Minggu, 1 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Ola' Ola' Kubu » Ancaman Penjara 15 Tahun Menanti Pembakar Lahan di Kuala Mandor, Polisi Pasang Garis Polisi di Lokasi

Ancaman Penjara 15 Tahun Menanti Pembakar Lahan di Kuala Mandor, Polisi Pasang Garis Polisi di Lokasi

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com — Polres Kubu Raya melalui jajaran Polsek Kuala Mandor B bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini diambil setelah terpantau sejumlah titik api melalui aplikasi pemantauan hotspot Lancang Kuning dan SIPONGI pada Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan hasil monitoring terkarhusebut, terdeteksi sebanyak 10 titik api yang tersebar di wilayah Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya. Titik-titik api ini berada di dua lokasi berbeda yang sebagian besar merupakan hamparan lahan gambut kering.

Kapolsek Kuala Mandor B, IPDA Achmadal Gazali, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, AIPTU Ade, menyatakan bahwa personel gabungan langsung diterjunkan ke lapangan. Tim fokus melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area pemukiman atau hutan yang lebih luas.

“Begitu titik api terpantau di aplikasi Lancang Kuning dan SIPONGI, personel Polsek Kuala Mandor B bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi. Kami melakukan pemadaman, penyekatan, serta pendinginan,” ujar AIPTU Ade pada Jumat (30/1/2026).

Dari hasil pengecekan lapangan, tujuh titik api ditemukan di Lokasi Munggu Mas, Dusun Jaya, Desa Sungai Enau, dengan luas lahan yang hangus mencapai sekitar 2 hektare. Sementara tiga titik api lainnya berada di Parit Pak Laut, Dusun Tunas Harapan, Desa Kubu Padi, dengan luasan sekitar 1,5 hektare.

Seluruh lokasi yang terbakar merupakan lahan gambut dengan vegetasi semak belukar, rumput, dan pepohonan kecil yang kering. Kondisi ini membuat api sangat cepat membesar dan menjadi tantangan berat bagi para petugas di lapangan.

“Jenis tanah gambut dengan vegetasi kering menjadi tantangan utama di lapangan. Api bisa menjalar di bawah permukaan tanah dan berpotensi muncul kembali,” jelas Ade menggambarkan sulitnya proses pemadaman.

Operasi pemadaman ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kapolsek, Camat, kepala desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga tim pemadam perusahaan. Petugas mengerahkan 5 unit mesin Robin untuk menyedot air meskipun terkendala minimnya sumber air di lokasi.

Pasca api berhasil dijinakkan, personel kepolisian langsung melakukan pemasangan garis polisi (police line) di lokasi kejadian. Hal ini dilakukan guna mengamankan TKP untuk kepentingan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran serta mencari tahu siapa pemilik lahan tersebut.

Ade menegaskan bahwa Polres Kubu Raya akan menindak tegas siapa pun, baik perorangan maupun korporasi, yang terbukti sengaja atau lalai melakukan pembakaran lahan. Ancaman hukuman berat telah menanti para pelaku sesuai aturan yang berlaku.

“Pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal 5 miliar rupiah,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk berhenti membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca panas. Warga diminta aktif melaporkan setiap indikasi adanya asap atau api di wilayah masing-masing agar bisa segera ditangani sebelum meluas.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benarkah Terlalu Banyak Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Medis dr. Tirta

    Benarkah Terlalu Banyak Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Ini Penjelasan Medis dr. Tirta

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Isu mengenai konsumsi tempe dan tahu yang dapat memengaruhi kesuburan pria sering kali menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Banyak yang khawatir bahwa kandungan dalam kedelai dapat menyebabkan pria menjadi mandul atau mengalami perubahan fisik tertentu. Menanggapi hal tersebut, praktisi kesehatan dr. Tirta memberikan klarifikasi melalui kanal edukasinya. Menurutnya, ada poin penting yang perlu […]

  • Dari Proliga ke Panggung Asia: Pontianak Siap Jamu Klub Voli Terbaik Benua Kuning di AVC 2026

    Dari Proliga ke Panggung Asia: Pontianak Siap Jamu Klub Voli Terbaik Benua Kuning di AVC 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kota Pontianak, Kalimantan Barat, resmi mengukuhkan diri sebagai magnet baru olahraga bola voli di Indonesia. Setelah sukses membuka gelaran Proliga 2026, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengumumkan kabar gembira bahwa Pontianak terpilih menjadi tuan rumah turnamen voli internasional bergengsi, AVC Championship 2026, pada Mei mendatang. Kepastian ini disampaikan Gubernur Ria Norsan usai membuka […]

  • 1.105 Personel DVI Polri Dikerahkan Identifikasi Korban Bencana di Sumatra

    1.105 Personel DVI Polri Dikerahkan Identifikasi Korban Bencana di Sumatra

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan kekuatan besar dalam misi kemanusiaan pascabencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 1.105 personel yang terdiri dari Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan tenaga kesehatan diterjunkan untuk mempercepat identifikasi korban meninggal dunia sekaligus memberikan pelayanan medis bagi warga terdampak. Astamaops Kapolri Komjen Pol […]

  • Dana Desa Dipangkas Rp50 Miliar, Bupati Sujiwo ke Para Kades: Stop Belanja Seremonial!

    Dana Desa Dipangkas Rp50 Miliar, Bupati Sujiwo ke Para Kades: Stop Belanja Seremonial!

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Pemerintahan tingkat desa di Kabupaten Kubu Raya kini tengah menghadapi ujian berat. Akibat kebijakan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional, alokasi Dana Desa (DD) untuk Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2026 resmi dipangkas hingga hampir Rp50 miliar. Menanggapi tekanan fiskal yang drastis ini, Bupati Kubu Raya Sujiwo memberikan instruksi tegas kepada seluruh […]

  • Wakapolri: Korban TPPO yang Melanggar Hukum karena Paksaan Tidak Boleh Dipidana

    Wakapolri: Korban TPPO yang Melanggar Hukum karena Paksaan Tidak Boleh Dipidana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melakukan pelanggaran hukum akibat paksaan dari pelaku tidak seharusnya dipidana. Menurut Dedi, penanganan TPPO harus berlandaskan prinsip non penalization yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan hukum. “Dalam regulasi yang baru, korban menjadi subjek yang dilindungi. […]

  • Api Kepung Lahan Gambut Kuala Dua, Tim Gabungan Kubu Raya Siaga Satu Karhutla

    Api Kepung Lahan Gambut Kuala Dua, Tim Gabungan Kubu Raya Siaga Satu Karhutla

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menghantui wilayah Kabupaten Kubu Raya seiring masuknya siklus musim kemarau. Hanya dalam satu hari, titik api dilaporkan mulai muncul di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Sungai Kakap pada Jumat (16/1/2026). Merespons cepat situasi tersebut, Tim Siaga Karhutla yang terdiri dari Polres […]

expand_less