Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » KPK Nilai Pilkada Lewat DPRD Rawan Transaksi Politik dan Korupsi Tertutup

KPK Nilai Pilkada Lewat DPRD Rawan Transaksi Politik dan Korupsi Tertutup

  • account_circle Kubu Raya Today
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan potensi meningkatnya praktik transaksi politik dan korupsi tertutup jika pemilihan kepala daerah dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Menurut KPK, mekanisme tersebut berisiko mempersempit akuntabilitas kekuasaan dan menjauhkan kepala daerah dari kontrol publik.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan pandangan tersebut dalam Focus Group Discussion bertajuk Pilkada Melalui DPRD—Menyoal Biaya Tinggi Politik bersama Fraksi Partai Golkar di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

“Yang paling penting bukan mekanisme pemilihannya, tetapi kepada siapa kekuasaan itu dipertanggungjawabkan,” ujar Setyo.

Ia menjelaskan, pemilihan kepala daerah melalui DPRD berpotensi menciptakan konsentrasi pengambilan keputusan di lingkaran elite politik. Dalam kondisi itu, relasi antara kepala daerah dan DPRD dapat berubah menjadi hubungan balas budi politik.

“Kepala daerah bisa merasa berutang kepada DPRD, bukan kepada rakyat,” katanya.

Setyo menilai, meskipun sistem pemilihan langsung tidak sepenuhnya bebas dari korupsi, mekanisme tersebut masih menyediakan ruang pengawasan publik yang lebih luas. Sebaliknya, pemilihan tidak langsung melalui DPRD dinilai rawan melahirkan praktik state capture corruption.

KPK mencatat, akar persoalan korupsi kepala daerah terletak pada politik biaya tinggi yang mendorong munculnya ijon politik kepada pemodal. Karena itu, reformasi Pilkada dinilai harus berangkat dari upaya memperkuat akuntabilitas dan integritas, bukan semata pertimbangan efisiensi anggaran.

Dalam diskusi tersebut, akademisi Djohermansyah Djohan menyoroti perbedaan frasa konstitusional antara pemilihan presiden dan kepala daerah. Menurut dia, frasa “dipilih secara demokratis” membuka ruang tafsir terhadap mekanisme pemilihan kepala daerah. (*/)

  • Penulis: Kubu Raya Today

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Sisihkan Gaji Pribadi untuk Pol PP Honorer, Sujiwo Ingin Rutinkan Bantuan Sembako

    Sisihkan Gaji Pribadi untuk Pol PP Honorer, Sujiwo Ingin Rutinkan Bantuan Sembako

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Di tengah kondisi keterbatasan fiskal daerah yang melanda, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, tetap memberikan atensi khusus kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai institusi garda terdepan penegak peraturan daerah. Sujiwo mengungkapkan bahwa pada tahun ini, pihaknya telah memastikan alokasi anggaran untuk pengadaan seragam dan sarana pendukung lainnya bagi korps penegak perda tersebut. […]

  • Wagub Krisantus di Wisuda Miftahul Khairat: Uang Rp1 Miliar Bisa Habis 2 Hari, Tapi Ilmu Modal Abadi

    Wagub Krisantus di Wisuda Miftahul Khairat: Uang Rp1 Miliar Bisa Habis 2 Hari, Tapi Ilmu Modal Abadi

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, memberikan pesan mendalam tentang pentingnya investasi ilmu saat menghadiri Wisuda Santri Pondok Pesantren Miftahul Khairat di Kabupaten Kubu Raya, Minggu (18/1/2026). Di hadapan ratusan wali santri, ia menegaskan bahwa pendidikan adalah modal hidup yang tidak akan pernah habis termakan zaman. Dalam sambutan yang hangat, Krisantus mengibaratkan perbedaan […]

  • Usai Sungai Berembang, Bupati Janji Normalisasi Kawasan Jalan Pramuka dan Bangun Trotoar Baru

    Usai Sungai Berembang, Bupati Janji Normalisasi Kawasan Jalan Pramuka dan Bangun Trotoar Baru

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meninjau langsung proses normalisasi Sungai Berembang di Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, pada Rabu (12/2/2026). Didampingi kepala desa dan jajaran dinas terkait, Bupati menyaksikan langsung alat berat ekskavator yang tengah melakukan pengerukan dan pelebaran alur sungai di lokasi tersebut. Upacara pengerjaan ini merupakan salah satu titik krusial karena […]

  • Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Serap Sekitar Satu Juta Tenaga Kerja

    Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Serap Sekitar Satu Juta Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan sejumlah program prioritas pemerintah mulai memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemerataan fasilitas pendidikan dinilai memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah […]

  • Gakkum Lintas Sungai Pawan: 600 Batang Kayu Ilegal Disergap Saat Merapat ke Industri

    Gakkum Lintas Sungai Pawan: 600 Batang Kayu Ilegal Disergap Saat Merapat ke Industri

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mematahkan upaya peredaran kayu ilegal skala besar di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Dalam operasi senyap yang digelar pada Sabtu (17/1/2026) dini hari pukul 01.00 WIB, tim mengamankan rakit raksasa berisi sekitar 600 batang kayu bulat jenis rimba campuran di perairan Sungai Pawan. Penindakan ini dilakukan […]

  • Didukung PLBN hingga Pelabuhan Kijing, Kalbar Dinilai Siap Menjadi Pusat Pangan Halal Asia

    Didukung PLBN hingga Pelabuhan Kijing, Kalbar Dinilai Siap Menjadi Pusat Pangan Halal Asia

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Kuburayatoday.com – Kalimantan Barat dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat pangan halal di kawasan Asia. Potensi tersebut didukung oleh ketersediaan sumber daya alam yang melimpah serta infrastruktur strategis yang semakin memperkuat konektivitas daerah dengan pasar nasional maupun internasional. Pandangan tersebut disampaikan oleh praktisi ekonomi syariah Kalimantan Barat, Awaluddin Razab, dalam Halal Industry Webinar […]

expand_less