Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Ekspor Melalui PLBN Entikong 2025: Udang Wangkang dan Durian Jadi Primadona di Perbatasan

Ekspor Melalui PLBN Entikong 2025: Udang Wangkang dan Durian Jadi Primadona di Perbatasan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday – Sebagai garda terdepan di perbatasan Indonesia-Malaysia, Karantina Kalimantan Barat Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025. Tercatat, ribuan ton komoditas sektor hewan, ikan, dan tumbuhan berhasil difasilitasi ekspornya dengan standar pengamanan hayati yang ketat.

Data akhir tahun menunjukkan bahwa PLBN Entikong bukan sekadar pintu perlintasan, melainkan urat nadi perdagangan internasional yang vital bagi pertumbuhan ekonomi lokal maupun nasional.

Sektor Perikanan: Udang Wangkang Capai 277 Ton

Sektor Karantina Ikan (KI) menjadi penyumbang volume ekspor yang sangat masif di tahun 2025. Udang wangkang menempati urutan teratas dengan total volume mencapai 277 ton dari 343 kali layanan.

Selain udang, komoditas laut lainnya yang konsisten memenuhi permintaan pasar mancanegara adalah ikan bawal hitam sebanyak 170 ton dan ikan tenggiri yang mencapai 104 ton. Komoditas bernilai ekonomi tinggi ini membuktikan potensi laut Indonesia sangat diminati di pasar luar negeri melalui jalur darat Entikong.

Sektor Tumbuhan: Durian Jadi Komoditas Paling “Sibuk”

Geliat ekspor paling dinamis terlihat pada sektor Karantina Tumbuhan (KT). Jika dilihat dari volume, arang menjadi komoditas terbesar dengan total 419 ton. Namun, dari sisi intensitas layanan, buah-buahan tropis tetap menjadi primadona utama.

Buah durian tercatat sebagai komoditas dengan frekuensi layanan paling tinggi, yakni mencapai 1.179 kali layanan dengan total volume 268 ton sepanjang 2025. Selain durian, buah salak dan langsat juga menjadi produk unggulan yang rutin melintasi perbatasan.

Sektor Hewan: Layanan Unik Meliputi Kuda hingga Madu

Pada sektor Karantina Hewan (KH), olahan daging ayam menjadi primadona dengan volume 120 kilogram melalui 12 kali frekuensi layanan. Menariknya, lalu lintas karantina tahun ini juga mencatat pengiriman komoditas unik, seperti 7 ekor kuda, 20 kg pakan ternak, hingga 7 kg madu.

Penanggung Jawab Karantina Kalbar Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menegaskan bahwa kualitas pelayanan dan pengawasan merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

“Kami berkomitmen memastikan setiap komoditas memenuhi ketentuan karantina. Ini adalah langkah nyata melindungi sumber daya hayati sekaligus mendukung perdagangan yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” tegas Swiet Sinay pada Rabu (31/12/2025).

Capaian sepanjang tahun 2025 ini mempertegas peran strategis Satpel PLBN Entikong dalam memfasilitasi perdagangan internasional sekaligus membentengi wilayah Indonesia dari ancaman hama dan penyakit hewan karantina (HPHK) serta organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Norsan Umumkan Target Ambisius: IPM Kalbar Naik ke Posisi Kedua di Kalimantan pada 2030

    Norsan Umumkan Target Ambisius: IPM Kalbar Naik ke Posisi Kedua di Kalimantan pada 2030

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mengawali tahun 2026 dengan komitmen kuat untuk melanjutkan tren positif pembangunan. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan bahwa fokus utama pada tahun ini adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur jalan strategis. Dalam Apel Awal Tahun 2026 bersama seluruh ASN di Lingkungan Pemprov […]

  • Nekat Jambret Ibu-Ibu Demi Beli Ekstasi, Dua Remaja di Serdam Diringkus Polisi

    Nekat Jambret Ibu-Ibu Demi Beli Ekstasi, Dua Remaja di Serdam Diringkus Polisi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Aksi nekat dua remaja berinisial HZ (19) dan MY (19) berakhir di tangan pihak kepolisian. Keduanya ditangkap setelah menjambret seorang ibu di kawasan Sungai Raya Dalam (Serdam), Kabupaten Kubu Raya. Sangat disayangkan, uang hasil kejahatan tersebut ternyata digunakan para pelaku untuk membeli narkoba jenis ekstasi atau inex. Peristiwa penjambretan ini bermula saat korban […]

  • Pendidikan Karakter di Tengah Krisis Keteladanan

    Pendidikan Karakter di Tengah Krisis Keteladanan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Bayu, M.Pd
    • 0Komentar

    Pendidikan karakter kembali menjadi wacana penting di tengah berbagai persoalan sosial yang kian mengemuka. Kasus perundungan di sekolah, kekerasan verbal di ruang publik, hingga perilaku tidak etis yang dipertontonkan oleh figur publik menunjukkan adanya krisis keteladanan yang serius. Sekolah, yang selama ini diharapkan menjadi benteng moral, tidak dapat berdiri sendiri ketika lingkungan sosial justru menyuguhkan […]

  • Tergiur Upah Rp100 Ribu, Makelar Barang Bekas di Fb Diciduk Jadi Kurir Sabu “Bahan Telok”

    Tergiur Upah Rp100 Ribu, Makelar Barang Bekas di Fb Diciduk Jadi Kurir Sabu “Bahan Telok”

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com – MN (37), seorang pria yang dikenal luas di jagat media sosial sebagai ‘blukar’ atau makelar barang bekas di Facebook, kini harus berurusan dengan hukum. Bukannya memperluas jaringan jual beli motor atau ponsel, MN justru nekat beralih profesi menjadi kurir narkoba jenis sabu. Ironisnya, MN terjebak dalam jaringan gelap ini hanya karena tergiur janji […]

  • Kemenkes: Influenza A(H3N2) Subclade K di Indonesia Masih Terkendali

    Kemenkes: Influenza A(H3N2) Subclade K di Indonesia Masih Terkendali

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memastikan bahwa situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan varian influenza lainnya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, berdasarkan hasil pemantauan epidemiologi nasional dan penilaian risiko […]

  • KPK Nilai Pilkada Lewat DPRD Rawan Transaksi Politik dan Korupsi Tertutup

    KPK Nilai Pilkada Lewat DPRD Rawan Transaksi Politik dan Korupsi Tertutup

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan potensi meningkatnya praktik transaksi politik dan korupsi tertutup jika pemilihan kepala daerah dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Menurut KPK, mekanisme tersebut berisiko mempersempit akuntabilitas kekuasaan dan menjauhkan kepala daerah dari kontrol publik. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan pandangan tersebut dalam Focus Group Discussion bertajuk Pilkada Melalui […]

expand_less