Selasa, 28 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Takjil Kekinian Kelezatan Es Lumut Cokelat Kapucino untuk Berbuka

Takjil Kekinian Kelezatan Es Lumut Cokelat Kapucino untuk Berbuka

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KuburayaToday.com- Minuman segar untuk berbuka puasa selalu menjadi hal yang paling dinanti setelah seharian menahan dahaga. Salah satu kreasi minuman yang tengah populer karena teksturnya yang unik dan rasanya yang kaya adalah Es Lumut Cokelat Kapucino.

Melalui kanal YouTube Uli’s Kitchen, dibagikan resep praktis yang menggabungkan sensasi kenyal jeli cokelat dengan kuah kapucino yang creamy. Minuman ini tidak hanya cocok dinikmati bersama keluarga di rumah, tetapi juga memiliki potensi ekonomi sebagai ide jualan takjil yang menarik bagi para pelaku usaha kuliner.

Bahan-Bahan yang Diperlukan

Untuk membuat Es Lumut Cokelat Kapucino, Anda perlu menyiapkan bahan-bahan berikut:

  1. Bahan Jeli Lumut:
  • 1 bungkus jeli instan rasa cokelat.
  • 100 gram gula pasir.
  • 1/4 sendok teh garam.
  • 700 ml air.
  • Es batu secukupnya (gunakan bongkahan besar).
  1. Bahan Kuah dan Pelengkap:
  • 3 bungkus minuman kapucino atau moka instan (merek sesuai selera).
  • 1 kaleng susu evaporasi (untuk menghasilkan rasa yang lebih gurih dan creamy).
  • Susu kental manis secukupnya (sesuaikan dengan tingkat kemanisan yang diinginkan).

Langkah-Langkah Pembuatan

  1. Mengolah Jeli Cokelat

Campurkan bubuk jeli rasa cokelat, gula pasir, garam, dan air ke dalam panci. Aduk rata agar tidak ada gumpalan, lalu masak menggunakan api sedang hingga mendidih. Pastikan untuk terus mengaduk agar bagian dasar panci tidak gosong. Setelah mendidih, angkat dan diamkan sejenak hingga uap panasnya berkurang.

  1. Membentuk Tekstur Lumut

Siapkan es batu di dalam wadah besar. Tuangkan jeli cokelat panas secara perlahan tepat di atas bongkahan es batu tersebut. Untuk mendapatkan tekstur “lumut” atau serpihan halus, aduk jeli dengan cepat menggunakan pengocok adonan (balloon whisk). Lakukan proses ini hingga seluruh jeli membentuk serpihan halus dan es batu mencair.

  1. Meracik Kuah Kapucino

Masukkan tiga bungkus bubuk minuman kapucino instan ke dalam wadah berisi jeli lumut tersebut. Aduk hingga bubuk minuman larut sempurna. Selanjutnya, tuangkan satu kaleng susu evaporasi dan tambahkan susu kental manis sesuai selera. Aduk kembali hingga seluruh komponen tercampur rata dan rasa manisnya seimbang.

Tips Penyajian dan Ide Jualan

Es Lumut Cokelat Kapucino ini paling nikmat disajikan dalam keadaan dingin. Anda dapat menyimpannya terlebih dahulu di dalam lemari pendingin sebelum waktu berbuka tiba agar rasanya lebih menyatu.

Bagi Anda yang ingin menjadikannya ide usaha, minuman ini dapat dikemas menggunakan gelas plastik (cup) bening agar gradasi warna dan tekstur lumutnya terlihat menonjol. Penambahan sedikit es batu saat pengemasan akan menambah kesegaran minuman ini, baik secara visual maupun rasa.

Dengan bahan-bahan yang terjangkau dan proses pembuatan yang sangat singkat, resep dari Uli’s Kitchen ini menjadi solusi cerdas bagi Anda yang menginginkan menu takjil spesial namun tetap praktis.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Proliga ke Panggung Asia: Pontianak Siap Jamu Klub Voli Terbaik Benua Kuning di AVC 2026

    Dari Proliga ke Panggung Asia: Pontianak Siap Jamu Klub Voli Terbaik Benua Kuning di AVC 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kota Pontianak, Kalimantan Barat, resmi mengukuhkan diri sebagai magnet baru olahraga bola voli di Indonesia. Setelah sukses membuka gelaran Proliga 2026, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengumumkan kabar gembira bahwa Pontianak terpilih menjadi tuan rumah turnamen voli internasional bergengsi, AVC Championship 2026, pada Mei mendatang. Kepastian ini disampaikan Gubernur Ria Norsan usai membuka […]

  • Ancaman Penjara 15 Tahun Menanti Pembakar Lahan di Kuala Mandor, Polisi Pasang Garis Polisi di Lokasi

    Ancaman Penjara 15 Tahun Menanti Pembakar Lahan di Kuala Mandor, Polisi Pasang Garis Polisi di Lokasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Polres Kubu Raya melalui jajaran Polsek Kuala Mandor B bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini diambil setelah terpantau sejumlah titik api melalui aplikasi pemantauan hotspot Lancang Kuning dan SIPONGI pada Rabu (28/1/2026). Berdasarkan hasil monitoring terkarhusebut, terdeteksi sebanyak 10 titik api yang tersebar di wilayah Kecamatan […]

  • Meriah! Hampir 3 Ribu Warga Kubu Raya Ikuti Pawai Obor Jelang Ramadhan bersama Habib Toha Aljufri

    Meriah! Hampir 3 Ribu Warga Kubu Raya Ikuti Pawai Obor Jelang Ramadhan bersama Habib Toha Aljufri

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Ribuan masyarakat memadati ruas jalan utama di Kabupaten Kubu Raya untuk mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, pada Senin (16/2/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kubu Raya […]

  • Kasus Katalis Pertamina, KPK Menunggu Fakta Sidang untuk Dalami Nama Riza Chalid

    Kasus Katalis Pertamina, KPK Menunggu Fakta Sidang untuk Dalami Nama Riza Chalid

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pengusaha migas Riza Chalid dalam perkara dugaan korupsi pengadaan katalis di PT Pertamina. Pendalaman tersebut akan dilakukan dengan menunggu fakta-fakta hukum yang terungkap dalam persidangan serta melalui koordinasi dengan Kejaksaan Agung. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik tidak menutup kemungkinan mengembangkan perkara […]

  • Ilmuwan Ungkap Bumi Ternyata Pernah Berdurasi Cuma 19 Jam per Hari, Apa Dampaknya?

    Ilmuwan Ungkap Bumi Ternyata Pernah Berdurasi Cuma 19 Jam per Hari, Apa Dampaknya?

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Selama ini, manusia mengenal satu hari di Bumi berlangsung selama 24 jam. Namun, penelitian ilmiah terbaru mengungkap fakta mengejutkan: Bumi pernah memiliki durasi hari hanya sekitar 19 jam, dan kondisi ini bertahan sangat lama, yakni hingga satu miliar tahun. Temuan tersebut berasal dari studi yang dipimpin Ross Mitchell, geofisikawan dari Institute of Geology […]

  • Optimalkan Lahan Tidur, Wagub Krisantus Targetkan Kalimantan Barat Mandiri Pangan di Tahun 2026

    Optimalkan Lahan Tidur, Wagub Krisantus Targetkan Kalimantan Barat Mandiri Pangan di Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) tancap gas memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Mengawali tahun 2026, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, memimpin langsung Gerakan Panen Padi Serentak menuju Swasembada Pangan Indonesia di Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026). Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Pangdam XII Tanjungpura dan Forkopimda ini merupakan […]

expand_less