Rabu, 3 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Tegaskan Tolak PETI: Itu Keserakahan, Bukan Soal Perut!

Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Tegaskan Tolak PETI: Itu Keserakahan, Bukan Soal Perut!

  • account_circle Tim Liputan
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengeluarkan pernyataan keras terkait aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau tambang ilegal di wilayahnya. Dalam konferensi pers akhir tahun 2025 di Mapolda Kalbar, Rabu (31/12/2025), ia menegaskan tidak akan memberi celah bagi perusak lingkungan tersebut.

Pipit menyoroti alasan klasik “masalah ekonomi” atau “urusan perut” yang kerap dijadikan tameng oleh para pelaku PETI. Menurutnya, aktivitas tambang yang menggunakan alat berat seperti ekskavator adalah bentuk keserakahan, bukan karena kemiskinan.

“Mengirim peralatan semua pakai ekskavator. Jadi saya tidak percaya dengan kata-kata orang. Orang yang menambang dengan peralatan besar tapi ngakunya miskin, itu adalah orang kaya yang ngaku miskin. Itu adalah serakah, dia tidak puas,” tegas Irjen Pol Pipit Rismanto.

Dampak Ngeri: Stunting dan Kerusakan Tanah

Lebih lanjut, Kapolda memaparkan dampak mengerikan dari PETI yang sering diabaikan. Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida dan merkuri dalam proses penambangan emas mengancam kesehatan generasi masa depan Kalimantan Barat.

“Bayangkan makan ikan di dalamnya ada kandungan sianida dan merkuri. Berapa anak-anak kita yang stunting? Stunting itu bukan hanya badannya, otaknya juga ikut stunting,” ujarnya dengan nada prihatin.

Selain kesehatan, kerusakan lingkungan yang ditinggalkan penambang ilegal sangat sulit untuk dipulihkan. Pipit menjelaskan bahwa proses penggalian membalik lapisan tanah subur (topsoil) ke bawah, sehingga lahan tidak lagi bisa digunakan untuk bertani jagung atau kedelai.

“Kalimantan Barat yang tadinya baik-baik saja, begitu bawahnya dikerok-kerok, nanti terjadi seperti Lapindo. Saya akan keras tetap menolak, tidak ada kata lain. Jika anggota saya tidak melaksanakan penegakan hukum, saya perintahkan lakukan!” tambahnya.

Polda Kalbar Ungkap 31 Kasus PETI

Ketegasan Kapolda ini dibuktikan dengan capaian penegakan hukum di lapangan. Sebelumnya, pada Senin (29/12/2025), Ditreskrimsus Polda Kalbar merilis hasil pengungkapan kasus tambang ilegal sepanjang semester kedua tahun 2025.

Kasubbid Penmas Polda Kalbar, AKBP Prinanto, menjelaskan bahwa selama periode Juli hingga Desember 2025, pihaknya telah menangani sedikitnya 31 perkara PETI yang tersebar di berbagai kabupaten.

“Selama enam bulan terakhir, pengungkapan kasus PETI terus dilakukan dan para tersangka sudah ditetapkan,” ujar Prinanto.

Kabagbinopsnal Ditreskrimsus Polda Kalbar, AKBP Ya Muhammad Ilyas, merinci bahwa dari kasus tersebut, sepuluh orang telah ditetapkan sebagai tersangka. “Masing-masing berinisial S, A, SY, LH, ZI, AT, YS, AG, DH, dan N. Perkara ini teregister dalam Laporan Polisi Nomor 367 Tahun 2025,” jelas Ilyas.

Melalui rilis akhir tahun ini, Polda Kalbar mengirimkan pesan kuat bahwa perlindungan terhadap lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar oleh kepentingan segelintir pihak yang mencari keuntungan pribadi.

  • Penulis: Tim Liputan
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pamit ke Mabes TNI, Mayjen Jamallulael Terima Apresiasi Khusus dari Gubernur Ria Norsan

    Pamit ke Mabes TNI, Mayjen Jamallulael Terima Apresiasi Khusus dari Gubernur Ria Norsan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Suasana penuh kehangatan menyelimuti ruang kerja Gubernur Kalimantan Barat saat Gubernur Ria Norsan menerima kunjungan perpisahan Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, Senin (12/1/2026). Pertemuan ini menandai berakhirnya masa pengabdian jenderal bintang dua tersebut di Bumi Khatulistiwa sebelum bergeser ke Markas Besar TNI (Mabes TNI). Gubernur Ria Norsan secara khusus memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas […]

  • Takjil Kekinian Kelezatan Es Lumut Cokelat Kapucino untuk Berbuka

    Takjil Kekinian Kelezatan Es Lumut Cokelat Kapucino untuk Berbuka

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KuburayaToday.com- Minuman segar untuk berbuka puasa selalu menjadi hal yang paling dinanti setelah seharian menahan dahaga. Salah satu kreasi minuman yang tengah populer karena teksturnya yang unik dan rasanya yang kaya adalah Es Lumut Cokelat Kapucino. Melalui kanal YouTube Uli’s Kitchen, dibagikan resep praktis yang menggabungkan sensasi kenyal jeli cokelat dengan kuah kapucino yang creamy. […]

  • Dokter Richard Lee Dijerat Pasal Kesehatan dan Perlindungan Konsumen, Terancam 12 Tahun Penjara

    Dokter Richard Lee Dijerat Pasal Kesehatan dan Perlindungan Konsumen, Terancam 12 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kepolisian Republik Indonesia secara resmi membeberkan pasal-pasal hukum yang dikenakan kepada Dokter Richard Lee, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Reonald Simanjuntak menjelaskan bahwa penyidik menjerat Richard Lee dengan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang […]

  • Dana Desa Dipangkas Rp50 Miliar, Bupati Sujiwo ke Para Kades: Stop Belanja Seremonial!

    Dana Desa Dipangkas Rp50 Miliar, Bupati Sujiwo ke Para Kades: Stop Belanja Seremonial!

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Pemerintahan tingkat desa di Kabupaten Kubu Raya kini tengah menghadapi ujian berat. Akibat kebijakan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional, alokasi Dana Desa (DD) untuk Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2026 resmi dipangkas hingga hampir Rp50 miliar. Menanggapi tekanan fiskal yang drastis ini, Bupati Kubu Raya Sujiwo memberikan instruksi tegas kepada seluruh […]

  • Cegah Kapal Karam, Polres Kubu Raya Larang Nahkoda di Pelabuhan Rasau Jaya Muat Berlebih

    Cegah Kapal Karam, Polres Kubu Raya Larang Nahkoda di Pelabuhan Rasau Jaya Muat Berlebih

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Guna menjamin keselamatan masyarakat pengguna transportasi air, Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya melalui Satuan Binmas melakukan pengawasan ketat dan pemberian imbauan di Pelabuhan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (6/1/2026). Petugas memberikan peringatan keras kepada para nahkoda dan awak kapal agar tidak mengangkut muatan yang melebihi kapasitas. Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi […]

  • Lantik Bos Baru Perusda Kubu Raya, Jiwo: Jangan Cari ‘Bisnis Orbit’ yang Tak Rasional!

    Lantik Bos Baru Perusda Kubu Raya, Jiwo: Jangan Cari ‘Bisnis Orbit’ yang Tak Rasional!

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, resmi melantik Gunawan Putra sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Air Minum Tirta Raya periode 2026–2030 dan Uray Emma Yaniaries sebagai Direktur Perusda Aneka Usaha Menanjak Bahagia periode 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya pada Jumat (23/1/2026). Dalam sambutannya, Bupati Sujiwo memberikan pesan […]

expand_less