Senin, 2 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » News » Atasi Krisis Dokter Anestesi di Perbatasan, Sekda Harisson Desak PPDS FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

Atasi Krisis Dokter Anestesi di Perbatasan, Sekda Harisson Desak PPDS FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan). Langkah strategis ini diambil guna memutus rantai kekurangan dokter spesialis yang telah lama menghambat layanan kesehatan di wilayah pelosok dan perbatasan.

Dalam evaluasi lapangan yang digelar di Aula Amphiteater FK Untan, Jumat (9/1/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson, mengungkapkan fakta miris terkait distribusi tenaga medis di Bumi Khatulistiwa.

“Kalimantan Barat luasnya 1,1 kali Pulau Jawa. Di wilayah perbatasan seperti Kapuas Hulu, rumah sakit sudah punya dokter bedah, tapi tidak ada dokter anestesi. Akibatnya, pasien harus dirujuk berjam-jam. Ini tidak adil bagi masyarakat daerah,” tegas Harisson.

Harisson memaparkan data statistik yang menunjukkan ketimpangan besar antara ketersediaan dan kebutuhan dokter spesialis. Berdasarkan standar nasional, Kalbar masih membutuhkan ribuan dokter spesialis tambahan.

• Total Dokter Spesialis: Saat ini tersedia 548 orang (Kebutuhan ideal: 1.590 orang).
• Dokter Spesialis Anestesi: Saat ini hanya ada 42 orang (Kebutuhan ideal: 113 orang).

“Tanpa terobosan seperti pembukaan PPDS di FK Untan ini, kebutuhan dokter spesialis tidak akan pernah terkejar. Pendidikan harus dipercepat agar pelayanan di RSUD dr. Soedarso dan rumah sakit jejaring lainnya semakin optimal,” jelasnya.

Harisson secara khusus meminta agar PPDS Anestesi FK Untan memberikan prioritas bagi dokter asal Kalimantan Barat. Hal ini berkaitan dengan aspek retensi atau keberlanjutan masa tugas pasca-lulus.

“Dokter putra daerah terbukti lebih bertahan lama mengabdi di tanah kelahirannya. Saya berharap mereka diprioritaskan agar masalah kekosongan dokter spesialis di daerah tidak terulang terus-menerus,” tambah Harisson.

Gayung bersambut, Satgas Akselerasi PPDS Kemendiktisaintek, dr. Haryo Bismantara, menjelaskan bahwa pihaknya kini menerapkan kebijakan baru untuk mengatasi maldistribusi tenaga kesehatan.

“Dalam pedoman baru, mahasiswa PPDS sejak awal sudah ditetapkan akan ditempatkan di mana setelah lulus. Kami sepakat dengan Pak Sekda, retensi paling kuat adalah putra daerah, dan aturan kami sudah mengakomodasi hal tersebut,” terang dr. Haryo.

Dengan adanya PPDS Anestesiologi di FK Untan, RSUD dr. Soedarso sebagai rumah sakit pendidikan utama diharapkan mampu mencetak spesialis handal yang langsung siap diterjunkan ke titik-titik krisis kesehatan di seluruh pelosok Kalimantan Barat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Adpim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Banjir Rob Pontianak: Puncak Pasang 2 Meter Terjadi Pagi Hari, Arus Sangat Deras

    Waspada Banjir Rob Pontianak: Puncak Pasang 2 Meter Terjadi Pagi Hari, Arus Sangat Deras

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi fenomena banjir rob yang melanda sejumlah wilayah di Kota Pontianak. Berdasarkan hasil pemantauan dan data BMKG, ketinggian pasang air laut pada periode ini dilaporkan dapat mencapai hingga dua meter. Edi menjelaskan bahwa kenaikan muka air paling signifikan terjadi pada pagi hari. […]

  • Bareskrim Buka Hotline Tambang Ilegal, DPR Soroti Kerusakan Lingkungan

    Bareskrim Buka Hotline Tambang Ilegal, DPR Soroti Kerusakan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri membuka saluran pengaduan khusus untuk menampung laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan ilegal yang masih marak di Sumatera Barat. Langkah ini ditempuh guna mempercepat penindakan terhadap praktik tambang liar yang dinilai kian masif. Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni mengatakan, pihaknya telah menyiapkan hotline pengaduan yang […]

  • Prestasi Global: Bali Puncaki Daftar Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

    Prestasi Global: Bali Puncaki Daftar Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Pulau Bali kembali menegaskan reputasinya sebagai destinasi wisata kelas dunia. Dalam The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List 2026 versi TripAdvisor, Bali berhasil meraih peringkat pertama sebagai destinasi wisata terbaik dunia. Capaian ini menjadi prestasi tertinggi Bali sepanjang sejarah penilaian TripAdvisor. Sebelumnya, Bali secara konsisten masuk dalam daftar 10 besar […]

  • Tergiur Upah Rp100 Ribu, Makelar Barang Bekas di Fb Diciduk Jadi Kurir Sabu “Bahan Telok”

    Tergiur Upah Rp100 Ribu, Makelar Barang Bekas di Fb Diciduk Jadi Kurir Sabu “Bahan Telok”

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – MN (37), seorang pria yang dikenal luas di jagat media sosial sebagai ‘blukar’ atau makelar barang bekas di Facebook, kini harus berurusan dengan hukum. Bukannya memperluas jaringan jual beli motor atau ponsel, MN justru nekat beralih profesi menjadi kurir narkoba jenis sabu. Ironisnya, MN terjebak dalam jaringan gelap ini hanya karena tergiur janji […]

  • Ketersediaan Lahan Makam Menipis, Wali Kota Pontianak: Tak Masalah Jika Harus Makamkan di Luar Kota

    Ketersediaan Lahan Makam Menipis, Wali Kota Pontianak: Tak Masalah Jika Harus Makamkan di Luar Kota

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Kota Pontianak mulai menghadapi tantangan serius terkait keterbatasan lahan pemakaman. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan tingginya kebutuhan, lahan-lahan makam berstatus wakaf yang ada saat ini kian penuh sesak. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai mengambil langkah cepat untuk mengamankan cadangan lahan baru. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa pihaknya […]

  • Wakapolri: Korban TPPO yang Melanggar Hukum karena Paksaan Tidak Boleh Dipidana

    Wakapolri: Korban TPPO yang Melanggar Hukum karena Paksaan Tidak Boleh Dipidana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melakukan pelanggaran hukum akibat paksaan dari pelaku tidak seharusnya dipidana. Menurut Dedi, penanganan TPPO harus berlandaskan prinsip non penalization yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan hukum. “Dalam regulasi yang baru, korban menjadi subjek yang dilindungi. […]

expand_less