E-Adipati Kubu Raya Tingkatkan Disiplin ASN di Sektor Pendidikan
- account_circle Kubu Raya Today
- calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
- print Cetak

Bupati Kubu Raya Sujiwo meluncurkan aplikasi E-Adipati untuk memperkuat disiplin ASN sektor pendidikan melalui sistem presensi digital real time. Foto: dok DiskominfoKKR
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday.com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meluncurkan aplikasi presensi elektronik E-Adipati sebagai upaya memperkuat disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di sektor pendidikan. Peluncuran dilakukan usai Upacara Hari Pendidikan Nasional di Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (4/4/2026).
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sukiryanto, Sekretaris Daerah Yusran Anizam, serta jajaran pejabat dan insan pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Sujiwo mengatakan, E-Adipati tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatat kehadiran berbasis digital, tetapi juga menjadi bagian dari langkah strategis untuk mendorong perubahan budaya kerja ASN agar lebih profesional, modern, dan akuntabel.
“Disiplin ASN, terutama tenaga pendidik, adalah hal yang tidak bisa ditawar. Dengan E-Adipati, kita ingin memastikan sistem pengawasan berjalan lebih optimal,” kata Sujiwo.
Menurut dia, kedisiplinan merupakan fondasi penting dalam membangun aparatur yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu memperkuat sistem pengawasan sekaligus meningkatkan kesadaran ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Sujiwo menjelaskan, implementasi aplikasi ini menjadi langkah konkret Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam menciptakan sistem kerja yang objektif, transparan, dan akuntabel. Melalui pemantauan kehadiran secara real time, potensi pelanggaran disiplin diharapkan dapat ditekan.
“Dengan pemantauan secara real time, potensi pelanggaran disiplin bisa ditekan dan kinerja ASN menjadi lebih terukur,” ujarnya.
Ia berharap, E-Adipati dapat mendorong perubahan pola pikir ASN, khususnya tenaga pendidik dan kependidikan, agar tidak hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga meningkatkan kualitas kerja dan dedikasi dalam memberikan pelayanan pendidikan.
“Kita ingin ASN tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir dengan kinerja, komitmen, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, Sujiwo mengingatkan bahwa disiplin sejati tidak semata-mata lahir dari sistem pengawasan, melainkan dari kesadaran pribadi sebagai abdi negara. “Disiplin itu bukan karena diawasi, tetapi karena kesadaran dan tanggung jawab,” tuturnya.
Peluncuran E-Adipati ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mendorong digitalisasi dan reformasi birokrasi, khususnya di sektor pendidikan, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih profesional dan responsif. (*/)
- Penulis: Kubu Raya Today

Saat ini belum ada komentar