Jumat, 17 Apr 2026
Trending Tags
Beranda » News » Curigai Adanya Intervensi, BPM Kalbar Pertanyakan Kelanjutan Kasus Oli Palsu di Kubu Raya

Curigai Adanya Intervensi, BPM Kalbar Pertanyakan Kelanjutan Kasus Oli Palsu di Kubu Raya

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat kembali menyuarakan desakan keras terkait penegakan hukum terhadap pelaku peredaran oli palsu di wilayah Kalimantan Barat. Organisasi ini mengkritik tajam apa yang mereka nilai sebagai lambannya penanganan kasus oleh pihak Polda Kalbar.

BPM merasa perkembangan kasus ini belum memuaskan mata publik, terutama pasca aksi unjuk rasa yang mereka gelar di Mapolda dan Kejati Kalbar pada 15 Oktober 2025 lalu untuk mendorong pengusutan tuntas para cukong oli ilegal.

“Kasus ini menjadi perhatian karena merugikan konsumen dan merusak kepercayaan publik, dengan tuntutan agar aktor utama dan jaringan di belakangnya segera dijerat hukum,” tulis Ketua BPM Kalbar, Gusti Edy, melalui rilisnya pada Selasa (20/1/2026) di Pontianak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus oli palsu ini pertama kali mencuat setelah aparat gabungan dari unsur TNI, Polri, hingga BIN mengungkap praktik peredaran berskala besar di wilayah Kabupaten Kubu Raya pada Juni 2025.

Gusti Edy menegaskan bahwa pihaknya menduga kuat sosok berinisial ‘Edi Choy’ sebagai cukong utama di balik bisnis ilegal tersebut. Ia mendesak kepolisian segera melakukan penangkapan dan membongkar seluruh jaringannya.

“Pelakunya diduga ‘Edi Choy’ sebagai cukong utama, BPM mendesak penangkapan serta pengusutan jaringannya. Penanganan yang lambat dan jalan di tempat, menimbulkan kecurigaan publik dan potensi intervensi,” tegas Gusti Edy.

Selain ke kepolisian, BPM Kalbar juga meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar untuk mengawal ketat proses penyidikan. Hal ini dilakukan agar tidak ada ruang bagi intervensi pihak luar dan kasus bisa tuntas hingga ke meja hijau.

Menurut Gusti Edy, peredaran oli palsu di Kalimantan Barat sudah masuk kategori sangat membahayakan bagi keselamatan kendaraan masyarakat. Hal ini dikarenakan produk palsu tersebut tidak memiliki standar aditif yang benar.

“Peredaran oli palsu di Kalbar dinilai sangat membahayakan dan merugikan masyarakat selaku konsumen. Oli palsu tidak memiliki aditif yang tepat, menyebabkan suhu mesin naik dan komponen cepat rusak mulai dari piston, ring piston, bearing,” paparnya kembali.

Gusti Edy juga mengingatkan masyarakat untuk jeli dalam mengidentifikasi oli palsu melalui ciri-ciri umum. Mulai dari kemasan dengan label yang kualitas cetaknya rendah atau mudah rusak, hingga konsistensi cairan yang tidak sesuai standar.

Warna yang terlalu gelap atau terlalu terang, serta kekentalan yang tidak wajar, harus diwaspadai oleh konsumen. Begitu pula dengan bau yang menyengat atau tidak seperti bau oli asli yang biasanya digunakan.

Terakhir, Gusti Edy mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan harga yang terlalu murah. Harga yang dipatok jauh di bawah harga pasar resmi merupakan indikasi kuat bahwa produk tersebut adalah barang ilegal atau palsu.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Rilis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berjuang Pulihkan 26 Pasien ODGJ dan Narkoba, Yayasan GEPSAN Harapkan Perhatian Pemerintah

    Berjuang Pulihkan 26 Pasien ODGJ dan Narkoba, Yayasan GEPSAN Harapkan Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Tito Fratno, melaksanakan kegiatan pembinaan sekaligus silaturahmi bersama pengurus Yayasan GEPSAN pada Rabu (28/1/2026). Lembaga yang bergerak di bidang rehabilitasi narkoba dan pemulihan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ini berlokasi di Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin pembinaan […]

  • Modus Aplikasi Kencan Palsu, Sindikat Love Scamming Internasional Digerebek

    Modus Aplikasi Kencan Palsu, Sindikat Love Scamming Internasional Digerebek

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta berhasil membongkar sindikat love scamming atau penipuan berkedok asmara yang diduga terhubung dengan jaringan internasional. Sindikat tersebut diketahui beroperasi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan sasaran korban warga negara asing (WNA). Pengungkapan kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di kantor PT Altair Trans […]

  • Dari Proliga ke Panggung Asia: Pontianak Siap Jamu Klub Voli Terbaik Benua Kuning di AVC 2026

    Dari Proliga ke Panggung Asia: Pontianak Siap Jamu Klub Voli Terbaik Benua Kuning di AVC 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kota Pontianak, Kalimantan Barat, resmi mengukuhkan diri sebagai magnet baru olahraga bola voli di Indonesia. Setelah sukses membuka gelaran Proliga 2026, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengumumkan kabar gembira bahwa Pontianak terpilih menjadi tuan rumah turnamen voli internasional bergengsi, AVC Championship 2026, pada Mei mendatang. Kepastian ini disampaikan Gubernur Ria Norsan usai membuka […]

  • Cegah Kapal Karam, Polres Kubu Raya Larang Nahkoda di Pelabuhan Rasau Jaya Muat Berlebih

    Cegah Kapal Karam, Polres Kubu Raya Larang Nahkoda di Pelabuhan Rasau Jaya Muat Berlebih

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Guna menjamin keselamatan masyarakat pengguna transportasi air, Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya melalui Satuan Binmas melakukan pengawasan ketat dan pemberian imbauan di Pelabuhan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (6/1/2026). Petugas memberikan peringatan keras kepada para nahkoda dan awak kapal agar tidak mengangkut muatan yang melebihi kapasitas. Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi […]

  • Tanpa APBD! Sujiwo Resmikan Tugu Benteng Mangrove Senilai Rp4,8 Miliar dari Dana CSR

    Tanpa APBD! Sujiwo Resmikan Tugu Benteng Mangrove Senilai Rp4,8 Miliar dari Dana CSR

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Prokopim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Kabupaten Kubu Raya resmi memiliki landmark atau ikon baru di penghujung tahun 2025. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meresmikan Tugu Benteng Mangrove dan Bundaran Gaforaya yang terletak di Jalan Supadio, Kecamatan Sungai Raya, tepat pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025). Menariknya, pembangunan infrastruktur megah senilai Rp4,8 miliar ini sama sekali tidak menggunakan dana Anggaran […]

  • Kedok Petani Pengedar Sabu “Paket Ekonomis” Terbongkar, Tim Labubu Polres Kubu Raya Amankan Residivis

    Kedok Petani Pengedar Sabu “Paket Ekonomis” Terbongkar, Tim Labubu Polres Kubu Raya Amankan Residivis

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – Kedok RJ (43), seorang pria asal Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya terbongkar di tangan kepolisian. Meski sehari-hari mengaku bekerja sebagai petani, RJ ternyata menjalankan bisnis gelap sebagai pengedar narkotika jenis sabu dengan modus “paket ekonomis” seharga Rp50 ribu per klip. Aksi residivis kasus narkoba ini dihentikan oleh Tim Labubu Satresnarkoba Polres […]

expand_less