Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags
Beranda » News » Tergiur Upah Rp100 Ribu, Makelar Barang Bekas di Fb Diciduk Jadi Kurir Sabu “Bahan Telok”

Tergiur Upah Rp100 Ribu, Makelar Barang Bekas di Fb Diciduk Jadi Kurir Sabu “Bahan Telok”

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KubuRayaToday.Com – MN (37), seorang pria yang dikenal luas di jagat media sosial sebagai ‘blukar’ atau makelar barang bekas di Facebook, kini harus berurusan dengan hukum. Bukannya memperluas jaringan jual beli motor atau ponsel, MN justru nekat beralih profesi menjadi kurir narkoba jenis sabu.

Ironisnya, MN terjebak dalam jaringan gelap ini hanya karena tergiur janji upah instan sebesar Rp100 ribu. Ia diciduk oleh Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya usai mengambil paket sabu di kawasan Kampung Beting, Pontianak Timur.

Kasat Narkoba AKP Sagi melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, membenarkan penangkapan pria yang sehari-harinya beraktivitas di grup jual beli barang bekas tersebut.

“Pelaku MN ini profesi aslinya makelar di Facebook. Namun, aktivitasnya itu justru disalahgunakan untuk masuk ke jaringan peredaran gelap narkoba. Ia ditangkap beserta barang bukti sabu dengan berat bruto 6,45 gram,” ujar Aiptu Ade, Senin (12/1/2026).

Dalam pemeriksaan, MN mengaku nekat melakukan aksi berbahaya tersebut atas perintah rekannya berinisial FY. MN merasa percaya diri mengambil barang haram tersebut karena merasa memiliki banyak kenalan di wilayah Beting.

Namun, pengakuan MN cukup mencengangkan. Barang yang ia jemput ternyata merupakan sabu kualitas rendah yang di kalangan pengguna sering disebut sebagai ‘bahan telok’.

“Saya disuruh FY ambil barang di Beting dengan upah Rp100 ribu. Katanya itu ‘bahan tidak bagus’ (bahan telok), tapi saya tetap berani ambil karena butuh uang jalan,” aku MN di hadapan penyidik.

Saat ini, MN beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kubu Raya untuk proses hukum lebih lanjut. Tim Labubu kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap sosok FY yang menjadi otak di balik pengiriman paket sabu tersebut.

“Latar belakang sebagai pedagang online atau makelar bukan jaminan seseorang bersih dari narkoba jika sudah tergiur keuntungan instan. Kami akan terus kembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang terhubung dengan MN dan FY,” tegas Aiptu Ade.

Atas perbuatannya, si ‘blukar’ barang bekas ini terancam dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. MN kini terancam hukuman penjara yang berat, jauh lebih besar dari upah Rp100 ribu yang ia impikan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Cerdas Melawan Lapar 7 Tips Puasa Sehat dan Bertenaga

    Strategi Cerdas Melawan Lapar 7 Tips Puasa Sehat dan Bertenaga

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    Rasa lapar yang luar biasa saat mulai berpuasa sering kali disebabkan oleh ketergantungan tubuh pada karbohidrat (carb dependent). Ketika tubuh terbiasa mendapatkan asupan gula dan tepung secara rutin, ia akan mengalami “shock” saat asupan tersebut dihentikan tiba-tiba. Namun, menurut Ade Rai, tubuh manusia memiliki kecerdasan alami untuk beradaptasi menggunakan lemak sebagai cadangan energi melalui proses […]

  • Luas Wilayah 78 Kali Lipat Pontianak, Wabup Sukiryanto Mau Tertibkan Perusahaan yang Minim Kontribusi

    Luas Wilayah 78 Kali Lipat Pontianak, Wabup Sukiryanto Mau Tertibkan Perusahaan yang Minim Kontribusi

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengambil langkah tegas untuk menyisir kembali potensi pendapatan daerah demi mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur. Dalam safari Ramadan di Masjid Muhajirin, Desa Batu Ampar, Senin (23/2/2026), Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menyoroti ketimpangan antara jumlah usaha yang ada dengan kontribusi riil bagi daerah. Langkah evaluasi ini dinilai mendesak mengingat luas […]

  • Kemenkes: Influenza A(H3N2) Subclade K di Indonesia Masih Terkendali

    Kemenkes: Influenza A(H3N2) Subclade K di Indonesia Masih Terkendali

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kubu Raya Today
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memastikan bahwa situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan varian influenza lainnya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, berdasarkan hasil pemantauan epidemiologi nasional dan penilaian risiko […]

  • Lawan Minimarket Modern, Bupati Sujiwo Jadikan Torasera Abdussalam Mitra Strategis UMKM dan Pondok Pesantren

    Lawan Minimarket Modern, Bupati Sujiwo Jadikan Torasera Abdussalam Mitra Strategis UMKM dan Pondok Pesantren

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, menyambut baik kehadiran Torasera (Toko Rakyat Serba Ada) Abdussalam. Kehadiran toko ini dinilai sebagai wujud nyata penguatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada koperasi dan UMKM lokal. Apresiasi tersebut disampaikannya saat menghadiri Grand Opening Torasera Abdussalam di Jalan Poros Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Senin (9/2/2026). Ferry […]

  • Menkes Ajak Putra Daerah Kubu Raya Jadi Dokter Spesialis Tanpa Biaya Kuliah Lewat Program Hospital Based

    Menkes Ajak Putra Daerah Kubu Raya Jadi Dokter Spesialis Tanpa Biaya Kuliah Lewat Program Hospital Based

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday.Com — Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menekankan pentingnya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan melalui rekrutmen putra-putri daerah. Hal ini menjadi strategi utama agar tenaga medis, khususnya dokter spesialis, memiliki kemauan kuat untuk mengabdi dan menetap di daerah asalnya. Pernyataan tersebut disampaikan Menkes saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Tuan Besar Syarif […]

  • Sambut 2026, Wagub Krisantus Ajak Warga Kalbar Bangun Optimisme dan Kepedulian Sesama

    Sambut 2026, Wagub Krisantus Ajak Warga Kalbar Bangun Optimisme dan Kepedulian Sesama

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adpim
    • 0Komentar

    KubuRayaToday – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut datangnya tahun 2026 dengan penuh rasa optimis. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri undangan Open House Syukuran Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 di Keuskupan Agung Pontianak, Selasa (30/12/2025). Kehadiran orang nomor dua di Kalimantan Barat ini disambut hangat oleh Uskup Agung […]

expand_less