Kemiskinan Turun Tapi Pengangguran Naik Tipis, Sujiwo Genjot Jalan Poros Sebagai Mesin Ekonomi Baru
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- print Cetak

Bupati Sujiwo tinjau jalan poros yang hubungkan Desa Pinang Luar, Pinang Dalam, Kampung Baru, Air Putih, dan Ambawang, Kamis (8/1/2026). | Kemiskinan Turun Tapi Pengangguran Naik Tipis, Sujiwo Genjot Jalan Poros Sebagai Mesin Ekonomi Baru. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday.Com – Capaian indikator makro pembangunan Kabupaten Kubu Raya menunjukkan tren positif di bawah kepemimpinan Bupati Sujiwo. Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus merangkak naik beriringan dengan angka kemiskinan yang berhasil ditekan.
Namun, di tengah rapor hijau tersebut, Bupati Sujiwo memberikan perhatian khusus pada kenaikan angka pengangguran terbuka, meskipun kenaikannya tergolong sangat kecil di angka 0,0 sekian persen.
“Angka pengangguran terbuka naik sedikit sekali, tapi bagi saya ini tetap tantangan besar yang harus dikawal,” ujar Sujiwo usai menghadiri Upacara Hari Desa Nasional 2026 di Sungai Kakap, Kamis (15/1/2026).
Sujiwo mengungkapkan bahwa dinamika sektor swasta menjadi pemicu utama naiknya angka pengangguran. Penutupan pusat perbelanjaan Transmart dan berhentinya operasional salah satu perusahaan perkebunan besar di wilayah Kubu Raya memberikan dampak langsung pada penyerapan tenaga kerja.
Merespons data tersebut, Sujiwo menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tidak menutup mata dan menjadikan data BPS sebagai basis kebijakan. “Saya minta jajaran saya, ayo kita kawal data ini. Jangan hanya bangga dengan IPM yang naik, tapi cari solusi untuk mereka yang kehilangan pekerjaan,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kini tengah memfokuskan sisa kekuatan anggaran untuk merealisasikan pembangunan Jalan Poros Ekonomi. Infrastruktur ini diyakini akan menjadi “darah” baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di pelosok.
Sujiwo optimistis, meski saat ini persentase penyelesaian jalan poros masih relatif rendah, dampaknya sudah mulai terasa pada penurunan kemiskinan.
“Bayangkan, dengan jalan poros yang persentasenya masih rendah saja, laju ekonomi sudah naik dan kemiskinan turun. Bagaimana kalau ini kita tuntaskan? Saya yakin pengangguran akan terserap ke sektor UMKM dan pertanian yang terbuka aksesnya,” jelas Sujiwo.
Dengan fondasi infrastruktur yang terus diperkuat, Bupati Sujiwo meyakini bahwa tahun ini akan menjadi titik balik perbaikan indikator makro yang lebih merata. Konektivitas antarwilayah diharapkan tidak hanya menurunkan biaya logistik, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di sepanjang jalur poros ekonomi tersebut.
“Tujuannya jelas: laju pertumbuhan ekonomi naik, kemiskinan turun drastis, dan IPM melesat. Kami optimistis kinerja ekonomi tahun ini akan jauh lebih signifikan,” pungkasnya.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Prokopim

Saat ini belum ada komentar