Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dokter Richard Lee Dijerat Pasal Kesehatan dan Perlindungan Konsumen, Terancam 12 Tahun Penjara

Dokter Richard Lee Dijerat Pasal Kesehatan dan Perlindungan Konsumen, Terancam 12 Tahun Penjara

  • account_circle Kubu Raya Today
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday – Kepolisian Republik Indonesia secara resmi membeberkan pasal-pasal hukum yang dikenakan kepada Dokter Richard Lee, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Reonald Simanjuntak menjelaskan bahwa penyidik menjerat Richard Lee dengan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Pasal tersebut mengatur ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda maksimal Rp5 miliar,” ujar Kombes Reonald dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Selain pasal di bidang kesehatan, penyidik juga menerapkan pasal tambahan terkait perlindungan konsumen. Richard Lee dijerat Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) dan Pasal 9 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Ancaman pidananya berupa penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp2 miliar,” jelas Reonald.

Sebelumnya, Richard Lee memenuhi panggilan penyidik dengan mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Pemeriksaan resmi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB.

Sekitar pukul 18.00 WIB, pemeriksaan dihentikan sementara untuk memberikan waktu istirahat, sebelum kembali dilanjutkan pada pukul 19.00 WIB. Namun menjelang pukul 22.00 WIB, Richard Lee mengeluhkan kondisi fisik yang kurang sehat.

“Atas permintaan penasihat hukum yang bersangkutan, pemeriksaan kembali dihentikan untuk memberikan waktu istirahat,” kata Reonald.

Penyidik akhirnya memutuskan menghentikan pemeriksaan pada pukul 00.00 WIB. Hingga saat itu, penyidik telah mengajukan 73 pertanyaan dari total 85 pertanyaan yang telah disiapkan. “Pemeriksaan akan dijadwalkan kembali untuk melanjutkan sisa pertanyaan,” ujarnya.

Terkait status penahanan, pihak kepolisian menegaskan bahwa hingga kini Richard Lee belum dilakukan penahanan. Hal tersebut didasarkan pada penilaian penyidik bahwa yang bersangkutan masih bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung. “Belum dilakukan penahanan karena penilaian penyidik, yang bersangkutan masih kooperatif,” pungkas Reonald.

Kasus ini terus menjadi perhatian publik, khususnya terkait penegakan hukum di sektor kesehatan dan perlindungan konsumen, serta akuntabilitas pelaku usaha dan tenaga medis dalam memberikan layanan kepada masyarakat. (*/)

  • Penulis: Kubu Raya Today

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiba dengan Mobil Hitam, Richard Lee Jalani Pemeriksaan Polisi atas Kasus Kosmetik

    Tiba dengan Mobil Hitam, Richard Lee Jalani Pemeriksaan Polisi atas Kasus Kosmetik

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Dokter sekaligus influencer kecantikan ternama, Richard Lee, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Rabu (7/1/2026). Kehadirannya tersebut untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk kosmetik yang dipasarkan atas namanya. Berdasarkan pantauan di lokasi, Richard Lee tiba di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya […]

  • Anggaran KIP Kuliah 2026 Capai Rp15,3 Triliun, Pemerintah Perketat Sasaran Penerima

    Anggaran KIP Kuliah 2026 Capai Rp15,3 Triliun, Pemerintah Perketat Sasaran Penerima

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Pemerintah memastikan keberlanjutan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan meningkatkan alokasi anggaran pada Tahun Anggaran 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Kebijakan ini ditegaskan sebagai upaya menjaga akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) mencatat tren penerima KIP Kuliah terus […]

  • Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Gelar KKL di Yayasan Rumah Rahayu, Dalami Penanganan dan Rehabilitasi Penyintas Narkoba

    Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Gelar KKL di Yayasan Rumah Rahayu, Dalami Penanganan dan Rehabilitasi Penyintas Narkoba

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Hendra Sulistiawan M.Pd
    • 0Komentar

    Kuburayatoday.com — Sejumlah mahasiswa Universitas PGRI Pontianak melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Yayasan Rumah Rahayu, yang beralamat di Jalan Pangeran Natakusuma, Gang Delima, Kota Pontianak. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat berbagai metode terapi yang diterapkan dalam penanganan pasien di yayasan tersebut. Dalam kegiatan ini, […]

  • Wujudkan Kota Humanis, Pemkot Pontianak Operasikan Mobil Penyapu Trotoar Canggih

    Wujudkan Kota Humanis, Pemkot Pontianak Operasikan Mobil Penyapu Trotoar Canggih

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berinovasi dalam menata lingkungan agar semakin bersih, hijau, dan ramah bagi masyarakat. Salah satu langkah terbaru adalah pengoperasian kendaraan khusus penyapu trotoar dan jalan guna memaksimalkan perawatan ruang publik secara efektif dan modern. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa mobil penyapu berukuran kecil ini dirancang khusus […]

  • Jiwo Bakal Geser Anggaran Jalan untuk Perbaiki 60 Persen Sekolah Rusak

    Jiwo Bakal Geser Anggaran Jalan untuk Perbaiki 60 Persen Sekolah Rusak

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa pemenuhan hak dasar masyarakat, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan, merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Penegasan ini disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 tingkat Kecamatan Terentang, Jumat (30/1/2026). Sujiwo menyatakan bahwa percepatan proses Musrenbang dan penganggaran harus bermuara pada perlindungan hak-hak rakyat yang paling mendasar. […]

  • Menkes Ajak Putra Daerah Kubu Raya Jadi Dokter Spesialis Tanpa Biaya Kuliah Lewat Program Hospital Based

    Menkes Ajak Putra Daerah Kubu Raya Jadi Dokter Spesialis Tanpa Biaya Kuliah Lewat Program Hospital Based

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menekankan pentingnya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan melalui rekrutmen putra-putri daerah. Hal ini menjadi strategi utama agar tenaga medis, khususnya dokter spesialis, memiliki kemauan kuat untuk mengabdi dan menetap di daerah asalnya. Pernyataan tersebut disampaikan Menkes saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Tuan Besar Syarif […]

expand_less