Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Didukung PLBN hingga Pelabuhan Kijing, Kalbar Dinilai Siap Menjadi Pusat Pangan Halal Asia

Didukung PLBN hingga Pelabuhan Kijing, Kalbar Dinilai Siap Menjadi Pusat Pangan Halal Asia

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuburayatoday.com – Kalimantan Barat dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat pangan halal di kawasan Asia. Potensi tersebut didukung oleh ketersediaan sumber daya alam yang melimpah serta infrastruktur strategis yang semakin memperkuat konektivitas daerah dengan pasar nasional maupun internasional.

Pandangan tersebut disampaikan oleh praktisi ekonomi syariah Kalimantan Barat, Awaluddin Razab, dalam Halal Industry Webinar yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak dengan tema “Halal Industry dan Masa Depan Ekonomi Global: Strategi Kalimantan Barat Menjadi Halal Food Basket.”

Dalam pemaparannya, Awaluddin menilai Kalimantan Barat memiliki berbagai keunggulan yang dapat menjadi fondasi dalam pengembangan industri pangan halal berorientasi ekspor.

Menurut Awaluddin, Kalimantan Barat memiliki kombinasi keunggulan yang jarang dimiliki daerah lain. Selain didukung sumber daya alam yang melimpah, provinsi ini juga memiliki akses perdagangan lintas negara yang strategis melalui sejumlah Pos Lintas Batas Negara (PLBN), keberadaan bandara internasional, serta Pelabuhan Internasional Kijing yang dapat memperkuat distribusi produk halal ke pasar regional dan global.

“Jika potensi perkebunan, perikanan, dan sektor pangan lainnya dapat diintegrasikan dengan baik dalam ekosistem industri halal, Kalimantan Barat memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemasok pangan halal yang diperhitungkan di kawasan Asia,” ujarnya.
Selain membahas peluang, webinar juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem industri halal yang berkelanjutan. Penguatan sertifikasi halal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi produk, serta pemanfaatan teknologi menjadi beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan untuk mempercepat pengembangan sektor tersebut.

Kegiatan webinar dibuka oleh Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Aiyub Anshori. Ia menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ruang pembelajaran yang mampu menghubungkan teori dengan realitas perkembangan industri.

“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari para pakar yang memiliki pengalaman dan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi syariah. Wawasan yang diperoleh diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa dalam melihat berbagai peluang dan tantangan industri halal di masa depan,” katanya.

Aiyub menjelaskan bahwa webinar tersebut merupakan bagian dari implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diterapkan di Program Studi Manajemen Bisnis Syariah. Pendekatan ini menekankan pencapaian kompetensi lulusan melalui pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep ekonomi syariah dan industri halal, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai potensi strategis Kalimantan Barat dalam peta ekonomi halal global. Diskusi yang berlangsung turut mendorong munculnya berbagai gagasan mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan potensi daerah sebagai salah satu pusat produksi pangan halal di kawasan Asia.

Sebagai agenda akademik rutin, Halal Industry Webinar menjadi salah satu upaya Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak dalam memperkuat literasi industri halal sekaligus membangun kesadaran generasi muda terhadap peluang ekonomi syariah yang terus berkembang di tingkat global.

  • Penulis: Anisa
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Parah! Ayah Tega Rudapaksa Anak Kandung Berulang Kali, Terungkap Setelah Korban Memberontak di Sungai Kakap

    Parah! Ayah Tega Rudapaksa Anak Kandung Berulang Kali, Terungkap Setelah Korban Memberontak di Sungai Kakap

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kasus predator seksual terhadap anak kembali mengguncang publik Kalimantan Barat. Seorang pria berinisial ML (58), warga Kota Pontianak, diringkus polisi setelah ketahuan melakukan aksi bejat merudapaksa anak kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Ironisnya, korban merupakan anak tunggal pelaku yang seharusnya dilindungi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi biadab sang ayah […]

  • Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra Diproyeksi Rp60 Triliun

    Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra Diproyeksi Rp60 Triliun

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra mencapai sekitar Rp60 triliun. Dana tersebut disiapkan di luar anggaran rutin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan akan difokuskan pada pemulihan infrastruktur serta sektor pertanian yang mengalami kerusakan signifikan. Setelah rangkaian bencana besar melanda sejumlah daerah di Sumatra, pemerintah kini mengalihkan perhatian […]

  • Pendidikan Karakter di Tengah Krisis Keteladanan

    Pendidikan Karakter di Tengah Krisis Keteladanan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Bayu, M.Pd
    • 0Komentar

    Pendidikan karakter kembali menjadi wacana penting di tengah berbagai persoalan sosial yang kian mengemuka. Kasus perundungan di sekolah, kekerasan verbal di ruang publik, hingga perilaku tidak etis yang dipertontonkan oleh figur publik menunjukkan adanya krisis keteladanan yang serius. Sekolah, yang selama ini diharapkan menjadi benteng moral, tidak dapat berdiri sendiri ketika lingkungan sosial justru menyuguhkan […]

  • Lindungi Kesejahteraan Petani Sambas, Satono: Harga Gabah Resmi Rp6.500, Jangan Mau Ditawar Tengkulak!

    Lindungi Kesejahteraan Petani Sambas, Satono: Harga Gabah Resmi Rp6.500, Jangan Mau Ditawar Tengkulak!

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Bupati Sambas, Satono, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh petani di Kabupaten Sambas agar lebih berani mempertahankan nilai jual hasil panen mereka. Hal ini disampaikan menyusul penetapan harga gabah oleh Pemerintah Pusat yang dinilai sudah sangat berpihak pada kesejahteraan petani. Dalam agenda Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (7/1/2026), Bupati Satono […]

  • Berlaku 2,7 Kg Per Jiwa, Ini Daftar Lengkap Klasifikasi Nominal Zakat Fitrah 2026 di Kalbar

    Berlaku 2,7 Kg Per Jiwa, Ini Daftar Lengkap Klasifikasi Nominal Zakat Fitrah 2026 di Kalbar

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Barat resmi menetapkan besaran zakat fitrah untuk tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ketetapan tersebut diputuskan dalam Rapat Koordinasi Penetapan Zakat Fitrah yang berlangsung di Ruang Oproom Kanwil Kemenag Kalbar, Pontianak, pada Senin (23/2/2026). Kakanwil Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis, menjelaskan bahwa penetapan ini sengaja dilakukan lebih awal agar […]

  • Pamit ke Mabes TNI, Mayjen Jamallulael Terima Apresiasi Khusus dari Gubernur Ria Norsan

    Pamit ke Mabes TNI, Mayjen Jamallulael Terima Apresiasi Khusus dari Gubernur Ria Norsan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Suasana penuh kehangatan menyelimuti ruang kerja Gubernur Kalimantan Barat saat Gubernur Ria Norsan menerima kunjungan perpisahan Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, Senin (12/1/2026). Pertemuan ini menandai berakhirnya masa pengabdian jenderal bintang dua tersebut di Bumi Khatulistiwa sebelum bergeser ke Markas Besar TNI (Mabes TNI). Gubernur Ria Norsan secara khusus memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas […]

expand_less