Lantik Bos Baru Perusda Kubu Raya, Jiwo: Jangan Cari ‘Bisnis Orbit’ yang Tak Rasional!
- account_circle Tim
- calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
- print Cetak

Bupati Sujiwo melantik Gunawan Putra sebagai Dewas Perumda Tirta Raya dan Uray Emma Yaniaries sebagai Direktur Perusda. Sujiwo tekankan profit dan aspek sosial. (Foto: Prokopim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KubuRayaToday.Com — Bupati Kubu Raya, Sujiwo, resmi melantik Gunawan Putra sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Air Minum Tirta Raya periode 2026–2030 dan Uray Emma Yaniaries sebagai Direktur Perusda Aneka Usaha Menanjak Bahagia periode 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya pada Jumat (23/1/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Sujiwo memberikan pesan mendalam bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar. Ia mengingatkan kedua pejabat baru tersebut bahwa setiap tindakan mereka akan dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada negara, tetapi juga kepada Tuhan.
“Jabatan itu adalah kepercayaan dari negara, dari rakyat, maka pegang teguh amanah dari Tuhan itu,” tegas Sujiwo saat memberikan arahan pada Jumat (23/1/2026).
Sujiwo memaparkan bahwa Perusahaan Daerah (Perusda) memiliki peran strategis untuk menjadi mitra bagi UMKM dan pelaku usaha lainnya di Kubu Raya. Namun, ia menekankan agar manajemen jeli dalam menentukan core business atau bisnis inti yang tepat serta rasional agar perusahaan bisa berkembang pesat.
“Nah, kalau orbit bisnisnya tepat, kemudian dikelola secara baik, lalu bisa mendapatkan profit dengan baik, bisa membiayai diri sendiri, dan kalau sudah semuanya sukses, itu bisa menyisihkan dividen atau keuntungannya yang akan dibagikan kepada pemerintah,” jelasnya.
Saat ini, Kabupaten Kubu Raya memiliki dua badan usaha utama, yakni Perusda Aneka Usaha dan Perumda Air Minum Tirta Raya. Sujiwo menilai kondisi Perumda Tirta Raya saat ini sudah menunjukkan tren yang lumayan sehat. Bahkan, ia sempat menolak setoran dividen dari Direktur Perumda demi kepentingan pengembangan infrastruktur air.
“Perumda sudah lumayan sehat. Bahkan kemarin direktur menyisihkan dividen tapi saya bilang tidak usah dulu, kalian gunakan untuk upgrade kepentingan-kepentingan perumda itu sendiri,” ungkap Sujiwo.
Kepada Dewan Pengawas Perumda yang baru dilantik, Sujiwo meminta agar posisi tersebut dijadikan mitra kerja oleh jajaran direksi, bukan dianggap sebagai momok yang menakutkan. Ia menuntut pengawasan dilakukan secara profesional dan menyeluruh mulai dari aspek manajerial hingga pengelolaan aset.
“Saudara Dewan Pengawas harus melakukan pekerjaannya secara profesional, lakukan pengawasan secara maksimal, baik manajerialnya, baik operasionalnya, baik pengelolaan keuangannya, baik pengelolaan asetnya,” pintanya.
Sujiwo juga memberikan catatan khusus bagi manajemen Perumda Tirta Raya karena bidang usahanya menyangkut hajat hidup orang banyak. Ia mengingatkan bahwa meskipun perusahaan harus mengejar keuntungan (profit), aspek sosial dalam pelayanan air bersih tidak boleh diabaikan.
“Karena namanya perusahaan ini kata dasarnya usaha, pasti nyari profit. Tetapi khusus untuk Tirta Raya, karena yang diurus adalah air bersih, menyangkut kepentingan khalayak umum, maka di situ masih ada yang namanya aspek sosial. Walaupun mengejar profit, tapi aspek sosialnya harus diperhatikan,” pungkas Sujiwo.
- Penulis: Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar