Wujudkan Kota Humanis, Pemkot Pontianak Operasikan Mobil Penyapu Trotoar Canggih
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- print Cetak

Wali Kota Pontianak mengujicoba kendaraan khusus penyapu trotoar di kawasan Untan. | Wujudkan Kota Humanis, Pemkot Pontianak Operasikan Mobil Penyapu Trotoar Canggih. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berinovasi dalam menata lingkungan agar semakin bersih, hijau, dan ramah bagi masyarakat. Salah satu langkah terbaru adalah pengoperasian kendaraan khusus penyapu trotoar dan jalan guna memaksimalkan perawatan ruang publik secara efektif dan modern.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa mobil penyapu berukuran kecil ini dirancang khusus untuk menjangkau area trotoar dan taman kota. Dengan bantuan mesin penyapu otomatis, proses pembersihan kini menjadi jauh lebih cepat dibandingkan metode manual.
“Dengan alat ini, pekerjaan pembersihan menjadi jauh lebih mudah dan efektif. Trotoar bukan hanya disapu, tetapi juga disiram untuk mengurangi debu dan disedot secara langsung,” ujar Edi usai melakukan uji coba kendaraan tersebut di trotoar Taman Digulis Untan, Sabtu (3/1/2026).
Menurut Edi, trotoar dan taman kota merupakan ruang interaksi sosial yang vital bagi warga. Oleh sebab itu, operasional pembersihan dilakukan setiap hari untuk menjamin kenyamanan pejalan kaki maupun pengunjung taman.
Saat ini, Pemkot Pontianak baru memiliki dua unit armada dengan ukuran berbeda. Namun, melihat efektivitasnya dalam menjaga kebersihan aspal dan trotoar, Edi berencana untuk menambah jumlah unit ke depannya agar cakupan layanan semakin luas hingga ke seluruh penjuru kota.
Selain peralatan canggih, Pemkot juga diperkuat oleh Pasukan Hijau Gerak Cepat (PHGC) di bawah Dinas PUPR. Tim yang terdiri dari 20 orang ini bertugas secara periodik memastikan taman-taman kota tetap sehat, hijau, dan nyaman untuk digunakan berolahraga maupun berekreasi.
Meski mengakui adanya keterbatasan anggaran rutin, Edi menegaskan komitmennya untuk terus mempercantik wajah kota. Penataan trotoar, lampu penerangan, dan ruang terbuka hijau tidak hanya berpusat di tengah kota, tetapi juga diperluas ke wilayah Pontianak Timur dan Pontianak Utara.
“Kota yang bersih dan tertata bukan hanya soal estetika, tapi juga soal kemanusiaan. Kita ingin Pontianak menjadi kota yang humanis, nyaman bagi pejalan kaki, ramah lingkungan, dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi warganya,” tegasnya.
Langkah ini mempertegas arah pembangunan Kota Pontianak yang berfokus pada keseimbangan antara pembangunan fisik dan kelestarian lingkungan demi kebahagiaan seluruh lapisan masyarakat.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Prokopim

Saat ini belum ada komentar