Selasa, 28 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » News » Atasi Krisis Dokter Anestesi di Perbatasan, Sekda Harisson Desak PPDS FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

Atasi Krisis Dokter Anestesi di Perbatasan, Sekda Harisson Desak PPDS FK Untan Prioritaskan Putra Daerah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan). Langkah strategis ini diambil guna memutus rantai kekurangan dokter spesialis yang telah lama menghambat layanan kesehatan di wilayah pelosok dan perbatasan.

Dalam evaluasi lapangan yang digelar di Aula Amphiteater FK Untan, Jumat (9/1/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson, mengungkapkan fakta miris terkait distribusi tenaga medis di Bumi Khatulistiwa.

“Kalimantan Barat luasnya 1,1 kali Pulau Jawa. Di wilayah perbatasan seperti Kapuas Hulu, rumah sakit sudah punya dokter bedah, tapi tidak ada dokter anestesi. Akibatnya, pasien harus dirujuk berjam-jam. Ini tidak adil bagi masyarakat daerah,” tegas Harisson.

Harisson memaparkan data statistik yang menunjukkan ketimpangan besar antara ketersediaan dan kebutuhan dokter spesialis. Berdasarkan standar nasional, Kalbar masih membutuhkan ribuan dokter spesialis tambahan.

• Total Dokter Spesialis: Saat ini tersedia 548 orang (Kebutuhan ideal: 1.590 orang).
• Dokter Spesialis Anestesi: Saat ini hanya ada 42 orang (Kebutuhan ideal: 113 orang).

“Tanpa terobosan seperti pembukaan PPDS di FK Untan ini, kebutuhan dokter spesialis tidak akan pernah terkejar. Pendidikan harus dipercepat agar pelayanan di RSUD dr. Soedarso dan rumah sakit jejaring lainnya semakin optimal,” jelasnya.

Harisson secara khusus meminta agar PPDS Anestesi FK Untan memberikan prioritas bagi dokter asal Kalimantan Barat. Hal ini berkaitan dengan aspek retensi atau keberlanjutan masa tugas pasca-lulus.

“Dokter putra daerah terbukti lebih bertahan lama mengabdi di tanah kelahirannya. Saya berharap mereka diprioritaskan agar masalah kekosongan dokter spesialis di daerah tidak terulang terus-menerus,” tambah Harisson.

Gayung bersambut, Satgas Akselerasi PPDS Kemendiktisaintek, dr. Haryo Bismantara, menjelaskan bahwa pihaknya kini menerapkan kebijakan baru untuk mengatasi maldistribusi tenaga kesehatan.

“Dalam pedoman baru, mahasiswa PPDS sejak awal sudah ditetapkan akan ditempatkan di mana setelah lulus. Kami sepakat dengan Pak Sekda, retensi paling kuat adalah putra daerah, dan aturan kami sudah mengakomodasi hal tersebut,” terang dr. Haryo.

Dengan adanya PPDS Anestesiologi di FK Untan, RSUD dr. Soedarso sebagai rumah sakit pendidikan utama diharapkan mampu mencetak spesialis handal yang langsung siap diterjunkan ke titik-titik krisis kesehatan di seluruh pelosok Kalimantan Barat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Adpim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi Kelangkaan Telur, Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi di Mandor Segera Dimulai

    Atasi Kelangkaan Telur, Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi di Mandor Segera Dimulai

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) bersiap menjadi bagian dari lompatan besar dalam industri peternakan nasional. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, secara resmi menyambut rencana groundbreaking hilirisasi industri ayam terintegrasi yang akan dipusatkan di Kawasan Industri Mandor (KIM), Kabupaten Landak, pada Januari 2026. Kepastian ini terungkap usai Gubernur menerima audiensi CEO Firmansyah Khatulistiwa Group, Hendra Firmansyah, […]

  • Modus Sabu di Bubuk Kopi ke Sulawesi Terbongkar, K9 Bea Cukai dan Polres Kubu Raya Bekuk Lansia

    Modus Sabu di Bubuk Kopi ke Sulawesi Terbongkar, K9 Bea Cukai dan Polres Kubu Raya Bekuk Lansia

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Sinergi tajam antara Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya dan Unit K9 Bea Cukai Bandara Internasional Supadio berhasil mematahkan taktik cerdik penyelundupan narkoba lintas pulau. Seorang lansia berinisial SY (57) tak berkutik setelah paket sabu yang ia sembunyikan di dalam bubuk kopi terendus oleh anjing pelacak, Selasa (13/1/2026). Rencananya, barang haram tersebut akan […]

  • Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Tegaskan Tolak PETI: Itu Keserakahan, Bukan Soal Perut!

    Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Tegaskan Tolak PETI: Itu Keserakahan, Bukan Soal Perut!

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengeluarkan pernyataan keras terkait aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau tambang ilegal di wilayahnya. Dalam konferensi pers akhir tahun 2025 di Mapolda Kalbar, Rabu (31/12/2025), ia menegaskan tidak akan memberi celah bagi perusak lingkungan tersebut. Pipit menyoroti alasan klasik “masalah ekonomi” atau “urusan perut” yang […]

  • Parkir Rp30 Ribu di Pantai Viral, Pemkot Singkawang “Sentil” Pengelola: Jangan Pungut Tarif Tak Wajar!

    Parkir Rp30 Ribu di Pantai Viral, Pemkot Singkawang “Sentil” Pengelola: Jangan Pungut Tarif Tak Wajar!

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Pemerintah Kota Singkawang bergerak cepat menanggapi gelombang protes masyarakat terkait melambungnya tarif parkir di sejumlah kawasan wisata selama libur Nataru 2026. Salah satu yang paling disorot adalah tarif parkir di kawasan Pasir Panjang Mandiri (PPPM) yang mencapai Rp30.000 untuk mobil dan Rp15.000 untuk motor, meski diklaim sebagai “Pantai Gratis”. Merespons keluhan yang membanjiri […]

  • Sekda Amirullah Sebut Kesuksesan Pemkot Pontianak Bukan Klaim, Tapi Terbukti Lewat Angka

    Sekda Amirullah Sebut Kesuksesan Pemkot Pontianak Bukan Klaim, Tapi Terbukti Lewat Angka

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan bahwa ukuran keberhasilan kinerja pemerintah daerah tidak boleh hanya sebatas klaim sepihak. Menurutnya, kesuksesan sebuah kebijakan harus dapat dibuktikan secara faktual melalui indikator angka yang akurat. Pernyataan tersebut disampaikan Amirullah usai memimpin apel rutin Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (5/1/2026). […]

  • Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP UNTAN Raih Gelar Naib Johan dalam Lomba Pidato Bahasa Melayu Antarabangsa Piala Perdana Menteri Malaysia 2026

    Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP UNTAN Raih Gelar Naib Johan dalam Lomba Pidato Bahasa Melayu Antarabangsa Piala Perdana Menteri Malaysia 2026

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Kuburayatoday.com – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Tanjungpura (UNTAN) di kancah internasional. Muhammad Iqbal Sopian Saputra, mahasiswa Program Studi S-1 Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNTAN, berhasil meraih gelar Naib Johan (Juara 2) pada Lomba Pidato Bahasa Melayu Antarabangsa (PABM) Kategori Alam Melayu Piala Perdana Menteri Malaysia tahun 2026. Pengalaman Berharga Selama […]

expand_less