Rabu, 3 Jun 2026
Trending Tags
Beranda » News » Curigai Adanya Intervensi, BPM Kalbar Pertanyakan Kelanjutan Kasus Oli Palsu di Kubu Raya

Curigai Adanya Intervensi, BPM Kalbar Pertanyakan Kelanjutan Kasus Oli Palsu di Kubu Raya

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat kembali menyuarakan desakan keras terkait penegakan hukum terhadap pelaku peredaran oli palsu di wilayah Kalimantan Barat. Organisasi ini mengkritik tajam apa yang mereka nilai sebagai lambannya penanganan kasus oleh pihak Polda Kalbar.

BPM merasa perkembangan kasus ini belum memuaskan mata publik, terutama pasca aksi unjuk rasa yang mereka gelar di Mapolda dan Kejati Kalbar pada 15 Oktober 2025 lalu untuk mendorong pengusutan tuntas para cukong oli ilegal.

“Kasus ini menjadi perhatian karena merugikan konsumen dan merusak kepercayaan publik, dengan tuntutan agar aktor utama dan jaringan di belakangnya segera dijerat hukum,” tulis Ketua BPM Kalbar, Gusti Edy, melalui rilisnya pada Selasa (20/1/2026) di Pontianak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus oli palsu ini pertama kali mencuat setelah aparat gabungan dari unsur TNI, Polri, hingga BIN mengungkap praktik peredaran berskala besar di wilayah Kabupaten Kubu Raya pada Juni 2025.

Gusti Edy menegaskan bahwa pihaknya menduga kuat sosok berinisial ‘Edi Choy’ sebagai cukong utama di balik bisnis ilegal tersebut. Ia mendesak kepolisian segera melakukan penangkapan dan membongkar seluruh jaringannya.

“Pelakunya diduga ‘Edi Choy’ sebagai cukong utama, BPM mendesak penangkapan serta pengusutan jaringannya. Penanganan yang lambat dan jalan di tempat, menimbulkan kecurigaan publik dan potensi intervensi,” tegas Gusti Edy.

Selain ke kepolisian, BPM Kalbar juga meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar untuk mengawal ketat proses penyidikan. Hal ini dilakukan agar tidak ada ruang bagi intervensi pihak luar dan kasus bisa tuntas hingga ke meja hijau.

Menurut Gusti Edy, peredaran oli palsu di Kalimantan Barat sudah masuk kategori sangat membahayakan bagi keselamatan kendaraan masyarakat. Hal ini dikarenakan produk palsu tersebut tidak memiliki standar aditif yang benar.

“Peredaran oli palsu di Kalbar dinilai sangat membahayakan dan merugikan masyarakat selaku konsumen. Oli palsu tidak memiliki aditif yang tepat, menyebabkan suhu mesin naik dan komponen cepat rusak mulai dari piston, ring piston, bearing,” paparnya kembali.

Gusti Edy juga mengingatkan masyarakat untuk jeli dalam mengidentifikasi oli palsu melalui ciri-ciri umum. Mulai dari kemasan dengan label yang kualitas cetaknya rendah atau mudah rusak, hingga konsistensi cairan yang tidak sesuai standar.

Warna yang terlalu gelap atau terlalu terang, serta kekentalan yang tidak wajar, harus diwaspadai oleh konsumen. Begitu pula dengan bau yang menyengat atau tidak seperti bau oli asli yang biasanya digunakan.

Terakhir, Gusti Edy mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan harga yang terlalu murah. Harga yang dipatok jauh di bawah harga pasar resmi merupakan indikasi kuat bahwa produk tersebut adalah barang ilegal atau palsu.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Rilis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Karakter di Tengah Krisis Keteladanan

    Pendidikan Karakter di Tengah Krisis Keteladanan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Bayu, M.Pd
    • 0Komentar

    Pendidikan karakter kembali menjadi wacana penting di tengah berbagai persoalan sosial yang kian mengemuka. Kasus perundungan di sekolah, kekerasan verbal di ruang publik, hingga perilaku tidak etis yang dipertontonkan oleh figur publik menunjukkan adanya krisis keteladanan yang serius. Sekolah, yang selama ini diharapkan menjadi benteng moral, tidak dapat berdiri sendiri ketika lingkungan sosial justru menyuguhkan […]

  • Skandal Kuota Haji 2024: KPK Jerat Yaqut Cholil Qoumas dan Stafsus Gus Alex

    Skandal Kuota Haji 2024: KPK Jerat Yaqut Cholil Qoumas dan Stafsus Gus Alex

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyalahgunaan kuota tambahan ibadah haji tahun 2024. Dalam kasus ini, KPK juga menjerat staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz yang dikenal dengan nama Gus Alex. Penetapan status hukum terhadap kedua pihak tersebut disampaikan oleh Juru […]

  • Polda Metro Jaya Tetapkan Ricard Lie sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen

    Polda Metro Jaya Tetapkan Ricard Lie sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memastikan proses hukum terhadap Ricard Lie (RL) terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Perkara dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan kecantikan kini telah resmi memasuki tahap penyidikan. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Reonald Simanjuntak. Ia menyebutkan, […]

  • Gelontorkan Rp25,3 Miliar ke Teluk Pakedai, Wabup Sukiryanto Pastikan 58 Titik Pembangunan Terealisasi Tahun Ini

    Gelontorkan Rp25,3 Miliar ke Teluk Pakedai, Wabup Sukiryanto Pastikan 58 Titik Pembangunan Terealisasi Tahun Ini

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berkomitmen memperkuat daya saing wilayah melalui pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi kerakyatan. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Aula Kantor Camat Teluk Pakedai pada Kamis (29/1/2026). Wakil Bupati Sukiryanto menyampaikan bahwa Musrenbang di Teluk Pakedai merupakan rangkaian keenam […]

  • Perkuat Sinergi dan Kolaborasi UMKM Daerah: Audiensi PW APIMSA Kalbar dengan Dinas Koperasi UKM Kalbar

    Perkuat Sinergi dan Kolaborasi UMKM Daerah: Audiensi PW APIMSA Kalbar dengan Dinas Koperasi UKM Kalbar

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KuburayaToday.com– Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (PW APIMSA) Provinsi Kalimantan Barat melakukan audiensi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Kalimantan Barat pada Kamis, 16 April 2026 di Kantor PLUT. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan keberadaan APIMSA Kalbar sekaligus membangun sinergi, kolaborasi, dan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. […]

  • Proliga 2026 Pontianak Segera Dimulai: Cek Harga Tiket, Lokasi Beli, dan Jadwal Pertandingannya!

    Proliga 2026 Pontianak Segera Dimulai: Cek Harga Tiket, Lokasi Beli, dan Jadwal Pertandingannya!

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Demam bola voli kembali melanda Kota Pontianak. Turnamen bola voli profesional paling bergengsi di tanah air, Proliga 2026, dipastikan digelar di GOR Terpadu A. Yani mulai 8 hingga 11 Januari 2026. Ajang ini menjadi pelepas dahaga bagi masyarakat Kalimantan Barat yang dikenal memiliki antusiasme luar biasa terhadap olahraga voli. Sebanyak 12 tim elite, […]

expand_less