Cuma 3 Jutaan Tapi Spek Dewa? Inilah 10 Rekomendasi HP Paling ‘Gila’ di Tahun 2026 yang Wajib Anda Lirik

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KuburayaToday.com- Memasuki tahun 2026, standar perangkat telekomunikasi genggam mengalami lonjakan signifikan. Fitur-fitur yang dulunya hanya ada pada kelas flagship, kini mulai merambah ke kelas menengah (mid-range). Kanal YouTube Radar Gadget merangkum 10 perangkat terbaik yang baru saja dirilis dan sangat layak untuk dipasangkan dalam daftar belanja Anda tahun ini. Berikut adalah daftar lengkapnya berdasarkan kebutuhan […]

  • Waspada Banjir Rob Pontianak: Puncak Pasang 2 Meter Terjadi Pagi Hari, Arus Sangat Deras

    Waspada Banjir Rob Pontianak: Puncak Pasang 2 Meter Terjadi Pagi Hari, Arus Sangat Deras

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi fenomena banjir rob yang melanda sejumlah wilayah di Kota Pontianak. Berdasarkan hasil pemantauan dan data BMKG, ketinggian pasang air laut pada periode ini dilaporkan dapat mencapai hingga dua meter. Edi menjelaskan bahwa kenaikan muka air paling signifikan terjadi pada pagi hari. […]

  • Dulu Terkumuh, Kini Kawasan PKL Mayor Alianyang Jadi Etalase Cantik Kubu Raya

    Dulu Terkumuh, Kini Kawasan PKL Mayor Alianyang Jadi Etalase Cantik Kubu Raya

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kawasan Jalan Mayor Alianyang di Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, kini tampil dengan wajah baru. Wilayah yang dulunya dikenal sebagai salah satu titik terkumuh di Kabupaten Kubu Raya tersebut, kini telah tuntas ditata dan diresmikan oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, dalam acara syukuran bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL), Jumat (2/1/2026). Penataan ini […]

  • Parah! Ayah Tega Rudapaksa Anak Kandung Berulang Kali, Terungkap Setelah Korban Memberontak di Sungai Kakap

    Parah! Ayah Tega Rudapaksa Anak Kandung Berulang Kali, Terungkap Setelah Korban Memberontak di Sungai Kakap

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kasus predator seksual terhadap anak kembali mengguncang publik Kalimantan Barat. Seorang pria berinisial ML (58), warga Kota Pontianak, diringkus polisi setelah ketahuan melakukan aksi bejat merudapaksa anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Ironisnya, korban merupakan anak tunggal pelaku yang seharusnya dilindungi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi biadab sang ayah […]

expand_less